Keren! Aplikasi 'Ayo Bekerja' Disnaker Situbondo Jadi Solusi Bagi Para Pencari Kerja

Jurnalis: Heru Hartanto
Editor: M. Rifat

3 Agt 2024 07:20

Thumbnail Keren! Aplikasi 'Ayo Bekerja' Disnaker Situbondo Jadi Solusi Bagi Para Pencari Kerja
Ery Sandhy, Kepala Bidang Penempataan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja pada Dinas Ketenagakerjaan Situbondo, Sabtu (03/08/2024) (Foto: Heru Hartanto/Ketik.co.id)

KETIK, SITUBONDO – Aplikasi Ayo Bekerja yang di launching Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Situbondo pada kegiatan Job Fair beberapa hari lalu, merupakan salah satu solusi bagi para pencari lowongan kerja.

Ery Sandhy, Kepala Bidang Penempataan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja pada Dinas Ketenagakerjaan Situbondo mengatakan, Aplikasi Ayo Bekerja yang digagas oleh Dinas Ketenagakerjaan Situbondo ini tergolong masih baru dan masih butuh penyempurnaan lebih lanjut.

“Bagi para pencari kerja yang akan mengakses Aplikasi Ayo Bekerja ini harus datang ke Kantor Dinas Ketenagakerjaan untuk mendapatkan WhatsApp Blass agar bisa login ke Aplikasi Ayo Bekerja,” tutur Ery, Sabtu (03/08/2024).

Dengan adanya Aplikasi Ayo Bekerja ini, sambung Ery, diharapkan para pencari kerja, tidak kesulitan untuk mendapatkan informasi lowongan pekerjaan ke perusahaan.

Baca Juga:
Nyeri Haid Bikin Aktivitas Terganggu? Cokelat Hitam Bisa Jadi Solusi Sederhana

Setiap hari para pencari kerja akan mendapatkan informasi lowongan pekerjaan melalui WhatsApp Blast. "Setelah itu pencari kerja bisa klik di aplikasi ayo bekerja dan diterima oleh HRD perusahaan secara langsung,” jelas Ery Sandhy.

Bagi para pencari kerja, kata Ery, jika menggunakan Login Apilikasi Ayo Bekerja, maka dalam satu lamaran para pencari kerja bisa terhubung dengan beberapa perusahaan dan langsung ditangani oleh Human Resource Development (HRD).

“Lamaran para pencari kerja langsung ditangani oleh HRD perusahaan, sehingga respons cepat dari HRD ini akan menjawab semua lamaran para pencari kerja. Karena Dinas Ketenagakerjaan Situbondo membatasi perusahaan selama 3 bulan untuk menjawab lamaran para pencari kerja, diterima lamarannya atau ditolak lamarannya,” jelas Ery.

Tak hanya itu yang disampaikan Ery, namun dia menjelaskan bahwa pihaknya mempunyai data di AK 1 dan mempunyai data dari SMK Negeri dan SMK Swasta yang telah dikirim ke Dinas Ketenagakerjaan Situbondo.

Baca Juga:
Gaji 4 Bulan Belum Cair, Perangkat Desa Kayu Putih Situbondo Akhirnya Kembali Buka Pelayanan

“Data yang sudah masuk ke kami sebanyak seribu lima ratus sebelas data pencari kerja,” tuturnya.

Ery menambahkan, data seribu lima ratus sebelas itu terdiri dari alumni SMKN dan SMK Swasta serta pencari kerja yang sudah datang sendiri ke Dinas Ketenagakerjaan Situbondo dan sudah terekam di data AK 1 (dulu kartu kuning, red).

“Data tersebut akan kami informasikan melalui Aplikasi Ayo Bekerja ini melalui WhatsApp Blast. Dari WhatsApp Blast para pencari kerja bisa langsung terhubung dengan Aplikasi Ayo Bekerja," jelasnya.

"Untuk mendapatkan WhatsApp Blast, para pencari kerja bisa datang langsung ke Kantor Dinas Ketenagakerjaan Situbondo di Jalan PB Sudirman, Karangasem, Situbondo,” pungkas Ery Sandhy, Kepala Bidang Penempataan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja pada Dinas Ketenagakerjaan Situbondo. (*)    

Baca Sebelumnya

Beredar Gambar RSUD Raja Ampat Ditutup Paksa dengan Spanduk, Dirut RSUD: Pelayanan Jalan Terus

Baca Selanjutnya

Dishub Kota Malang Mulai Terapkan Bayar Parkir dengan Virtual Account

Tags:

Apikasi Ayo Bekerja disnaker situbondo solusi Bagi Pencari kerja Situbondo Berita Situbondo Terkini

Berita lainnya oleh Heru Hartanto

Sidang Perdana Kasus Solar Subsidi di Situbondo, Dua Terdakwa Terancam 9 Tahun Penjara

15 April 2026 12:12

Sidang Perdana Kasus Solar Subsidi di Situbondo, Dua Terdakwa Terancam 9 Tahun Penjara

Anggaran Berantas Plus Menipis, Ini Penjelasan Pj Sekda Situbondo

14 April 2026 13:25

Anggaran Berantas Plus Menipis, Ini Penjelasan Pj Sekda Situbondo

Wacana Larangan Pelajar Naik Motor di Situbondo Dinilai Buru-buru, Ini Kata Pemerhati

13 April 2026 23:45

Wacana Larangan Pelajar Naik Motor di Situbondo Dinilai Buru-buru, Ini Kata Pemerhati

Tingkatkan Kemajuan UMKM, Forkopimcam Asembagus Dukung Penuh Kegiatan CFD

13 April 2026 09:00

Tingkatkan Kemajuan UMKM, Forkopimcam Asembagus Dukung Penuh Kegiatan CFD

Dikukuhkan, Pemuda Katolik Banyuwangi Siap Perkuat Toleransi dan Kebangsaan

12 April 2026 13:00

Dikukuhkan, Pemuda Katolik Banyuwangi Siap Perkuat Toleransi dan Kebangsaan

Kalapas Banyuwangi I Wayan Nurasta Wibawa Dimutasi ke Tenggarong, Siap Perkuat Kinerja Pemasyarakatan

12 April 2026 10:40

Kalapas Banyuwangi I Wayan Nurasta Wibawa Dimutasi ke Tenggarong, Siap Perkuat Kinerja Pemasyarakatan

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar