KETIK, HALMAHERA SELATAN – Kantor DPRD Halsel kembali dipalang Bakir Marengkeng. Kali ini, ia menumpuk batu besar di pintu masuk.

Pemalangan kantor para wakil rakyat yang di lakukan Bakir bukan kali pertama. Bakir mengklaim, tanah area tersebut milik keluarganya yang belum dilunasi.

“Saya terlalu sabar. Berkali janji pertemuan dengan Bupati, tapi tak pernah terealisasi. Saya merasa dipermainkan,” ujarnya Bakir dikutip dari Ginewstvinvestigasi.

Bakir menyebut tanah tersebut sudah dipakai puluhan tahun tanpa ada ganti rugi. 

“Saya palang pakai batu, biar mereka sadar ini bukan main-main,” tutur Bakir

Baca Juga:
Konfirmasi Dugaan Somel dan Kerusakan Mangrove, Wartawan Mengaku Diusir dari Kusu Island Resort Halmahera Selatan

Baca Juga:
BKSDA Ungkap Tambang Ilegal Kubung Halmahera Selatan Beroperasi Belasan Tahun di Cagar Alam