Keluarga Besar KAHMI dan HMI Sorong Nobar Film Lafran

Jurnalis: Muhamad Zaid Kilwo
Editor: Muhammad Faizin

22 Jun 2024 22:30

Thumbnail Keluarga Besar KAHMI dan HMI Sorong Nobar Film Lafran
Keluarga besar Korps Alumni Himpunan Mahasiswa IsIam (KAHMI) Papua Barat Daya bersama kader HMI Sorong saat melakukan nobar film Lafran di XXI Ramayana Sorong

KETIK, SORONG – Keluarga besar Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI), Papua Barat Daya beserta para kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sorong melaksanakan nonton bareng atau nobar film 'Lafran' di Cinema XXI Ramayana Kota Sorong. Jumat, 21 Juni 2024.

Film tersebut mengangkat cerita tentang tokoh pendiri HMI, Lafran Pane serta perjalanan dan tantangan saat HMI didirikan pada 5 Februari 1947 silam di Kampus Sekolah Tinggi IsIam (STI), yang kini menjadi Universitas IsIam Indonesia (UII). Kala itu, HMI sebagai organisasi mahasiswa IsIam pertama di Indonesia yang tidak berafiliasi dengan ormas dan partai politik manapun.

Lafran Pane digambarkan merasa ada yang kurang dari mahasiswa kala itu. Karena gerakan mahasiswa dianggap terlalu apatis dan hedonis terhadap perjalanan bangsa ini. Mahasiswa yang diharapkan oleh Lafran Pane adalah dapat menjadi agen kontrol dalam mengawal jalannya perjalanan bangsa Indonesia. Mahasiswa yang independen yang tidak bisa di intervensi oleh siapapun dan oleh pihak manapun.

Disinih cikal bakal HMI dibentuk. Karena independensinya, Lafran Pane bersama teman-temannya mulai mendirikan HMI di kampus STI dimana anggota HMI saat itu hanya berjumlah 13 orang saja. 

Baca Juga:
Geger! Wanita di Sorong Tewas Dibunuh Mantan Suami Saat Hendak Ibadah Pagi

Dalam film tersebut diceritakan tentang awal mula pendirian HMI yang mendapat tantangan, mulai dari pengaruh Belanda pada masa itu dan kondisi mahasiswa IsIam yang masih belum memahami dan mengamalkan ajaran IsIam hingga mendapat ejekan dari sesama teman-teman mahasiswanya. Mereka mempertanyakan, kenapa mesti ada lagi organisasi yang bernama HMI. 

Setelah menonton film Lafran, Ketua Presidium KAHMI Papua Barat Daya, Bustamin Wahid mengatakan relevansi film Lafran tentang perjuangan HMI di tanah Papua. Bahwa orang tua Lafran adalah pejuang Sarikat Islam (SI) dimana anggota SI saat itu didominasi oleh kader-kader HMI. Karenanya, untuk mengisi kemerdekaan dan merebut kembali Irian Jaya saat itu adalah bagian dari perjuangan HMI. 

"Film ini bukan hanya untuk kader HMI semata tetapi ada pesan terhadap nilai-nilai perjuangan kepada semua generasi dalam perjalanan dan tarik ulur sejarah bangsa ini," ungkap Bustamin Wahid. 

Bustamin Wahid menjelaskan film ini hadir untuk memberikan dua pesan yang serius tentang nilai-nilai keislaman dan keindonesiaan. 

Baca Juga:
Diskusi Jasela di Cilacap, Soroti Potensi Raksasa di Kawasan Selatan Jawa Tengah

"Yang menjadi catatan menarik adalah soal tanah Papua yang masuk dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)  adalah bagian dari perjuangan Sarikat Islam yang notabenya di sisi oleh kader-kader HMI," pungkas Bustamin. (*)

Baca Sebelumnya

Profil Calon Kuat Wakil Jaksa Agung Feri Wibisono, Pernah Tugas di KPK

Baca Selanjutnya

Cegah Kenakalan Remaja, Dosen Unusa Ajarkan Pola Hidup Sehat Berbasis Al-Qur'an

Tags:

Sorong hmi KAHMI Film Lafran Ketua Presidium KAHMI Papua Barat Daya Bustamin Wahid

Berita lainnya oleh Muhamad Zaid Kilwo

Raja Ampat Tuan Rumah AVC Beach Tour Open 2026, Fahmi Macap Ingatkan Pemda Soal ini

6 April 2026 15:10

Raja Ampat Tuan Rumah AVC Beach Tour Open 2026, Fahmi Macap Ingatkan Pemda Soal ini

MRP se-Tanah Papua Laporkan Senator Paul Vinsen Mayor ke Dewan Kehormatan DPD RI

3 April 2026 17:15

MRP se-Tanah Papua Laporkan Senator Paul Vinsen Mayor ke Dewan Kehormatan DPD RI

Sub Kogartap 0606 Bogor Gelar Halal Bihalal bersama Tokoh Agama Masyarakat Ormas dan LSM

26 Maret 2026 13:08

Sub Kogartap 0606 Bogor Gelar Halal Bihalal bersama Tokoh Agama Masyarakat Ormas dan LSM

Peresmian PLTMH di Lanny Jaya, Warga Kampung Koka Kini Nikmati Listrik di Malam Hari

17 Maret 2026 11:32

Peresmian PLTMH di Lanny Jaya, Warga Kampung Koka Kini Nikmati Listrik di Malam Hari

Aktivis Kritik Penjelasan KSP soal Board of Peace, Dinilai Keliru Atribusi Dokumen

11 Maret 2026 12:51

Aktivis Kritik Penjelasan KSP soal Board of Peace, Dinilai Keliru Atribusi Dokumen

Putusan Konkernas PWI 2026 Diserahkan ke Ketua Umum

9 Maret 2026 21:45

Putusan Konkernas PWI 2026 Diserahkan ke Ketua Umum

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar