KETIK, MALANG – Dinas Pendidikan Jawa Timur mencatat bahwa program Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) di provinsi setempat menerima 152 siswa asal Papua.
"Kami telah menyiapkan sekolah-sekolah yang memiliki pengalaman membina peserta didik Program ADEM," ujar Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Aries Agung Paewai di Kota Malang pada Sabtu, 11 Juli 2026.
Para siswa program ADEM terdiri atas 15 siswa dari Papua Barat, 30 siswa dari Papua Tengah, 35 siswa dari Papua Selatan, 40 siswa dari Papua Pegunungan, dan 32 siswa dari Jayapura.
Seluruh peserta akan menempuh pendidikan di SMA dan SMK yang tersebar di 10 daerah di Jawa Timur, yakni Kota Batu, Kota Malang, Kabupaten Malang, Kota Kediri, Kota Madiun, Kabupaten Tuban, Kabupaten Jember, Kabupaten Nganjuk, Kota Probolinggo, dan Kabupaten Pasuruan.
Para siswa dijadwalkan mulai mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada Senin, 13 Juli 2026, di sekolah masing-masing.
Baca Juga:
Khofifah Paparkan Transformasi Pendidikan Jatim di Hadapan Ratusan CPNS LAN RI"Mulai Senin besok, anak-anak akan mengikuti MPLS sebagai langkah awal beradaptasi dengan lingkungan sekolah, guru, dan teman-teman barunya," ucap Aries Agung Paewai.
"Kami berharap mereka dapat belajar dengan sungguh-sungguh, mengembangkan potensi diri serta menorehkan prestasi yang kelak menjadi bekal untuk membangun Papua dan Indonesia," kata dia menambahkan. (*)