Jalan Rabat Beton di Kedungturi Jombang Rusak Meski Baru Dibangun, DPMD Akan Turun Lokasi

Jurnalis: Syaiful Arif
Editor: Mustopa

15 Jan 2026 14:01

Thumbnail Jalan Rabat Beton di Kedungturi Jombang Rusak Meski Baru Dibangun, DPMD Akan Turun Lokasi
Jalan rabat beton di Dusun Turi, Desa Kedungturi Kecamatan Gudo Jombang mengalami kerusakan meski baru selesai dikerjakan beberapa bulan menggunakan anggaran Dana Desa Rp 103 juta. (Foto: Syaiful Arif/Ketik.com)

KETIK, JOMBANG Jalan rabat beton di Dusun Turi, Desa Kedungturi, Kecamatan Gudo, Kabupaten Jombang, dilaporkan mengalami kerusakan meski baru beberapa bulan selesai dikerjakan.

Kerusakan terlihat pada lapisan permukaan jalan yang tidak merekat sempurna, sehingga kerikil mudah terlepas dan berserakan.

Pantauan di lapangan menunjukkan, kondisi tersebut terjadi di sejumlah titik hampir sepanjang ruas jalan. Kerikil yang terlepas membuat permukaan jalan menjadi kasar dan dinilai berpotensi membahayakan pengguna jalan, terutama pengendara sepeda motor.

Salah satu warga Dusun Turi, Misri (65), mengatakan kerusakan sudah terlihat sejak awal setelah proses pengecoran selesai. Ia mengaku rutin membersihkan kerikil demi keselamatan warga yang melintas.

Baca Juga:
Pembangunan Tower Ilegal di Sumobito Jombang Dihentikan Petugas Satpol PP, Ini Penyebabnya

“Kalau saya menyapu, kondisi rabatnya prul-prul, tidak merekat sempurna. Setiap hari bisa dapat satu serok kerikil. Kalau tidak dibersihkan, kasihan warga dan pengendara motor,” ujar Misri, Senin, 12 Januari 2026.

Menurutnya, hampir seluruh ruas jalan dari gapura hingga arah barat musala mengalami kondisi serupa. Warga lain, Fat, juga menilai mutu pengerjaan jalan perlu dievaluasi karena kerusakan terjadi dalam waktu singkat.

Proyek rabat beton tersebut dibangun menggunakan anggaran Dana Desa sebesar Rp103 juta. Jalan memiliki panjang sekitar 160 meter, lebar 3 meter, dan ketebalan 12 sentimeter. Pelaksana kegiatan adalah Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Desa Kedungturi.

Menanggapi laporan tersebut, Kepala Bidang Pembangunan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Jombang, Evy Setyorini, menyatakan pihaknya belum mengetahui kondisi riil di lapangan dan akan melakukan pengecekan langsung.

Baca Juga:
Kanopi Pasar Ploso Jombang Ambruk, Dugaan Markup dan Permainan Spek Menguat

“Kami belum tahu kondisinya seperti apa. Harus ke lokasi dulu untuk melakukan pengecekan, kemudian melihat tindakan lanjutnya seperti apa,” kata Evy.

Ia menambahkan, DPMD Jombang akan berkoordinasi dengan pihak kecamatan sebelum menjadwalkan peninjauan ke desa.

“Nanti kita akan koordinasi dengan pihak kecamatan dan kita jadwalkan turun ke desa atau lokasi,” ujarnya, Kamis, 15 Januari 2026.

Warga berharap pemerintah desa dan instansi terkait segera melakukan evaluasi serta perbaikan. Jalan tersebut merupakan akses penting bagi aktivitas harian masyarakat Dusun Turi. 

Selain mengganggu kenyamanan, kerusakan infrastruktur dalam waktu singkat juga memunculkan pertanyaan soal mutu pengerjaan proyek desa yang bersumber dari dana publik.

Hingga berita ini ditulis, Kepala Desa Kedungturi, Sugito, belum dapat dikonfirmasi. Menurut keterangan staf desa, yang bersangkutan sedang mengikuti rapat Koperasi Desa Merah Putih di Jombang.

“Pak Kades rapat di Jombang, tidak ada di kantor,” ujar salah seorang staf desa, Senin, 12 Januari 2026.(*)

Baca Sebelumnya

Sambut Libur Isra Miraj, KAI Daop 8 Surabaya Siapkan 55 Perjalanan KA dan 23 Ribu Kursi Per Hari

Baca Selanjutnya

Investor Lirik Proyek Ducting, Kota Malang Bersiap Bebas Kabel Semrawut

Tags:

dana desa jombang rabat beton rusak jalan rabat beton berita jombang DPMD Jombang kedungturi jombang proyek dana desa

Berita lainnya oleh Syaiful Arif

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

13 April 2026 13:31

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

MBG di Jombang Belum Merata, Zulhas Ungkap Baru 15 Persen Sekolah Berbasis Agama Terlayani

10 April 2026 14:25

MBG di Jombang Belum Merata, Zulhas Ungkap Baru 15 Persen Sekolah Berbasis Agama Terlayani

Kronologi Kecelakaan Truk Muat Paket Seruduk Truk Pasir di Tol Jombang, Dua Meninggal

10 April 2026 10:53

Kronologi Kecelakaan Truk Muat Paket Seruduk Truk Pasir di Tol Jombang, Dua Meninggal

Penghentian Pembangunan Pabrik Ayam di Jombang, DPRD Nilai Ketaatan Perizinan Perusahaan Lemah

9 April 2026 07:20

Penghentian Pembangunan Pabrik Ayam di Jombang, DPRD Nilai Ketaatan Perizinan Perusahaan Lemah

Izin Belum Lengkap, Pabrik Pemotongan Ayam di Jombang Disetop Satpol PP

6 April 2026 14:21

Izin Belum Lengkap, Pabrik Pemotongan Ayam di Jombang Disetop Satpol PP

7 Nama Muncul dalam Muscab PKB Jombang 2026, Uji Kompetensi Jadi Penentu Kepemimpinan Partai

5 April 2026 14:37

7 Nama Muncul dalam Muscab PKB Jombang 2026, Uji Kompetensi Jadi Penentu Kepemimpinan Partai

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar