KETIK, PALEMBANG – Kebakaran hebat menghanguskan satu unit rumah di Jalan Kadir TKR Lorong Jambu RT 39 RW 08, Kelurahan 36 Ilir, Kecamatan Gandus, Palembang, Rabu, 24 Juni 2026 sore.

Dalam peristiwa tersebut, tiga anak mengalami luka bakar setelah sempat terjebak di dalam rumah yang terkunci.

Kapolsek Gandus, AKP I Made Budhi Harta Kusuma, mengatakan kebakaran pertama kali diketahui warga sekitar pukul 15.30 WIB. Saat itu, warga melihat kobaran api disertai asap tebal keluar dari rumah milik Ardian Rusli (40).

“Jadi pukul 15.30, warga melihat adanya api di rumah di Lorong Jambu ini. Namun untuk saat ini diduga kebakarannya dari konsleting listrik,” kata AKP I Made Budhi Harta Kusuma di lokasi kejadian.

Menurutnya, dugaan awal sempat mengarah pada kebocoran atau ledakan gas. Namun setelah dilakukan pengecekan sementara, sumber api lebih mengarah pada gangguan instalasi listrik.

Baca Juga:
Pengembangan Kasus Narkoba Ekspedisi, Polda Sumsel Tangkap Ibu Rumah Tangga Pemasok Ekstasi

“Itu semula dari gas, tapi kemungkinan dari konsleting listrik. Kita masih cari tahu apakah itu benar dari konsleting listrik atau dari dapur. Untuk saat ini masih dalam proses identifikasi,” ujarnya.

Saat kebakaran terjadi, tiga anak diketahui berada di dalam rumah dalam kondisi terkunci. Beruntung, warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut segera melakukan penyelamatan.

“Saat ini kita identifikasi ada tiga korban yang tadinya berada di dalam rumah dan terkunci. Akhirnya mereka ditolong oleh warga-warga di sini untuk keluar dari rumah,” jelasnya.

Baca Juga:
Hakim Kembali Tegur Kuasa Hukum Sumeks, Dokumen Bukti Salah Upload di e-Court

Ketiga korban masing-masing Nadhira Ramadhani (11), Putri (7), dan Gibran (3). Setelah berhasil dievakuasi, mereka langsung dibawa ke rumah sakit sebelum akhirnya dirujuk ke RS Mohammad Hoesin Palembang untuk mendapatkan perawatan intensif.

AKP Made menjelaskan, saat kejadian kedua orang tua korban sedang bekerja sehingga tidak berada di rumah.

“Anak-anak sudah dibawa ke rumah sakit. Orang tuanya tadi sedang bekerja sehingga tidak mengetahui adanya kebakaran. Setelah kejadian, kita langsung menghubungi pihak keluarga dan saat ini mereka sudah menuju rumah sakit,” katanya.

Hingga kini, kondisi ketiga korban masih dalam penanganan tim medis. Polisi belum dapat memastikan tingkat keparahan luka bakar yang mereka alami.

“Untuk kondisi saat ini mereka mengalami luka bakar dan sedang dirujuk ke rumah sakit. Nanti untuk informasi selanjutnya akan kita sampaikan kembali karena belum diketahui seberapa besar luka yang dialami,” ujarnya.

Kebakaran tersebut menghanguskan seluruh bangunan rumah milik Ardian Rusli yang berprofesi sebagai buruh. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kerugian material ditaksir mencapai sekitar Rp200 juta.

Api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 17.00 WIB setelah warga bersama petugas berjibaku memadamkan kobaran api. Tiga unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi untuk mengendalikan si jago merah.

Saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab pasti kebakaran yang menyebabkan tiga bocah harus menjalani perawatan akibat luka bakar tersebut.(*)