KETIK, JEMBER – Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti Saintek) mengapresiasi kontribusi Politeknik Negeri Jember (Polije) dalam memperluas akses pendidikan tinggi hingga wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
Direktur Belmawa Kemendikti Saintek, Beny Bandanadjaja menilai Polije merupakan salah satu politeknik negeri yang terus berkembang dan aktif menjalankan berbagai program pendidikan serta kegiatan kemahasiswaan. Ia berharap kontribusi tersebut semakin diperluas, termasuk melalui pengembangan kampus di luar Jember.
"Politeknik Negeri Jember ini adalah salah satu politeknik negeri yang cukup baik dan maju dan kalau menurut saya sangat didukung di dalam proses pelaksanaan kegiatan-kegiatan kemahasiswaan, pembelajaran, dan juga berbagai program-program Polije telah banyak menerima berbagai penghargaan," kata Beny saat menghadiri pelantikan mahasiswa baru Polije, Minggu, 9 Agustus 2026.
Menurut Beny, pengembangan pendidikan di luar Jember menjadi langkah penting bagi Polije untuk memperluas jangkauan layanan pendidikan tinggi. Ia menyebut Polije memiliki program pengembangan yang sejalan dengan upaya pemerintah meningkatkan akses pendidikan di berbagai daerah.
"Kita berharap memang Polije bisa terus berkembang, besar dengan mengembangkan kampus-kampus juga di luar Jember," ujarnya.
Baca Juga:
Polije Resmi Melantik 3.290 Mahasiswa Baru, Bekali Mereka Budaya Akademik dan Nilai Kehidupan KampusBeny secara khusus mengapresiasi kesediaan Polije ikut mengembangkan pendidikan di wilayah 3T. Menurutnya, keterlibatan perguruan tinggi dalam menyediakan akses pendidikan di daerah tersebut menjadi bagian penting dari upaya pemerataan pendidikan nasional.
"Kami menyambut baik kesediaan Polije menjadi salah satu perguruan tinggi yang ikut mengembangkan pendidikan di daerah 3T. Itu juga menjadi salah satu poin penting dan plus buat Polije," tegasnya.
Salah satu wilayah yang disebut dalam konteks pengembangan tersebut adalah Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur. Beny menilai langkah Polije memperluas kontribusinya ke daerah 3T dapat menjadi nilai tambah bagi perkembangan kampus vokasi tersebut.
Selain menyoroti kontribusi Polije di wilayah 3T, Beny mengapresiasi pelaksanaan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) yang diikuti 3.290 mahasiswa baru Tahun Akademik 2026/2027.
Baca Juga:
Paper Mob Polije Meriahkan PKKMB, 3.290 Mahasiswa Bentuk Logo HUT ke-81 Kemerdekaan RIMenurutnya, kegiatan tersebut penting untuk memberikan pemahaman kepada mahasiswa baru mengenai berbagai program dan aktivitas yang akan mereka jalani selama menempuh pendidikan di Polije.
"Kami tentunya juga berterima kasih kepada Politeknik Negeri Jember yang sudah melaksanakan kegiatan PKKMB yang sangat baik," katanya.
Beny berharap seluruh rangkaian PKKMB berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi mahasiswa baru sebagai bekal memasuki kehidupan akademik di Polije.
"Ini dalam rangka memberikan pemahaman kepada mahasiswa baru terkait dengan program kegiatan yang akan ada, yang akan mereka jalani selama mereka menjadi mahasiswa di Polije. Kita berharap pelaksanaan kegiatan PKKMB yang kurang lebih katanya sudah berjalan ini bisa berjalan dengan lancar, baik, dan semoga bermanfaat," pungkasnya.(*)