KETIK, SURABAYA – Gubernur Khofifah Indar Parawansa mendukung pelaksanaan Perkemahan Pramuka Santri Nasional (PPSN) 2026 yang direncanakan diselenggarakan di salah satu daerah di Provinsi Jawa Timur. Dukungan ini tampak usai panitia dari Kementerian Agama RI bersilaturahmi dengan Gubernur Khofifah di Gedung Negara Grahadi pada Sabtu malam, 13 Juni 2026.

Hadir pada pertemuan tersebut Direktur Pesantren Kemenag RI, Basnang Said, yang didampingi Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Timur Ahmad Sruji Bahtiar beserta sejumlah panitia nasional. “Insyaallah PPSN tahun ini kami sepakati di Jawa Timur dan kami mohon doa restu dari Ibu Gubernur untuk menyelenggarakan kemah santri ini di Jawa Timur,” ujar Basnang Said.

Pelaksanaannya dijadwalkan berlangsung pada 1-7 Oktober 2026 yang akan menghadirkan ribuan peserta dari berbagai pesantren di seluruh Tanah Air. Kegiatan ini, kata dia, juga dimaksudka sebagai penguatan karakter, kepemimpinan, nasionalisme serta peningkatan prestasi santri pada tingkat nasional.

Selanjutnya, panitia dan Kemenag RI akan berkoordinasi intensif dengan Pemerintah Provinsi serta Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Timur.

“Pihaknya yakin  dukungan dan sinergi kuat antara pemerintah pusat dan daerah mampu memberikan dampak positif bagi penguatan karakter santri, pengembangan potensi kepemimpinan serta peningkatan peran pesantren dalam membangun sumber daya manusia Indonesia.

Baca Juga:
Kopi Jadi Komoditas Unggulan Agroforestri di Jatim, Gubernur Khofifah Pastikan Produk Dihasilkan Beri Nilai Lebih Besar Bagi Masyarakat

“Semoga sinergi yang terjalin dapat menghadirkan pelaksanaan PPSN yang berkualitas, inspiratif dan memberikan manfaat bagi generasi santri di seluruh Nusantara,” tuturnya. (*)

Baca Juga:
Gubernur Khofifah Borong Dua Penghargaan Top Regional Leader Award 2026