KETIK, BREBES – Kebahagiaan dirasakan puluhan kepala keluarga di wilayah perbatasan Desa Jubang, Kecamatan Bulakamba, dan Desa Slatri, Kecamatan Larangan. Setelah puluhan tahun akrab dengan kondisi jalan poros yang rusak, berlubang, dan becek seperti kubangan lumpur saat musim hujan, kini mereka bisa bernapas lega.

Jalan penghubung utama tersebut akhirnya selesai dibangun dan kondisinya mulus. Apresiasi, rasa syukur, dan kebahagiaan pun disampaikan warga setempat.

Jalan poros tersebut merupakan urat nadi perekonomian warga, akses pendidikan bagi anak-anak sekolah, sekaligus jalur utama menuju fasilitas kesehatan bagi masyarakat di kedua desa.

Nurul Iksan (40), salah seorang warga Slatri yang telah tinggal di area perbatasan tersebut selama lebih dari 30 tahun, mengungkapkan rasa harunya.

"Dulu kalau musim hujan, jangankan mobil, motor saja sering terperosok karena becek dan lumpurnya dalam. Puluhan tahun kami mengeluhkan hal ini. Alhamdulillah, sekarang jalannya sudah mulus dan bersih. Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendengar dan merealisasikan aspirasi kami, terutama kepada Bupati Brebes dan Dewan Heri Pasaribu yang menampung dan merealiasi keinginan warga," ujarnya dengan sumringah, Jumat (2/10/2026) di lokasi.

Baca Juga:
Pemkab Brebes Salurkan Bantuan Irigasi Perpompaan untuk Antisipasi Kekeringan Lahan Pertanian

Perubahan tersebut langsung dirasakan warga. Setiap sore, anak-anak bahkan memanfaatkan jalan yang telah dibangun untuk bermain sepeda. Selain itu, ongkos angkut hasil pertanian warga kini lebih murah karena kendaraan logistik dapat melintas tanpa hambatan.

Senada disampaikan Ade Elma, warga RT 01/RW 01, Desa Jubang, Kecamatan Bulakamba. Ia mengatakan jalan tersebut sebelumnya telah puluhan tahun dalam kondisi rusak dan belum mendapat perbaikan hingga dijuluki jalan "Dalbo".

"Sebelum diperbaiki, jalan tersebut belum diaspal dan terdiri dari tanah serta kerikil. Jalan itu menjadi berlumpur saat hujan dan banyak terdapat batu-batu yang longgar kenapa juga disehut jalan "Dalbo" atau jalan bodol," ujar Elma.

Menurut dia, jalan tersebut diduga terabaikan karena berada di wilayah perbatasan antarkecamatan. Setelah mendapat perbaikan, Elma mengaku mengapresiasi Heri Pasaribu yang turut memperjuangkan pembangunan jalan tersebut untuk kepentingan warga.

Baca Juga:
Bertahun-tahun Rusak Parah, Warga Siandong di Brebes Apresiasi Pembangunan Jalan Rigit Beton Mulus

"Kami mengungkapkan rasa terima kasih dan penghargaan yang mendalam kepada Heri Pasaribu dan Ibu Bupati atas pembangunan jalan ini, sekarang kami bisa menikmati jalan mulus didepan rumah kami," ujar Elma.

Diketahui, jalan yang dibangun merupakan jalan poros yang menghubungkan Desa Slatri dan Desa Jubang, dua desa yang berada di kecamatan berbeda. Sementara itu, Hery Pasaribu merupakan anggota DPRD dari daerah pemilihan (Dapil) Larangan.

Pembangunan jalan tersebut menggunakan dana APBD Kabupaten Brebes dengan anggaran sekitar Rp434 juta. Jalan dibangun menggunakan konstruksi rigid beton.