Kabupaten Bandung Dinyatakan Bebas Frambusia oleh Kemenkes

Jurnalis: Iwa AS
Editor: Akhmad Sugriwa

20 Agt 2025 18:29

Thumbnail Kabupaten Bandung Dinyatakan Bebas Frambusia oleh Kemenkes
Bupati Bandung Dadang Supriatna. (Foto: Iwa/Ketik)

KETIK, BANDUNG – Kabupaten Bandung berhasil meraih capaian penting di bidang kesehatan masyarakat, yang secara resmi dinyatakan sebagai Daerah Bebas Frambusia oleh Kementerian Kesehatan.

Sertifikat Bebas Frambusia diserahkan secara daring oleh Wakil Menteri Kesehatan RI kepada Bupati Bandung Dadang Supriatna, Rabu 20 Agustus 2025.

Frambusia sendiri merupakan salah satu penyakit menular kronis yang disebabkan oleh bakteri Treponema Pallidum Pertenue. Penyakit ini umumnya menyerang kulit, tulang, dan sendi, serta kerap menimbulkan kecacatan apabila tidak ditangani dengan baik. 

Pencapaian status Bebas Frambusia menjadi bukti bahwa Kabupaten Bandung berhasil menekan hingga nol kasus baru dalam beberapa tahun terakhir. Hal ini ditunjukkan berdasarkan hasil kelulusan assessment eradikasi frambusia yang telah dilaksanakan sejak tahun 2024. 

Baca Juga:
Bupati Bandung Sampaikan Keluhan Warga Soal SLIK, Menteri PKP Langsung Beri Solusi KUR Perumahan

Wakil Menteri Kesehatan RI  Prof. dr. Dante Saksono Harbuwono, Sp.PD-KEMD, Ph.D menyampaikan apresiasinya kepada Pemkab Bandung atas komitmen yang tinggi dalam pengendalian penyakit menular. 

"Sertifikat ini bukan hanya simbol, tetapi pengakuan atas kerja keras lintas sektor dalam menjaga kesehatan masyarakat," ujar Wamenkes dalam sambutannya.

Bupati Bandung Dadang Supriatna menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas pencapaian ini. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja keras bersama jajaran Pemkab Bandung, tenaga kesehatan, serta dukungan penuh dari masyarakat dalam meningkatkan derajat kesehatan.

"Kami merasa bangga karena Kabupaten Bandung kini diakui sebagai daerah bebas frambusia. Kami akan terus menjaga agar penyakit menular ini tidak kembali muncul, untuk mewujudkan generasi yang sehat, produktif, dan bebas dari penyakit berbahaya" ungkap Bupati Dadang Supriatna.(*)
 

Baca Juga:
Respons Cepat Bupati Bandung, Pastikan Warga Terdampak Banjir dan Puting Beliung Segera Dibantu

Baca Sebelumnya

Nasim Khan Usulkan Gerbong Khusus Merokok di Kereta Api Jarak Jauh

Baca Selanjutnya

Majelis Hakim Kabulkan Eksepsi Sah, Dua Terdakwa Bina Darma Bebas dari Dakwaan

Tags:

BUPATI BANDUNG DADANG SUPRIATNA Frambusia kang ds Penyakit Penyakit menular Kemenkes Menkes

Berita lainnya oleh Iwa AS

Dugaan Korupsi Rp128,5 Miliar di BUMD Kabupaten Bandung, Dirut PT BDS Ditahan Kejari

14 April 2026 17:44

Dugaan Korupsi Rp128,5 Miliar di BUMD Kabupaten Bandung, Dirut PT BDS Ditahan Kejari

Produksi Sampah 1.800 Ton per Hari, Waka DPRD Kabupaten Bandung Hailuki Dorong Terobosan Besar dan Kemitraan Swasta

14 April 2026 10:40

Produksi Sampah 1.800 Ton per Hari, Waka DPRD Kabupaten Bandung Hailuki Dorong Terobosan Besar dan Kemitraan Swasta

Bupati Bandung Sampaikan Keluhan Warga Soal SLIK, Menteri PKP Langsung Beri Solusi KUR Perumahan

14 April 2026 00:48

Bupati Bandung Sampaikan Keluhan Warga Soal SLIK, Menteri PKP Langsung Beri Solusi KUR Perumahan

Respons Cepat Bupati Bandung, Pastikan Warga Terdampak Banjir dan Puting Beliung Segera Dibantu

13 April 2026 18:18

Respons Cepat Bupati Bandung, Pastikan Warga Terdampak Banjir dan Puting Beliung Segera Dibantu

Farhan Apresiasi Bakat Penyandang Autisme, Ajak Warga Lebih Inklusif

13 April 2026 15:52

Farhan Apresiasi Bakat Penyandang Autisme, Ajak Warga Lebih Inklusif

Bupati Bandung Gercep  Perbaiki Enam Rumah Rusak Berat Akibat Angin Kencang Bojongsoang

11 April 2026 19:56

Bupati Bandung Gercep Perbaiki Enam Rumah Rusak Berat Akibat Angin Kencang Bojongsoang

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar