KETIK, MALANG – Kecelakaan kereta api yang melibatkan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, Senin, 27 April 2026 malam, berdampak luas terhadap perjalanan kereta yang melewati jalur tersebut.
Hal ini direspons oleh perusahaan bus Juragan99 Trans dengan memberikan kebijakan tarif khusus berupa diskon 50 persen bagi pelanggan terdampak pembatalan perjalanan kereta.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap penumpang terdampak, Juragan99 Trans menghadirkan kebijakan khusus berupa penyesuaian tarif sebesar 50 persen.
“Kebijakan ini berlaku bagi pelanggan yang dapat menunjukkan tiket KAI yang mengalami pembatalan,” tulis manajemen Juragan99 Trans dalam keterangannya.
Program tersebut berlaku untuk keberangkatan pada 28 dan 29 April 2026, dengan syarat ketersediaan kursi. Pembelian tiket dapat dilakukan melalui layanan customer service di seluruh kantor perwakilan Juragan99 Trans.
Baca Juga:
Stasiun Bekasi Timur Ditutup Sementara, KAI Alihkan Layanan ke Stasiun BekasiPihak Juragan99 Trans menyatakan, kebijakan ini diharapkan dapat membantu masyarakat tetap melanjutkan perjalanan dengan lebih tenang di tengah situasi gangguan transportasi akibat kecelakaan.
Selain itu, perusahaan juga memastikan akan terus memantau perkembangan kondisi di lapangan serta berkoordinasi dengan pihak terkait guna mendukung mobilitas masyarakat.
Sebelumnya, terjadi kecelakaan kereta antara Argo Bromo Anggrek dengan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, Senin, 27 April malam. Argo Bromo menabrak bagian belakang KRL, yang berhenti akibat adanya kecelakaan antara KRL lain dan mobil di depannya.
Akibat kecelakaan tersebut, 5 orang meninggal dunia. Selain itu, beberapa rangkaian Argo Bromo Anggrek juga anjlok dari rel. Hal ini membuat perjalanan sejumlah rangkaian kereta terganggu.(*)