Kemlu RI Bantah Media Asing yang Sebut Indonesia Jajaki Buka Hubungan Diplomatik dengan Israel

Jurnalis: Nata Yulian
Editor: M. Rifat

12 Apr 2024 06:00

Thumbnail Kemlu RI Bantah Media Asing yang Sebut Indonesia Jajaki Buka Hubungan Diplomatik dengan Israel
Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi. (Foto: Kemlu RI)

KETIK, JAKARTA – Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI membantah kabar Indonesia menjajaki normalisasi hubungan dengan Israel sebagai syarat bergabung dengan Organisasi untuk Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan (Organisation for Economic Co-operation and Development/OECD).

Sebelumnya, dilansir Middle East Eye, Media Israel Ynet News menyebut negosiasi normalisasi hubungan RI-Israel telah berlangsung selama tiga bulan di bawah pengawasan Menteri Luar Negeri Israel, Israel Katz.

Menanggapi kabar ini, Juru Bicara Kemlu RI Lalu Muhammad Iqbal menegaskan tidak ada rencana untuk membuka hubungan diplomatik dengan Israel.

"Saya tegaskan bahwa hingga saat ini, tidak ada rencana untuk membuka hubungan diplomatik dengan Israel," kata Iqbal dalam pernyataan resmi, Kamis (11/4/2024).

Baca Juga:
Justin Hubner Minta Maaf ke Lewis Holtby Usai Insiden Kaki Sobek di Liga Belanda

Dia menyebut Indonesia akan selalu konsisten, berada di garis terdepan membela hak-hak Bangsa Palestina.

Keanggotaan di OECD

Organisasi untuk Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan (OECD) merupakan organisasi ekonomi internasional yang dibentuk untuk mendukung pembangunan serta pertumbuhan ekonomi negara-negara anggotanya.

Penambahan negara baru ke dalam organisasi antarpemerintah ini memerlukan persetujuan bulat dari 38 negara anggota, termasuk Israel.

Baca Juga:
19 Siswa SMKN 3 Malang Lolos SNBP 2026, Tembus UB, UM hingga Politeknik Negeri

Middle East Eye menyebut, Israel menolak RI bergabung karena kedua negara tak punya hubungan formal, termasuk karena kritik lantang Indonesia atas tindakan Israel di Gaza.

Namun, RI belakangan dikabarkan menyetujui syarat hubungan diplomatik dengan Israel, agar diterima keanggotaannya di OECD.

"Saya dengan senang hati mengumumkan bahwa Dewan telah secara resmi menyetujui persyaratan awal, yang mengharuskan Indonesia menjalin hubungan diplomatik dengan semua negara anggota OECD sebelum mengambil keputusan untuk mengakuinya bergabung ke OECD," kata Sekretaris OECD, Mathias Cormann, dalam suratnya kepada Menlu Israel Katz.

Dalam tanggapannya, Menlu Katz menyampaikan harapan yang sama bahwa proses ini akan membawa perubahan bagi Indonesia.

"Saya mengantisipasi perubahan positif dalam kebijakannya terhadap Israel, terutama meninggalkan kebijakan bermusuhan terhadap Israel, memimpin jalan menuju perdamaian," kata Katz.

Soal proses keanggotaan RI di OECD, Jubir Kemlu RI Lalu Muhammad Iqbal menyebut proses memang memakan waktu cukup panjang. Dia mengatakan ada banyak hal yang harus disiapkan RI terkait proses ini.

"Roadmap keanggotaan menurut rencana akan diadopsi bulan Mei depan, dan dalam roadmap itu banyak sekali hal yang harus dipersiapkan Indonesia," kata Iqbal.

Selain itu dia juga menyebut waktu yang diperlukan tiap negara untuk menyelesaikan proses keanggotaan penuh di OECD berbeda-beda.

"Semua tergantung kesiapan negara tersebut. Beberapa negara memerlukan waktu tiga tahun, beberapa lagi memerlukan lebih dari lima tahun," imbuhnya. (*)

Baca Sebelumnya

Menuju UNESCO, Bupati Freddy Thie Rencana Daftarkan Hadrah Sebagai Warisan Budaya Takbenda

Baca Selanjutnya

Antisipasi Lonjakan Wisatawan, Dishub Sleman Siapkan Sejumlah Rekayasa Lalu Lintas

Tags:

Indonesia Israel Kemlu Diplomatik OECD

Berita lainnya oleh Nata Yulian

Arbi Melempem di Moto3 GP Catalunya, Konsisten di Posisi Buncit

26 Mei 2024 06:06

Arbi Melempem di Moto3 GP Catalunya, Konsisten di Posisi Buncit

26 Tahun Reformasi, Puguh Wiji Pamungkas Sebut Momentum Menguatkan Kepercayaan Rakyat

22 Mei 2024 03:08

26 Tahun Reformasi, Puguh Wiji Pamungkas Sebut Momentum Menguatkan Kepercayaan Rakyat

9 Lowongan Kerja Sepekan: Kesempatan Gabung Kemenkes dan Kominfo

20 Mei 2024 04:52

9 Lowongan Kerja Sepekan: Kesempatan Gabung Kemenkes dan Kominfo

Trending Sepekan: Deklarasi Antikorupsi Pemkab Sidoarjo Disorot Kejaksaan hingga Skenario Terburuk Gempa Megatrust Pacitan

19 Mei 2024 12:09

Trending Sepekan: Deklarasi Antikorupsi Pemkab Sidoarjo Disorot Kejaksaan hingga Skenario Terburuk Gempa Megatrust Pacitan

9 Lowongan Kerja Sepekan: UMS Cari Dosen Tetap, PT Pelni Buka 3 Posisi

12 Mei 2024 11:28

9 Lowongan Kerja Sepekan: UMS Cari Dosen Tetap, PT Pelni Buka 3 Posisi

Mimpi Timnas Sepak Bola Indonesia Tampil di Olimpiade Paris 2024 Pupus

9 Mei 2024 15:36

Mimpi Timnas Sepak Bola Indonesia Tampil di Olimpiade Paris 2024 Pupus

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar