Dengan tarif hanya Rp1.000, pengunjung kini dapat menikmati kemudahan karena biaya tersebut sudah mencakup retribusi masuk sekaligus parkir kendaraan tanpa harus mengeluarkan biaya tambahan lagi.

Berdasarkan pantauan di lapangan, sistem baru ini dinilai lebih praktis, efisien, dan memberikan kepastian biaya bagi masyarakat yang ke pasar.

Karcis yang diterima pengunjung berlaku selama satu hari penuh hingga pukul 00.00 WIB, sehingga itu dapat digunakan kembali apabila pengunjung keluar dan masuk lagi ke kawasan pasar pada hari yang sama.

Salah seorang pengunjung, ica, mengaku puas dengan kebijakan yang diterapkan Pemerintah Kota Pagar Alam tersebut.

Baca Juga:
Pengadaan Kontruksi di Pacitan Dikejar Deadline, OPD Bergulat dengan Mini Kompetisi

Menurutnya, sistem ini sangat memudahkan masyarakat yang harus beberapa kali keluar masuk kawasan pasar Nendagung.

“Kalau keluar lalu masuk lagi di hari yang sama, cukup menunjukkan karcis kepada petugas. Jadi tidak perlu membayar lagi,” ujarnya.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Pagar Alam Septa mengatakn kebijakan ini sangat membantu karena masyarakat cukup membayar satu kali dalam sehari, sementara biaya parkir kendaraan juga sudah termasuk di dalamnya.

Selain lebih hemat, sistem ini juga dinilai memberikan rasa nyaman karena tidak ada lagi biaya tambahan yang harus dikeluarkan setiap kali memasuki area pasar.

Baca Juga:
Sekarang Dipajang di Halaman Museum Brawijaya Malang, Kendaraan Lapis Baja Ini Pernah Jadi Mimpi Buruk Pasukan TRIP

Penerapan karcis terpadu ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Pagar Alam dalam membenahi tata kelola Pasar Terminal Nendagung agar semakin tertib, nyaman, dan transparan serta juga keamanan.

Selain meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat Pagar Alam, sistem tersebut juga diharapkan mampu mengoptimalkan pengelolaan retribusi sehingga seluruh penerimaan dapat dikelola secara lebih akuntabel.

Penataan pasar yang terus dilakukan ini juga menjadi langkah strategis untuk menciptakan kawasan perdagangan yang lebih bersih, aman, dan nyaman, baik bagi pedagang maupun pengunjung.

Septa pun mengajak seluruh masyarakat untuk ikut menjaga fasilitas yang telah dibangun pemerintah dengan menjaga kebersihan dan ketertiban pasar.

“Mari bersama-sama menjaga kebersihan, ketertiban, dan kenyamanan Pasar Terminal Nendagung demi kepentingan kita bersama,” tegasnya