Jabar Juara Investasi 3 Tahun Berturut-turut

Jurnalis: Akhmad Sugriwa
Editor: Rudi

28 Jan 2023 09:17

Thumbnail Jabar Juara Investasi 3 Tahun Berturut-turut
Gubernur Jabar Ridwan Kamil dalam Rakornas Transisi Penanganan COVID-19 di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta. (Adpim Jabar/Ketik.co.id)

KETIK, BANDUNG – Provinsi Jawa Barat kembali meraih realisasi investasi tertinggi tahun 2022 sekitar Rp 174 triliun. 

Capaian Jabar ini menempati posisi teratas di Indonesia sebagai provinsi dengan realisasi investasi tertinggi selama tiga tahun berturut-turut dari 2020-2022. 

Hal ini dikemukakan Gubernur Jabar Ridwan Kamil dalam Rakornas Transisi Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional di Gedung AA Maramis kantor Kementerian Keuangan, Jakarta.

Foto Gubernur Jabar Ridwan Kamil dalam Rakornas Transisi Penanganan COVID-19 di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta. (Adpim Jabar/Ketik.co.id)Gubernur Jabar Ridwan Kamil dalam Rakornas Transisi Penanganan COVID-19 di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta. (Adpim Jabar/Ketik.co.id)

Baca Juga:
Banten Bidik Investasi Malaysia, Gubernur Andra Soni Terima Kunjungan Ismail Sabri

""Realisasi investasi di Jabar (tahun 2022) masih yang tertinggi (secara nasional) sekitar Rp174 triliun," kata Ridwan Kamil. 

Berdasarkan data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), pada 2020, nilai investasi ke Jabar mencapai Rp 120 triliun atau 14,6 persen dari total realisasi investasi nasional Rp 826,2 triliun. 

Investasi ke Jabar kembali yang tertinggi di tahun 2021 bahkan meningkat dari tahun sebelumnya, yakni sebesar Rp136 triliun (15,1 persen). Nilai ini melampui target yang ditetapkan BKPM, yaitu Rp127 triliun. 

Jabar juara investasi selama tiga tahun berturut-turut merupakan sebuah anomali.  Selama rentang tahun 2020-2022 pandemi COVID-19 memorak-porandakan sendi perekonomian tak terkecuali Indonesia. 

Baca Juga:
Gubernur Khofifah Terima Kunjungan Dubes RRT, Dorong Investasi hingga Energi Bersih di Jatim

Anomali lainnya adalah tingginya upah buruh di Jabar ternyata tak menyurutkan perusahaan baik Penanaman Modal Asing (PMA) maupun Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) untuk berinvestasi di Jabar. 

Kang Emil sapaan akrab Ridwan Kamil mengungkapkan alasan mengapa Jabar selalu jadi primadona para investor. 

Pertama, di mata investor infrastruktur di Jabar paling memadai dibandingkan daerah lainnya di Indonesia. Bahkan sembilan ruas jalan tol kini sedang dibangun di berbagai daerah, termasuk Kereta Cepat Jakarta-Bandung yang direncanakan Juni 2023 mulai beroperasi dan menjadi proyek kereta cepat pertama di Asia Tenggara. 

Belum lagi Pelabuhan Patimban yang masuk dalam wilayah Metropolitan Rebana di utara Jabar. Jika pembangunannya sudah rampung 100 persen, Patimban akan menjadi pelabuhan terbesar di Indonesia. 

Alasan kedua, Sumber Daya Manusia (SDM) Jabar dinilai investor paling produktif se-Indonesia. Para pengusaha mengaku tak rugi membayar upah mahal karena sebanding dengan produktivitas yang dihasilkan. 

Faktor berikutnya yang menjadi pertimbangan investasi ke Jabar, yaitu mudahnya mengurus perizinan, apalagi ketika daerahnya masuk dalam Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

Selain itu, Kang Emil juga punya cara khusus dalam menggaet investor. Ia menekankan jajarannya agar tidak "jaga warung" melainkan "jemput bola" menawarkan langsung kepada calon investor berbagai kelebihan jika berinvestasi di Jabar. 

Ia juga menuturkan, dengan nilai realisasi investasi tertinggi ini, Jabar memberikan andil besar bagi pertumbuhan ekonomi nasional. Pada kuartal IV tahun 2022, ekonomi Jabar tumbuh di angka 5,7 persen. 

Realisasi investasi ini pun berbanding lurus dengan serapan tenaga kerja karena di mana ada investasi di situ ada pertumbuhan serta pengurangan pengangguran. 

"Per hari ini pengangguran terbuka sudah turun karena di mana ada investasi di situ ada pertumbuhan serta pengurangan pengangguran," ucap Kang Emil. 

Bahkan penurunan kemiskinan di Indonesia paling banyak di tahun 2022 adalah Jabar. Badan Pusat Statistik (BPS) merilis lima provinsi dengan penurunan orang miskin terbanyak. 

Peringkat pertama adalah Jabar (17,36 ribu), DKI Jakarta (7,11 ribu), Lampung (6,82 ribu), Sumatera Utara (6,1 ribu), Bengkulu (4,3 ribu). Jabar juga tidak masuk dalam provinsi dengan jumlah orang miskin terbanyak yang dirilis BPS per September 2022 .

"Ini menunjukkan bahwa ekonomi Jabar di hari ini sudah hampir setara dengan sebelum COVID-19 bahkan ada anomali yang kami kira investasi turun, tapi malah meningkat pesat. Tahun 2023 ini kita akan masuk dalam tahap normalisasi," tandas Ridwan Kamil.(*)
 

Baca Sebelumnya

28 Pemoge Malaysia Datangi Pagaralam, Media Promosi Pariwisata Pagaralam

Baca Selanjutnya

Akhir Pekan Wall Street Terpantau Suram

Tags:

JAWA BARAT jabar GUBERNUR JABAR RIDWAN KAMIL investasi

Berita lainnya oleh Akhmad Sugriwa

Tak Ingin Bebani Neneknya dengan Sekolah, Sandra Jadi Anak Angkat Polresta Bandung

31 Januari 2025 19:49

Tak Ingin Bebani Neneknya dengan Sekolah, Sandra Jadi Anak Angkat Polresta Bandung

Jalan Panjang Menuju Rakyat Sejahtera Harus Diupayakan

2 Januari 2025 19:00

Jalan Panjang Menuju Rakyat Sejahtera Harus Diupayakan

Ketua PCNU Kabupaten Bandung KH Asep Jamaludin  Wafat, Bupati Bandung Sangat Kehilangan

23 November 2023 13:30

Ketua PCNU Kabupaten Bandung KH Asep Jamaludin  Wafat, Bupati Bandung Sangat Kehilangan

Jalan Sehat Harlah ke-25 PKB, Cucun Ahmad Syamsurijal: Pemilu Hak Konstitusi Warga

7 Oktober 2023 09:29

Jalan Sehat Harlah ke-25 PKB, Cucun Ahmad Syamsurijal: Pemilu Hak Konstitusi Warga

Bupati Bandung Launching Buku Karya Tulisnya: Pancasila dan Kewarganegaraan

7 Agustus 2023 08:59

Bupati Bandung Launching Buku Karya Tulisnya: Pancasila dan Kewarganegaraan

Ini Harapan Bupati Bandung kepada Polri di Hari Bhayangkara ke-77

1 Juli 2023 05:11

Ini Harapan Bupati Bandung kepada Polri di Hari Bhayangkara ke-77

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar