KETIK, PALEMBANG – Kebakaran terjadi di Gedung 3 lantai Gereja/Sekolah Maranatha yang berlokasi di Jalan Veteran No. 67-68, Kelurahan Kuto Batu, Kecamatan Ilir Timur (IT) III, Palembang, Minggu, 19 Maret 2026.
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui setelah adanya laporan dari Comcenter Polrestabes Palembang. Mendapat informasi itu, personel piket Pawa, SPKT, patroli, dan fungsi terkait langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan.
Berdasarkan keterangan saksi, api bermula dari lantai dasar gedung, tepatnya di ruang tata usaha (TU). Saat itu, saksi Evan Lavender melihat kepulan asap dari dalam ruangan.
“Sekira pukul 09.40 WIB, saksi melihat asap keluar dari ruang TU di lantai dasar. Saat pintu dibuka, api sudah membesar,” ujar Kapolsek IT II Palembang, Kompol Ismail.
Baca Juga:
Pelaku Penodongan Remaja di Halte Palembang Ditangkap, Polisi Amankan Barang BuktiMelihat kondisi tersebut, saksi langsung memberi tahu jemaat yang sedang melaksanakan ibadah kebaktian. Evakuasi pun segera dilakukan, termasuk terhadap anak-anak sekolah minggu yang berada di dalam gedung.
“Saksi kemudian memberitahukan kepada jemaat dan meminta agar segera dilakukan evakuasi, khususnya anak-anak sekolah minggu agar keluar dari ruangan,” lanjutnya.
Upaya pemadaman sempat dilakukan secara manual menggunakan alat pemadam api ringan (APAR) dan peralatan seadanya. Namun, kobaran api terus membesar hingga akhirnya petugas Pemadam Kebakaran (PBK) Kota Palembang tiba di lokasi sekitar pukul 10.05 WIB.
Sebanyak kurang lebih 10 unit mobil damkar dikerahkan untuk memadamkan api. Setelah berjibaku selama lebih dari satu jam, api akhirnya berhasil dikendalikan sekitar pukul 10.45 WIB, dan proses pendinginan selesai sekitar pukul 11.55 WIB.
Baca Juga:
Modus “Belanja Cantik” Berujung Pidana, Member Toko Emas di Palembang Jadi Terdakwa“Api berhasil dipadamkan oleh petugas damkar sekitar pukul 10.45 WIB dan dilanjutkan dengan proses pendinginan hingga kondisi benar-benar aman,” kata Kompol Ismail.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, tiga orang dilaporkan mengalami sesak napas akibat menghirup asap dan telah mendapatkan penanganan.
Sementara itu, kerugian material akibat kebakaran masih dalam proses pendataan dan belum dapat ditaksir secara pasti. Polisi juga masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran. (*)