Jogja Corruption Watch: Tarif Parkir Tidak Sesuai Aturan Termasuk Pungli!

Jurnalis: Abdul Aziz
Editor: M. Rifat

3 Jan 2024 00:00

Thumbnail Jogja Corruption Watch: Tarif Parkir Tidak Sesuai Aturan Termasuk Pungli!
Karcis parkir yang diupload di salah satu grup FB dengan nama akun peserta anonim pada 23 Desember 2023 lalu. Keluhan yang sama juga terjadi di lapangan Denggung, Sleman. (Foto: tangkapan layar ICJ )

KETIK, SLEMAN – Pada hari pertama tahun 2024 kemarin di Kabupaten Sleman ternyata ada oknum petugas parkir yang melakukan perbuatan yang kurang terpuji.

Aktivis Jogja Corruption Watch (JCW) Baharuddin Kamba menyampaikan dirinya menemui oknum tukang parkir sepeda motor yang menarik tarif parkir tidak sesuai dengan aturannya. Baharuddin menyebut lokasi parkir tersebut berada di area lapangan Denggung, Sleman, DI Yogyakarta.

"Selain saya, mereka yang parkir di tempat ini juga dimintai uang atau dikenakan tarif tidak sesuai tarif resmi yang selama ini diterapkan oleh pemerintah kabupaten Sleman. Yakni sebesar Rp 2.000 untuk satu sepeda motor," ungkapnya.

Sedangkan kejadiannya, Senin malam (1/1/2024). Saat itu ia sedang ada kepentingan di kawasan tersebut.

Baca Juga:
Bupati Harda Kiswaya Kukuhkan Pengurus LKK Banyuraden, Tekankan Sinergi Membangun Sleman

Baharuddin mengaku kaget, tatkala dimintai uang parkir sebesar Rp 5.000 oleh oknum juru parkir yang ada ditempat ini.

"Pada faktanya tarif parkir untuk sepeda motor dimintai Rp 5.000. Saat dicecar oknum ini berdalih lagi weekend. Padahal kemarin itu hari Senin malam Selasa. Bukan  hari Sabtu ataupun Minggu," terangnya.

Ia mengungkapkan, pada karcis yang diberikan kepada konsumen tersebut tidak ditulis tarif parkir. Lokasinya tidak jauh dari pos polisi lalu lintas Denggung Sleman.

Sementara saat kejadian, sebut Baharuddin,  seputaran pos polisi lalu lintas Denggung dalam kondisi gelap.

Baca Juga:
Syawalan di Sleman, Sri Sultan HB X: Orang Arif Takut Melanggar Norma

"Padahal beberapa waktu lalu Dinas Perhubungan Pemkab Sleman menangkap oknum jukir karena menarik tarif tidak sesuai aturan. Ironisnya semua juga tahu lokasi kejadian ini hanya berjarak beberapa meter dari kompleks perkantoran Pemkab Sleman," jelas Baharuddin Kamba.

Ia tegaskan, jika tarif parkir tidak sesuai aturan seperti ini terus terulang kembali dan tindakan pengawasan ataupun penertiban terkesan angin-anginan. Maka potensi kebocoran PAD di sektor pengelolaan di Kabupaten Sleman semakin terbuka lebar.

"Ini jelas pungutan liar (pungli) dan masuk kategori korupsi," pungkas aktivis Jogja Corruption Watch (JCW) Baharuddin Kamba.

Sementara itu Kepala UPTD Pengelola Perparkiran, Dinas Perhubungan Sleman, Wahyu Slamet mengungkapkan Selasa (2/1/2023), pihaknya akan memanggil pengelola tempat parkir di lokasi tersebut untuk dimintai keterangan.

"Kami panggil dan akan kami beri teguran atau peringatan. Kalau masih 'ngeyel' dan mengulangi tidak segan akan kan kami cabut ijinnya," terang Wahyu Slamet.

Nampaknya peristiwa menaikan tarif parkir atau 'nuthuk' di kawasan lapangan Denggung bukan terjadi kali ini saja.

Menjelang hari Natal tempo hari ada netizen yang juga mengeluhkan hal yang sama di salah satu grup medsos. Saat itu Dinas Perhubungan Pemkab Sleman langsung menindaklanjuti dan menegur oknum parkir yang bersangkutan. (*)

Baca Sebelumnya

Terungkap, Identitas 2 Mayat di Penampungan Hewan Blitar

Baca Selanjutnya

Gempa Sumedang, Ratusan Rumah Rusak dan 548 Jiwa Mengungsi

Tags:

JCW tarif parkir Lapangan Denggung UPTD Parkir Pemkab Sleman

Berita lainnya oleh Abdul Aziz

Vonis Ditunda, Nasib Mantan Kadiskominfo Sleman Eka Suryo Diputus Kamis Pekan Ini

31 Maret 2026 22:22

Vonis Ditunda, Nasib Mantan Kadiskominfo Sleman Eka Suryo Diputus Kamis Pekan Ini

Bupati Harda Kiswaya di Peringatan Nuzulul Quran: Al-Quran Adalah Benteng Hadapi Ketidakpastian Dunia

7 Maret 2026 09:00

Bupati Harda Kiswaya di Peringatan Nuzulul Quran: Al-Quran Adalah Benteng Hadapi Ketidakpastian Dunia

Milad ke-83 UII: Dari Bedah Rumah hingga Sinergi Pengentasan Kemiskinan di Sleman

7 Maret 2026 08:30

Milad ke-83 UII: Dari Bedah Rumah hingga Sinergi Pengentasan Kemiskinan di Sleman

Universitas Alma Ata Yogyakarta Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis dan Penguatan Koperasi Desa

7 Maret 2026 07:00

Universitas Alma Ata Yogyakarta Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis dan Penguatan Koperasi Desa

Menembus Dinding Bangsal: Estafet Ratusan Paket Iftar LKS BIMa, Ketik.com dan Sejoli Bagi Penunggu Pasien RSUP Dr Sardjito

5 Maret 2026 10:50

Menembus Dinding Bangsal: Estafet Ratusan Paket Iftar LKS BIMa, Ketik.com dan Sejoli Bagi Penunggu Pasien RSUP Dr Sardjito

Komunitas Sejoli, Ketik.com, dan LKS BIMa Berbagi Ratusan Nasi Box di RSUP dr Sardjito

22 Februari 2026 19:41

Komunitas Sejoli, Ketik.com, dan LKS BIMa Berbagi Ratusan Nasi Box di RSUP dr Sardjito

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar