KETIK, LUMAJANG – Kapolres Lumajang, AKBP Alex Sandy Siregar mengajak masyarakat untuk tidak membeli sepeda motor hasil curian alias bodong. Ajakannya disampaikan lewat Akun Lumajang Indah.

Kapolres menegaskan dirinya, sudah menerapkan kekuatan tiga kali lipat dari tahun sebelumnya (tahun 2025) hingga berlanjut tahun 2026 untuk menggencarkan aksi pemberantasan curanmor.

Menurutnya, salah satu faktor kenapa aksi pencurian bermotor di Lumajang masih terus saja terjadi adalah adanya permintaan atau pihak yang menampung motor bodong tersebut.

"Memang tentunya suplai and demand ini hukum ekonomi. Itu pasti menjadi salah satu alasan masih banyaknya aksi curanmor.  Tidak akan mungkin seseorang menyediakan suatu barang tanpa ada pembelinya. Nah ini tentunya menjadi PR kita juga sama-sama. Mari kita hentikan penggunaan kendaraan bermotor dari hasil kejahatan," ujarnya, Rabu 13 Mei 2026.

Masih adanya masyarakat yang membeli sepeda bodong memancing para pelaku untuk terus melakukan kejahatannya. "Kejadian yang terjadi saat ini karena banyaknya permintaan. Itu menjadi kesulitan untuk kita bersama," paparnya.

Baca Juga:
Dzunnurain Archery Lumajang Sabet 4 Emas di Segar Archery Championship 2026

Padahal menurutnya, upaya patroli ataupun pencegahan sudah dilakukan, bahkan  sudah menerapkan kekuatan tiga kali lipat. Selain itu kata Kapolres, luasan Lumajang dan jumlah besar penduduknya menjadi tantangan tersendiri dalam melakukan upaya pencegahan.

"Maka peran aktif dari masyarakat, peran aktif dari kelompok masyarakat, mungkin organisasi kemasyarakatan seperti kita punya SKD, kita punya kelompok masyarakat lain akan sangat bermanfaat apabila kita berkolaborasi, bersama-sama kita tekan angka kejahatan yang terjadi. Supaya kota Lumajang, Kabupaten Lumajang kita ini menjadi kota yang betul-betul nyaman untuk ditinggali," imbuhnya. 

Sekedar diketahui, beberapa pekan terakhir ini aksi kejahatan terutama begal dan maling sepeda motor, marak terjadi di Lumajang. Bahkan menelan korban nyawa perempuan pemilik kendaraan bermotor. Beberapa pelaku sudah diamankan. (*)

Baca Juga:
Bupati Lumajang: Keluarga Garda Depan Cegah Penyalahgunaan Narkotika