KETIK, MALANG – Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurrachman terlihat membawa rombongan ke Universitas Brawijaya (UB). Kedatangan rombongan KSP tersebut bertujuan untuk mendekat kepada mahasiswa. 

Dari pantauan di UB Guess House, Dudung bersama Rektor UB Prof Widodo, hingga Wakil Wali Kota Malang Ali Muthohirin terlihat berdialog dengan perwakilan mahasiswa. Dudung menjelaskan tidak lagi ingin sekadar mendengar keluhan maupun aspirasi mahasiswa, namun juga mendekat. 

"Saya dialog dari hati ke hati, saya ingin mendekat. Saya tidak ingin mendengar lagi, tapi mendekat. Kita datang ke mahasiswa," ujarnya, Jumat, 12 Juni 2026.

Sementara itu Rektor UB, Prof Widodo menjelaskan banyak hal yang disoroti oleh mahasiswa, salah satunya arah pemerintah dalam membangun swasembada pangan. Menurutnya sebagai bangsa yang besar, fokus swasembada yang ditonjolkan ialah pangan dan energi. 

"Hari ini, salah satu fokusnya kan pangan, sehingga teman-teman mahasiswa dari pertanian tadi banyak hadir memberikan masukan. Di antaranya bagaimana mengembangkan swasembada pangan dengan juga memperhatikan pembangunan yang berkelanjutan atau sustainable development," ujarnya. 

Baca Juga:
Usai Tinjau Dapur SPPG Sawojajar Kota Malang, Kepala KSP Dudung Yakin Tak Ada Keracunan MBG

Melalui pembangunan berkelanjutan itu, mahasiswa mengharapkan pemerintah tidak lagi melakukan pembukaan hutan namun agroforestri. Dengan demikian sektor pertanian tetap dapat berjalan dengan melestarikan hutan. 

"Itu menjadi terobosan-terobosan yang diusulkan oleh mahasiswa, saya kira ini bagus. Sehingga alam kita tetap lestari, kemudian climate change juga menjadi concern, karena itu mengikuti banyak ekosistem dan akan menyebabkan banyak perubahan termasuk pertanian," katanya. 

Prof Widodo juga mengapresiasi langkah KSP untuk lebih dekat dengan mahasiswa. Terlebih perguruan tinggi juga berperan memperkuat pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat. 

"Bahwa perguruan tinggi memiliki dampak secara langsung terhadap masyarakat, dan juga melakukan kajian-kajian, monitoring untuk setiap aktivitas yang ada di Republik ini. Baik program pemerintah maupun program-program masyarakat yang lain," pungkasnya. (*)

Baca Juga:
Daftar 5 Jurusan Baru D4 Vokasi UB: Kuliah Berbasis Proyek Nyata, Lulus Langsung Kerja