Jalan Desa Taman di Bondowoso Rusak Akibat Truk ODOL, Warga Minta Pemerintah Bertindak

Jurnalis: Haryono
Editor: Gumilang

6 Okt 2025 15:33

Thumbnail Jalan Desa Taman di Bondowoso Rusak Akibat Truk ODOL, Warga Minta Pemerintah Bertindak
Teks: Truk bermuatan lebih yang melintasi daerah jalan Desa Taman Kecamatan Grujugan Bondowoso (Foto: Haryono/Ketik)

KETIK, BONDOWOSO – Warga Desa Taman, Kecamatan Grujugan, Kabupaten Bondowoso, kembali mengeluhkan kondisi jalan desa yang rusak parah akibat sering dilalui truk bermuatan lebih (Over Dimension Over Load/ODOL). Mereka khawatir, jalan yang baru diperbaiki itu tak bertahan lama jika dilewati kendaraan berat setiap hari.

Menurut warga, truk-truk tersebut diperkirakan mengangkut muatan lebih dari 25 ton, jauh melebihi kapasitas maksimal jalan kelas II yang hanya diperuntukkan bagi kendaraan berbobot hingga 8 ton.

Kepala Desa Taman, Adi Son Haji, membenarkan adanya keluhan dari masyarakat terkait hal itu. Ia mengatakan, sejumlah warga telah datang langsung untuk menyampaikan kekhawatiran mereka terhadap kerusakan jalan akibat aktivitas truk besar.

“Sudah banyak warga yang mengadu. Mereka bilang, truk-truk bermuatan berat itu lewat setiap hari. Padahal jalan ini belum lama diperbaiki. Warga berharap pemerintah segera menindaklanjuti sebelum kerusakan makin parah,” ujarnya, Senin, 6 Oktober 2025.

Baca Juga:
Jalan Desa Terancam Rusak, Warga Taman Minta Pemkab Bondowoso Tindak Tegas Truk Bermuatan Berat

Adi menduga truk ODOL tersebut berasal dari salah satu pabrik beras di Desa Tegal Mijin, yang lokasinya berdekatan dengan wilayahnya. Ia menilai, pengusaha seharusnya memperhatikan kapasitas jalan dan tidak memaksakan kendaraan dengan beban besar melintas di jalur desa.

“Kalau mau ditimbang, pasti beratnya lebih dari delapan ton. Kami tidak melarang usaha berjalan, tapi harus sesuai aturan. Kalau dibiarkan, warga yang rugi karena jalan cepat rusak,” tegasnya.

Ia menambahkan, pihak desa berencana berkoordinasi dengan pihak kecamatan serta dinas terkait untuk mencari solusi, termasuk kemungkinan pembatasan tonase atau pengaturan rute bagi truk bermuatan besar.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BSBK) Bondowoso, Ansori, membenarkan bahwa jalan di Desa Taman merupakan jalan kabupaten kelas II yang hanya mampu menahan beban maksimal 8 ton.

Baca Juga:
Anggaran DBHCHT Dinas BSBK Bondowoso Diprioritaskan untuk Jalan ke Sentra Tembakau

“Itu termasuk jalan kolektor dengan batas tonase delapan ton. Kalau dilewati kendaraan melebihi kapasitas, ya pasti cepat rusak,” jelasnya.

Ansori juga menegaskan bahwa pihaknya bersama Bupati Bondowoso, KH Abdul Hamid Wahid, terus mengimbau masyarakat dan pelaku usaha agar patuh terhadap aturan batas muatan kendaraan demi menjaga kualitas infrastruktur.

“Kesadaran semua pihak sangat dibutuhkan. Jalan dibangun dengan anggaran besar, tapi kalau tidak dijaga bersama, cepat rusak dan masyarakat sendiri yang akan terdampak,” pungkasnya. (*)

Baca Sebelumnya

Satgas MBG Sampang Tegaskan Komitmen Jaga Kualitas Makanan untuk Anak Penerima Manfaat

Baca Selanjutnya

Terjangan Angin Kencang di Bogor, 33 Rumah dan Fasilitas Pendidikan Rusak

Tags:

Desa Taman Grujugan Kecamatan Grujugan Jalan Rusak Akibat Truk Muatan Lebih Dinas BSBK BONDOWOSO

Berita lainnya oleh Haryono

Banjir Wonoboyo Jadi Alarm, Pemkab Bondowoso Bangun Sistem Penanganan Bencana Terintegrasi

13 April 2026 20:33

Banjir Wonoboyo Jadi Alarm, Pemkab Bondowoso Bangun Sistem Penanganan Bencana Terintegrasi

Terobosan Akademik UIN KHAS Jember, Praktisi Hukum Kini Bisa Raih Sarjana lewat Jalur RPL

13 April 2026 14:20

Terobosan Akademik UIN KHAS Jember, Praktisi Hukum Kini Bisa Raih Sarjana lewat Jalur RPL

Cegah Kelangkaan LPG 3 Kg, Polres Bondowoso Perketat Pengawasan Distribusi

13 April 2026 14:04

Cegah Kelangkaan LPG 3 Kg, Polres Bondowoso Perketat Pengawasan Distribusi

Duka Berbuah Perlindungan, Santunan Rp42 Juta Selamatkan Keluarga Buruh Tani di Bondowoso

11 April 2026 17:57

Duka Berbuah Perlindungan, Santunan Rp42 Juta Selamatkan Keluarga Buruh Tani di Bondowoso

WFH Resmi Berlaku di Bondowoso, Bupati Abdul Hamid Wahid Tekan Biaya dan Genjot Digitalisasi

9 April 2026 19:02

WFH Resmi Berlaku di Bondowoso, Bupati Abdul Hamid Wahid Tekan Biaya dan Genjot Digitalisasi

Dari Vonis ke Eksekusi, Aparat Bondowoso Tuntaskan Perkara Lewat Pemusnahan Barang Bukti

8 April 2026 22:31

Dari Vonis ke Eksekusi, Aparat Bondowoso Tuntaskan Perkara Lewat Pemusnahan Barang Bukti

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar