Jaga Daya Beli Jelang Nataru, Pemkot Surabaya Gencarkan Pasar Murah

Jurnalis: Husni Habib
Editor: Mustopa

11 Nov 2024 12:27

Thumbnail Jaga Daya Beli Jelang Nataru, Pemkot Surabaya Gencarkan Pasar Murah
Stok bahan pokok di Surabaya terpantau aman jelang Nataru. (Foto: Husni Habib/Ketik.co.id)

KETIK, SURABAYA – Jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menggelar Pasar Murah dan Gerakan Pangan Murah (GPM) di sejumlah wilayah. Langkah ini dilakukan untuk mengendalikan inflasi dan menjaga daya beli masyarakat.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, dan Perdangangan (Dikopdag) Surabaya, Dewi Soeriyawati mengatakan, untuk menyediakan sejumlah bahan pokok murah, pihaknya bekerja sama dengan sejumlah distributor lokal.

"Kami menjual komoditas di bawah harga pasar, antara lain, beras, gula, minyak, telur ayam, daging ayam, olahan daging sapi, cabe merah, cabe rawit, bawang merah dan bawang putih," kata Dewi, Minggu 10 November 2024.

Lebih lanjut, per Oktober sampai 8 November 2024, Pemkot Surabaya telah melaksanakan Pasar Murah sebanyak 18 kali dan Gerakan Pangan Murah sebanyak dua kali.

Baca Juga:
Rusunami Gen Z Segera Dibangun, Pemkot Surabaya Siapkan Lahan di Rungkut dan Tambak Wedi

Pihaknya selalu melakukan pemantauan harga dan stok bahan pokok secara berkala di pasar-pasar utama, distributor, serta toko swalayan.

"Kami juga melibatkan produsen minyak goreng. Setiap bulannya, antara 52.800 hingga 61.800 liter minyak goreng disalurkan ke 9 hingga 17 pasar tradisional di Surabaya," tambahnya.

Pemkot Surabaya juga membentuk kios-kios Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) di 18 pasar di Surabaya. Kios tersebut sebagai sarana pengendalian harga dan pemenuhan bahan pokok dengan harga wajar.

“Kios TPID ini sebagai sarana pengendalian harga dan pemenuhan bahan pokok dengan harga wajar,” paparnya.

Baca Juga:
Ramah di Kantong Emak-Emak! Ini Daftar Harga Bahan Pokok di Pasar Murah ala Gubernur Khofifah

Selain itu, untuk mengurangi ketergantungan terhadap pasokan pangan dari luar daerah, Pemkot Surabaya mendorong kegiatan tanam untuk peningkatan produksi lokal. Komoditas yang ditanam antara lain padi, bawang merah serta cabai.

Kegiatan tanam ini juga berguna untuk menjaga stok bahan pokok di wilayah Kota Surabaya, sehingga stabilitas harga tetap terjaga dan dapat dijangkau masyarakat.

“Langkah ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan barang kebutuhan pokok dengan lebih terjangkau dan harga murah kepada masyarakat," pungkasnya.(*)

Baca Sebelumnya

BUMN PTSI Buka Loker Beragam Posisi, Buruan Cek!

Baca Selanjutnya

Jelang Natal dan Tahun Baru, Gerakan Pangan Murah Kembali Digelar di Kota Malang

Tags:

Nataru GPM Pasar Murah bahan pokok Inflasi Daya Beli Pemkot Surabaya

Berita lainnya oleh Husni Habib

Kolaborasi SMAN 19 Surabaya dan BKKBN Jatim Edukasi Siswa Soal Kesehatan Mental

29 Juli 2025 11:08

Kolaborasi SMAN 19 Surabaya dan BKKBN Jatim Edukasi Siswa Soal Kesehatan Mental

Awas Screen Time Berlebihan dapat Mengganggu Tumbuh Kembang Anak

28 Juli 2025 20:20

Awas Screen Time Berlebihan dapat Mengganggu Tumbuh Kembang Anak

Laviere Bar & Lounge Tampilkan Eksplorasi Rasa Berkelas Lewat Bar Takeover Spesial

25 Juli 2025 22:00

Laviere Bar & Lounge Tampilkan Eksplorasi Rasa Berkelas Lewat Bar Takeover Spesial

Kumpul Kenyang di Favehotel Rungkut, Makan Enak Bareng Keluarga dengan Beragam Menu Favorit

25 Juli 2025 13:48

Kumpul Kenyang di Favehotel Rungkut, Makan Enak Bareng Keluarga dengan Beragam Menu Favorit

Pelindo Tambah X-Ray di Terminal GSN, Tingkatkan Keamanan Pelayaran Laut

25 Juli 2025 12:32

Pelindo Tambah X-Ray di Terminal GSN, Tingkatkan Keamanan Pelayaran Laut

ITS Gelar Workshop Gender Action Plan, Dorong Inklusivitas dan Kesetaraan di Kampus

24 Juli 2025 13:36

ITS Gelar Workshop Gender Action Plan, Dorong Inklusivitas dan Kesetaraan di Kampus

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar