Kadin Jatim Komit Dampingi SMK dan Kampus Pertanian di Jatim

Jurnalis: S. Widodo
Editor: Rudi

13 Jan 2023 01:05

Thumbnail Kadin Jatim Komit Dampingi SMK dan Kampus Pertanian di Jatim
Wakil Ketua Umum Bidang Pertanian dan Pangan Kadin Jatim, Edi Purwanto melakukan panen melon di SMKN 1 Tlogosari Bondowoso . (Foto: Dok Kadin)

KETIK, BONDOWOSO – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur berkomitmen lakukan pendampingan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan perguruan tinggi (PT) pertanian. Ini dilakukan sebagai sebuah komitmen Kadin Jatim untuk tingkatkan mutu sumber daya manusia (SDM) pertanian.

Wakil Ketua Umum Bidang Pertanian dan Pangan Kadin Jatim, Edi Purwanto mengatakan untuk awal, pendampingan dilakukan di SMKN 1 Tlogosari Bondowoso sejak awal 2022 dan Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Malang mulai 2021.

"Ini adalah salah satu program kerja prioritas Bidang Pertanian Kadin Jatim," ungkap Edi, Kamis (12/1)

Ia mengungkapkan, SMKN 1 Tlogosari Bondowoso adalah salah satu SMK di Jatim yang mengembangkan ekosistem pertanian dari hulu hingga hilir, on farm hingga off farm. Sehingga program yang dijalankan oleh SMK N 1 selaras dengan program Kadin Jatim bidang Pertanian & Pangan.

Baca Juga:
Reyog Diakui UNESCO, Khofifah Perkuat Ekosistem dan Regenerasi Seniman Menuju Panggung Dunia

Pendampingan mulai penerapan konsep dan metode pertanian yang baik seperti pola tanam, pemilihan bibit, pemupukan. Kadin Jatim juga membantu hilirisasinya dengan melakukan supervisi dan membuka akses pasar.

Ada dua lokasi budidaya yang dilakukan SMKN 1 Tlogosari, yaitu di lingkungan sekolah dan di kebun yang berjarak sekitar 4 km dari sekolah. Keduanya menggunakan green house dengan 2 media tanam, media tanah dan media cocopit atau sabut kelapa. Sedangkan melon yang di tanam adalah jenis Golden Melon.

Lokasi tanam di lingkungan sekolah ada 300 buah dan di kebun ada 600 buah. Hingga saat ini, sudah tiga kali panen dan hasilnya dibeli langsung pembeli. Selain itu untuk yang tanam di kebun, agar makin dekat dengan masyarakat sekitar, kebunnya menerapkan konsep wisata edukatif "Petik Melon".

"Kita mendampingi bagaimana proses budidaya yang bagus, bagaimana menanam dan melakukan perawatan, bagaimana memupuk agar panen menjadi bagus serta pengembangan program. Hasilnya di dua lahan tersebut sangat memuaskan. Sekarang sudah tiga kali panen, hasilnya stabil dan kualitasnya bagus, rasanya sangat manis dengan nilai brix rata-rata 16-18 dan warnanya juga cantik," kata Edi.

Baca Juga:
PWNU Jatim Gagas Gerakan “NUConomic”, Strategi Baru Bangkitkan Ekonomi Warga NU di Abad Kedua

Edi mengatakan, upaya yang dilakukan Kadin Jatim tersebut, sejalan dengan keinginan pemerintah membangkitkan kembali semangat generasi muda agar mau terjun dan berkecimpung di sektor pertanian. Hal ini mengingat minimnya generasi muda yang miliki minat besar dalam memajukan pertanian di Indonesia.

Berdasarkan data sensus pada 2010, usia rata-rata petani di Indonesia adalah 52 tahun. Selanjutnya pada 2013, hasil Sensus Pertanian juga menunjukkan bahwa mayoritas petani di Indonesia merupakan kelompok masyarakat dengan usia 45–54 tahun. Hal itu kian diperkuat dengan hasil survei Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) yang menunjukkan bahwa hampir tidak ada anak petani yang ingin menjadi petani.

Hanya sekitar 4 persen pemuda di Indonesia dengan usia 15–35 tahun berminat menjadi petani. Sisanya, sebagian besar cenderung untuk memilih bekerja di sektor industri. Artinya, jumlah petani yang berganti ke okupasi ke luar sektor pertanian lebih besar dibanding anak muda yang bersedia menekuni usaha pertanian.

Edi menegaskan, kurangnya SDM pertanian ini menjadi problem bersama. Sehingga program kerja Bidang Pertanian Kadin Jatim dalam membantu menyelesaikan problem SDM pertanian ini adalah dengan melibatkan lembaga pendidikan.

"Makanya langkah yang kami lakukan adalah memotivasi dan menunjukkan kepada generasi muda bahwa bertani itu profesi yang keren, miliki prospek yang bagus. Program ini akan terus kami perluas dengan SMK dan perguruan tinggi yang lain di Jatim. Karena salah satu tugas Kadin adalah mengkoneksikan seluruh pihak sehingga tercipta ekosistem pertanian yang sehat dan maju," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMKN 1 Tlogosari, Ngatmini mengaku sangat senang dan berterimakasih atas pendampingan, support dan masukan yang diberikan Kadin Jatim dalam peningkatan kualitas siswa SMKN 1 di bidang pertanian.

"Terimakasih atas apresiasi dan motivasinya kepada saya, para guru dan siswa untuk semakin mengembangkan inovasi, terutama di bidang teknologi pertanian," pungkasnya.(*)

Baca Sebelumnya

KPK Panggil Ketua DPRD Tolikara Terkait Kasus Lukas Enembe

Baca Selanjutnya

Lowongan Kerja PTPN 9, Lulusan Arsitek Silakan Merapat!

Tags:

Kadin dampingi smk jatim

Berita lainnya oleh S. Widodo

Konjen RI Sambut Kloter Terakhir di Jeddah, Ingatkan Jemaah Jaga Kesehatan

24 Juni 2023 21:02

Konjen RI Sambut Kloter Terakhir di Jeddah, Ingatkan Jemaah Jaga Kesehatan

Yaqut Cholil:  Fasilitas Arafah dan Mina Siap 90 Persen

23 Juni 2023 21:45

Yaqut Cholil:  Fasilitas Arafah dan Mina Siap 90 Persen

Komisi VIII DPR RI Menilai, Layanan Petugas Haji di Bandara Baik dan Lancar

23 Juni 2023 13:42

Komisi VIII DPR RI Menilai, Layanan Petugas Haji di Bandara Baik dan Lancar

PPIH Dirikan Pos Kesehatan Utama dan Satelit  Jelang Puncak Haji

22 Juni 2023 20:20

PPIH Dirikan Pos Kesehatan Utama dan Satelit  Jelang Puncak Haji

Menag Tinjau Mina, Toilet Bertambah, Dapur Oke, Layanan Siap 99 Persen

21 Juni 2023 21:35

Menag Tinjau Mina, Toilet Bertambah, Dapur Oke, Layanan Siap 99 Persen

2000 Alumni SMAN 1 Magetan Serbu GOR Ki Mageti Magetan untuk Reuni Akbar

21 Juni 2023 15:55

2000 Alumni SMAN 1 Magetan Serbu GOR Ki Mageti Magetan untuk Reuni Akbar

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar