KETIK, MALANG – Mahasiswa Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIB) Universitas Brawijaya (UB) menebar 10.000 benih ikan wader di sungai Desa Pandanajeng, Tumpang, Kabupaten Malang. Kegiatan tersebut dinilai menjadi upaya untuk menjaga keberlanjutan ikan lokal.

Penebaran benih ikan wader dilakukan dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat, melibatkan masyarakat dan pemerintah setempat. Dosen Pembimbing, Zulkisam Pramudia menjelaskan Sungai Amprong dan Sungai Puthuk dipilih menjadi lokasi sebab kondisi perairan yang relatif bersih dan terawat.

"Kegiatan tersebut untuk meningkatkan populasi ikan di perairan desa serta mendorong keterlibatan masyarakat dalam menjaga ekosistem sungai secara berkelanjutan," ujarnya, Selasa, 25 Agustus 2026.

Kedua sungai juga dinilai masih memiliki keanekaragaman ikan yang cukup beragam. Dengan menebarkan benih ikan wader diharapkan dapat menjaga keseimbangan ekosistem sungai di wilayah tersebut.

Kepala Desa Pandanajeng, Muhammad Edy Mansyur menjelaskan kegiatan yang dilakukan tersebut tak hanya berdampak pada peningkatan populasi ikan di sungai. Namun juga menumbuhkan kesadaran masyarakat bahwa penting untuk menjaga sungai.

Baca Juga:
UB Lepas 1.300 Tukik Bersama Pemkab Trenggalek, Bantu Konservasi Penyu di Pantai Taman Kili-Kili

Pelestarian ekosistem tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau masyarakat, tetapi membutuhkan kolaborasi seluruh pihak. Upaya tersebut diharapkan dapat terus berkembang menjadi gerakan bersama yang memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat Desa Pandanajeng.

“Kami sangat mendukung kegiatan ini. Harapannya, penebaran benih dapat membantu perkembangbiakan ikan agar lebih merata dan pada akhirnya dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Pandanajeng. Namun yang paling penting, masyarakat juga perlu bersama-sama menjaga sungai agar tetap bersih dan lestari,” ujarnya.(*)

Baca Juga:
Digitalisasi UMKM Desa Tawang, KKN UB PSDKU Kediri Dampingi 13 Pelaku Usaha Secara Door to Door