KETIK, JAKARTA – Babak 32 besar hari kedua menjadi salah satu hari paling panas di Piala Dunia 2026 kali ini. Pasalnya, pada Selasa, 30 Juni 2026 ini, menghadirkan tiga pertandingan bergengsi yang mempertemukan tim-tim elite Eropa hingga Asia.

Mereka yakni Timnas Brasil akan berhadapan dengan Timnas Jepang. Lalu Timnas Jerman melawan Timnas Paraguay. Dan Timnas Belanda menghadapi Timnas Maroko.

Timnas Brasil menghadapi Jepang dijadwalkan mulai bertanding pukul 00.00 WIB di Stadion Houston.

Brasil datang dengan status favorit berkat kualitas lini depan yang tajam dan pengalaman panjang di turnamen besar. Namun, performa mereka tetap harus stabil karena lawan yang dihadapi bukan tim sembarangan.

Jepang dikenal sebagai tim dengan disiplin tinggi, organisasi pertahanan kuat, serta transisi cepat yang sering menyulitkan lawan besar.

Apalagi dalam fase gugur kemarin, tim samurai biru tidak pernah terkalahkan. Ditambah mereka juga punya reputasi sebagai tim yang mampu memberikan kejutan di momen penting.

Sementara Timnas Jerman vs Paraguay akan dijadwalkan bertanding pukul 03.00 WIB. Jerman tetap menjadi salah satu kandidat kuat juara, tetapi performa mereka belum sepenuhnya stabil di fase grup. Hal ini membuat laga ini tidak bisa dianggap mudah.

Paraguay datang sebagai underdog dengan gaya bermain keras, rapat, dan mengandalkan serangan balik cepat. Mereka sering menjadi lawan yang menyulitkan tim favorit.

Oleh karena itu, diprediksikan laga ini nanti akan berlangsung sengit dan menjadi laga menarik untuk dilihat. Sebab, siapa yang kalah di fase ini, akan langsung angkat koper ke negaranya masing-masing.

Kemudian pertandingan terakhir mempertemukan Belanda melawan Maroko.
Tim ranking FIFA 8 dunia dengan 7 dunia ini akan bermain mati-matian.

Belanda mengandalkan struktur permainan yang rapi, penguasaan bola, serta efektivitas serangan. Sementara Maroko kembali membawa status kuda hitam dengan pertahanan solid dan semangat kolektif yang kuat.

Pertandingan ini diperkirakan berlangsung seimbang dengan detail kecil seperti bola mati dan kesalahan individu bisa menjadi penentu hasil akhir.

Tiga pertandingan hari ini sama-sama berstatus hidup-mati. Tidak ada ruang untuk eksperimen, dan tim yang lebih siap secara mental akan lebih berpeluang melaju ke babak 16 besar. (*)

Baca Juga:
Giovanni Reyna Jadi Pemain Tercepat di Fase Grup Piala Dunia 2026, Catat Sprint dan Jarak Tempuh Impresif!
Baca Juga:
Hasil Piala Dunia 2026: Gol Dramatis Eustaquio Bawa Kanada Cetak Sejarah Lolos 16 Besar