KETIK, JAKARTA – Tim nasional sepak bola putra Iran tiba di Amerika Serikat pada Minggu, 14 Juni, untuk menjalani uji coba lapangan di Stadion Los Angeles, jelang pertandingan pembuka mereka di Piala Dunia FIFA 2026 melawan Selandia Baru.

Tim tersebut mendarat di Los Angeles sesaat sebelum kesepakatan damai tercapai antara Amerika Serikat dan Iran. Perkembangan terbaru ini menandai babak baru dalam Piala Dunia yang sangat sensitif secara politik.

Skuad Iran mendarat di AS setelah penerbangan singkat dari Tijuana, Meksiko, tempat mereka bermarkas selama turnamen. Ini adalah pertama kalinya Iran memasuki Amerika Serikat untuk Piala Dunia, dan ini secara resmi mengakhiri semua ketidakpastian seputar perjalanan dan persiapan tim.

Seperti yang diperkirakan, keamanan diperketat di sekitar hotel tim, dan polisi menutup seluruh area tersebut. Namun, tim sepak bola Iran juga disambut oleh sekelompok kecil demonstran anti-rezim saat latihan pada Minggu malam, 14 Juni 2026.

Beberapa demonstran berkumpul di dekat Stadion Los Angeles pada hari Minggu, membawa spanduk yang mengkritik pemerintah Iran. Beberapa demonstran memperlihatkan foto-foto individu yang mereka klaim telah ditangkap atau dibunuh selama kerusuhan baru-baru ini di dalam negeri.

Baca Juga:
Hasil Piala Dunia 2026: Swedia Pesta Lima Gol ke Gawang Tunisia

Pelatih Iran, Amir Ghalenoei, menepis ketegangan politik yang sedang berlangsung, dengan mengatakan bahwa timnya tetap fokus pada tugas yang ada dan akan berusaha memberikan yang terbaik dalam pertandingan melawan Selandia Baru.

"Kami di sini untuk menampilkan pertandingan yang bagus, pertandingan berkualitas tinggi. Kami tidak memperhatikan semua gembar-gembor dan hal-hal yang terjadi di sekitar kami," kata Ghalenoei dalam konferensi pers dilansir Hindustan Times.

“Tentu saja, semua tim memiliki masalahnya masing-masing, dan di banyak negara, banyak hal terjadi yang tidak ada hubungannya dengan sepak bola,” tambahnya.

Kesepakatan damai diumumkan

Baca Juga:
Hasil Piala Dunia 2026: Gol Ujung Laga Pemain MU Bawa Pantai Gading Menang 1-0 Atas Ekuador

Pada Senin pagi, Presiden AS Donald Trump dan Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif mengumumkan bahwa kesepakatan perdamaian akhirnya telah tercapai antara Amerika Serikat dan Iran. Formalitas akan diselesaikan di Swiss akhir pekan ini.

Sebelumnya, Federasi Sepak Bola Iran awalnya berencana untuk memboikot Piala Dunia FIFA, tetapi kemudian memutuskan untuk mendirikan markasnya di Arizona. Namun, meningkatnya ketegangan antara kedua negara memaksa perubahan rencana, dan Iran memindahkan markas mereka ke Meksiko.

Berbicara tentang Piala Dunia FIFA, Iran berada di Grup G bersama Mesir, Belgia, dan Selandia Baru. Tim ini akan memulai kampanye mereka melawan Selandia Baru pada Selasa pagi, 16 Juni 2026 dengan pertandingan dimulai pukul 06.30 WIB. (*)