Keren! Resmikan Landfill Mining di TPA Ngipik, Pemkab Gresik Kini Bisa Olah Sampah Jadi RDF

Jurnalis: Daniel Andayawan
Editor: Al Ahmadi

25 Feb 2026 21:38

Thumbnail Keren! Resmikan Landfill Mining di TPA Ngipik, Pemkab Gresik Kini Bisa Olah Sampah Jadi RDF
Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, Resmikan Landfill Mining, Alat Penambang Sampah Sebagai Solusi TPA Ngipik Gresik Yang Overload, Selasa, 24 Februari 2026 (Foto: Daniel Andayawan/Ketik.com)

KETIK, GRESIK – Pemerintah Kabupaten Gresik meresmikan alat pengolah sampah modern bernama Landfill Mining di TPA Ngipik, Selasa, 25 Februari 2026.

Fasilitas ini kini mulai mengolah tumpukan sampah lama yang telah menggunung selama puluhan tahun menjadi Refuse Derived Fuel (RDF).

Peresmian dilakukan langsung oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. Kehadiran alat tersebut menjadi langkah baru dalam transformasi sistem pengelolaan sampah di Kabupaten Gresik.

Bupati yang akrab disapa Gus Yani itu menyampaikan bahwa pengadaan fasilitas Landfill Mining menelan anggaran Rp6 miliar melalui APBD 2025.

Baca Juga:
Danantara Indonesia Bentuk Denera untuk Kelola Proyek PSEL

Menurutnya, alat ini merupakan investasi jangka panjang untuk mengubah pola pengelolaan sampah.

"Kita tidak lagi hanya mengandalkan sistem kumpul-angkut-buang, tetapi bergerak menuju sistem pengolahan yang berbasis pengurangan, pemanfaatan kembali, dan peningkatan nilai tambah," ujarnya.

Foto Bupati Gresik Bersama Kapolres Gresik dan Wabup Gresik Tinjau Lokasi Landfill Mining Di TPA Ngipik Gresik (Foto: Daniel Andayawan/Ketik.com)Bupati Gresik Bersama Kapolres Gresik dan Wabup Gresik Tinjau Lokasi Landfill Mining di TPA Ngipik Gresik (Foto: Daniel Andayawan/Ketik.com)

Ia juga mendorong pemerintah desa agar proaktif dalam pengelolaan sampah dari tingkat hulu. Konsep TPS 3R dinilai menjadi solusi untuk mengurangi beban di TPA.

Baca Juga:
Ratusan Pelajar Ramaikan Gress of Champions Vol. 2 di Gresik, Perebutkan Piala Bupati 2026

"Nanti desa bisa membuat TPS 3R. Bisa tiga desa memiliki satu TPS 3R, kemudian sisa residunya dikirim ke TPA," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gresik, Sri Subaidah, menjelaskan bahwa mesin Landfill Mining memiliki kapasitas terpasang 25 ton per jam. Dengan kapasitas tersebut, gunungan sampah di area landfill seluas 7 hektar diperkirakan dapat habis terolah dalam waktu sekitar 11 tahun.

"Tujuannya adalah memulihkan ruang TPA, memperpanjang umur pakai lahan, serta meminimalisir risiko longsor dan kebakaran akibat gas metana yang terperangkap," ujarnya.

Sri Subaidah menambahkan, sampah yang ditambang akan dipilah menjadi dua produk utama.

Pertama, RDF sebagai bahan bakar alternatif dari sampah non-organik yang dapat menggantikan batu bara di pabrik semen sekaligus berpotensi menjadi umber Pendapatan Asli Daerah.

Kedua, Soil Conditioner dari sampah organik yang telah terdekomposisi sempurna. Produk tersebut dapat dimanfaatkan sebagai tanah urug, media tanam, maupun pelapis landfill.

"Landfill Mining mengubah persepsi TPA dari sekadar tempat pembuangan akhir menjadi tambang sumber daya yang produktif," imbuhnya.

Sebagai informasi, TPA Ngipik memiliki luas total 9,5 hektar dan beroperasi sejak 2002.

Meski sempat dinyatakan overload pada 2018, Pemkab Gresik terus melakukan berbagai inovasi, mulai dari program Gresik Kawasan Merdeka Sampah hingga pembangunan TPST untuk memperkuat sistem pengelolaan sampah terpadu.(*)

Baca Sebelumnya

Warga Obi Segel Kantor PT Poleko Yubarsons, Tuntut Tanggung Jawab Kerusakan Hutan

Baca Selanjutnya

Cari Umpan Pancing, Warga Kota Malang Justru Temukan Jenazah Bayi di Pinggir Sungai

Tags:

gresik Landfill Mining TPA Gresik TPA Ngipik Gresik DLH Gresik Pemkab Gresik Landfill Mining TPA Ngipik RDF Pengelolaan Sampah Gresik Kawasan Merdeka Sampah

Berita lainnya oleh Daniel Andayawan

Ratusan Pelajar Ramaikan Gress of Champions Vol. 2 di Gresik, Perebutkan Piala Bupati 2026

9 April 2026 20:47

Ratusan Pelajar Ramaikan Gress of Champions Vol. 2 di Gresik, Perebutkan Piala Bupati 2026

Kadin Gresik-Jatim Dorong Insentif Industri Imbas Konflik Timur Tengah

1 April 2026 19:07

Kadin Gresik-Jatim Dorong Insentif Industri Imbas Konflik Timur Tengah

Tradisi Pasar Bandeng Gresik, Ikan 19 Kg Dilelang Rp50 Juta di Tengah Kirab Budaya WBTb

17 Maret 2026 14:24

Tradisi Pasar Bandeng Gresik, Ikan 19 Kg Dilelang Rp50 Juta di Tengah Kirab Budaya WBTb

Pertama di Gresik! Gressmall Hadirkan Giri Elevation Courts, Fasilitas Olahraga Basket Indoor yang Buka 24 Jam

11 Maret 2026 10:59

Pertama di Gresik! Gressmall Hadirkan Giri Elevation Courts, Fasilitas Olahraga Basket Indoor yang Buka 24 Jam

Diduga Ancam Petugas JNT dengan Celurit, Seorang Pria di Gresik Diamankan Polisi

9 Maret 2026 21:20

Diduga Ancam Petugas JNT dengan Celurit, Seorang Pria di Gresik Diamankan Polisi

Peringati Malam Nuzulul Quran, SMPN 1 Gresik Bagikan 2.000 Takjil Ke Pengendara

8 Maret 2026 07:48

Peringati Malam Nuzulul Quran, SMPN 1 Gresik Bagikan 2.000 Takjil Ke Pengendara

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar