Kebakaran Gedung Terra Drone Tewaskan 22 Orang, Polisi Dalami Penyebab Ledakan

Jurnalis: Athaya Khaisyah Azira
Editor: Muhammad Faizin

10 Des 2025 13:20

Thumbnail Kebakaran Gedung Terra Drone Tewaskan 22 Orang, Polisi Dalami Penyebab Ledakan
Ilustrasi kebakaran (Foto: Pexels)

KETIK, SURABAYA – Kawasan Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat diliputi kepanikan pada Selasa siang, 9 Desember 2025, ketika gedung milik Terra Drone Indonesia tiba-tiba dilalap api. 

Kebakaran disebut bermula sekitar pukul 12.43 WIB, saat sebuah ledakan terdengar dari lantai dasar, lokasi yang digunakan untuk penyimpanan dan pengisian baterai drone. 

Beberapa saksi menyebut suara ledakan itu cukup kuat, diikuti asap hitam yang dengan cepat memenuhi ruangan.

Api yang muncul dari area gudang bergerak sangat cepat, menjalar ke lantai-lantai atas dan memerangkap banyak pekerja yang tengah berada di dalam gedung. 

Baca Juga:
Selamat Capt! Rizky Ridho Resmi Jadi Ayah, Bagikan Momen Gendong Sang Buah Hati

Asap tebal membuat sebagian besar penghuni berada dalam kondisi panik dan kesulitan bernapas. Tim pemadam kebakaran tiba tak lama kemudian, namun kondisi di dalam gedung sudah sangat buruk sehingga proses evakuasi berjalan dramatis.

Tragedi tersebut menewaskan 22 orang, mayoritas akibat sesak napas karena terjebak asap pekat. Di antara korban, terdapat 15 perempuan dan 7 laki-laki. 

Polisi menyebut seluruh jenazah ditemukan dalam kondisi utuh, sehingga proses identifikasi bisa dilakukan lebih cepat. Sebanyak 54 orang lainnya berhasil diselamatkan, meski beberapa harus mendapatkan perawatan karena mengalami gangguan pernapasan dan syok.

Tim Labfor Polri langsung melakukan olah TKP untuk memastikan asal ledakan dan penyebab kebakaran. Penyelidikan awal mengarah pada kemungkinan adanya kerusakan atau kegagalan pada baterai litium yang sedang disimpan atau diisi ulang, namun pihak kepolisian menegaskan bahwa kesimpulan resmi belum dapat diberikan sebelum analisis forensik selesai. 

Baca Juga:
Prakiraan Cuaca Hari Ini, Minggu 12 April 2026: Jakarta dan Bengkulu Hujan Ringan

Seorang pejabat kepolisian menyebut bahwa proses pendalaman masih berlangsung dan mencakup pemeriksaan standar keamanan gedung serta kemungkinan kelalaian prosedural.

Pemerintah daerah menyatakan akan menanggung seluruh biaya penanganan korban, termasuk perawatan bagi yang selamat dan pemakaman bagi korban meninggal. 

Peristiwa ini sekaligus memunculkan perhatian publik terhadap standar keselamatan kerja di perusahaan teknologi, terutama yang beroperasi dengan bahan berisiko tinggi seperti baterai litium.

Banyak pihak menilai tragedi ini harus menjadi evaluasi besar terkait kesiapan fasilitas penyimpanan, ventilasi, hingga jalur evakuasi darurat di gedung perkantoran.

Hingga kini, petugas masih melakukan penyisiran lanjutan di area gedung dan keluarga korban terus berdatangan ke rumah sakit untuk proses identifikasi. 

Sementara itu, pemeriksaan mendalam dari kepolisian diharapkan dapat mengungkap faktor penyebab utama dan memastikan apakah insiden ini murni kecelakaan atau ada unsur kelalaian yang harus dipertanggungjawabkan. (*)

Baca Sebelumnya

Kejati Jatim Sita Rp47,28 Miliar dari PT DABN, Ungkap Korupsi Pengelolaan Jasa Pelabuhan Probolinggo Sejak 2017

Baca Selanjutnya

Hari HAM Sedunia: Profil Munir, Pejuang HAM dari Kota Batu

Tags:

Terra drone kebakaran Gedung terra drone tragedi Jakarta

Berita lainnya oleh Athaya Khaisyah Azira

Oshogatsu-asobi: Saat Karuta dan Gasing Menjadi Jembatan Tradisi di Tengah Modernitas Jepang

4 Januari 2026 15:01

Oshogatsu-asobi: Saat Karuta dan Gasing Menjadi Jembatan Tradisi di Tengah Modernitas Jepang

Osechi Ryōri: Menumpuk Doa dan Harapan dalam Kotak Tradisi Tahun Baru Jepang

1 Januari 2026 23:01

Osechi Ryōri: Menumpuk Doa dan Harapan dalam Kotak Tradisi Tahun Baru Jepang

Filosofi di Balik Kenyalnya Mochi, Benang Merah Tradisi Tahun Baru di Negeri Sakura

1 Januari 2026 11:01

Filosofi di Balik Kenyalnya Mochi, Benang Merah Tradisi Tahun Baru di Negeri Sakura

Mengintip Tradisi Hatsumode, Kunjungan Pertama ke Kuil Saat Tahun Baru di Jepang

1 Januari 2026 10:02

Mengintip Tradisi Hatsumode, Kunjungan Pertama ke Kuil Saat Tahun Baru di Jepang

Mengenal Bōnenkai dan Shinnenkai, Tradisi Pesta Menutup dan Membuka Tahun dengan Kebersamaan di Jepang

31 Desember 2025 23:01

Mengenal Bōnenkai dan Shinnenkai, Tradisi Pesta Menutup dan Membuka Tahun dengan Kebersamaan di Jepang

Kota Surabaya dan Lamongan Diprediksi Hujan Ringan Hari Ini! Cek Daerahmu Sekarang

31 Desember 2025 11:32

Kota Surabaya dan Lamongan Diprediksi Hujan Ringan Hari Ini! Cek Daerahmu Sekarang

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar