KETIK, SURABAYA – Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Saifullah Yusuf berharap kepada warga Nahdliyyin, terutama yang duduk di jajaran pengurus cabang maupun wilayah bersiap diri menghadapi Muktamar dan tidak mudah percaya dengan berita di media sosial yang belum jelas keasliannya.

“Jangan mudah termakan cengan berita di medsos, sebab di sana ada yang benar, ada yang separoh benar dan ada yang hoaks, palsu atau fitnah alias tidak sesuai dengan kenyataan,” ujarnya di Surabaya pada Sabtu, 27 Juni 2026.

Pihaknya mengajak pengurus agar sama-sama mempersiapkan diri mengikuti Muktamar ke-35 NU dengan sungguh-sungguh sehingga memutuskan segala sesuatu dengan hati bersih dan disertai informasi benar.

“Saya yakin NU punya cara menyelesaikan perbedaan, juga memiliki mekansme mengambil keputusan untuk ebaikan bersama, termasuk para Jam’iyah NU,” ucap Gus Ipul, sapaan akrabnya.

Ia juga mengajak pengurus NU se-Tanah Air ikut menciptakan suasana kondusif menjelang Muktamar,  sama-sama memilih data akurat dan memilah berita tak benar. Jangan sampai berita hoaks atau tidak sesuai keyataan dijadikan dasar menyebarkan berita yang tidak benar kepada pihak lain,” tuturnya.

Baca Juga:
Gus Ipul: Didesak Sekalipun, Saya Tidak akan Maju Calon Ketua Umum PBNU

Sementara itu, disinggung tentang lokasi Muktamar yang dijadwalkan diselenggarakan Agustus 2026, Gus Ipul menjelaskan bahwa berdasaran hasil Munas-Konbes Alim Ulama PBNU, direkomendasikan sebanyak lima provinsi. Masing-masing adalah Sumatera Barat, DKI Jakarta, Jawa Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Jawa Timur.

“Belum diputuskan lokasinya. Tapi, beberapa titik akan dilihat dan ditindaklanjuti. Nanti dipilih daerah mana yang paling siap dan memungkinan persiapannya dalam waktu relatif singkat,” kata Gus Ipul yang pernah menjabat Wakil Gubernur Jatim dua periode tersebut. (*)

Baca Juga:
100 Kloter Tiba di Debarkasi Surabaya, Ketua PPIH Sebut Proses Pemulangan Berjalan Lancar