Isu Perda Pembatasan Toko Modern Disorot Mantan Ketua DPRD Cilacap Fran Lukman, Berdampak ke Ekonomi Daerah

Jurnalis: Nani Ekowati
Editor: Rahmat Rifadin

8 Jan 2026 20:00

Thumbnail Isu Perda Pembatasan Toko Modern Disorot Mantan Ketua DPRD Cilacap Fran Lukman, Berdampak ke Ekonomi Daerah
Toko modern di Cilacap akan dibatasi, jarak 1000 meter ke toko modern lainnya, (Foto: Nani Eko/Ketik.com)

KETIK, CILACAP – Beredarnya isu akan munculnya rancangan peraturan daerah (Perda) tentang pembatasan pendirian toko modern di Kabupaten Cilacap menuai sorotan sejumlah tokoh. Salah satunya datang dari mantan Ketua DPRD Cilacap tiga Periode, Fran Lukman. Ia menyampaikan keprihatinannya terhadap rencana aturan tersebut apabila benar-benar diterapkan.

Fran Lukman, yang juga dikenal sebagai mantan pengusaha ternama ini menilai kebijakan pembatasan jarak pendirian toko modern hingga 1.000 meter serta pembatasan jam operasional dari pukul 10.00 hingga 22.00 WIB berpotensi membawa dampak serius bagi pertumbuhan ekonomi daerah.

“Kalau isu yang beredar benar akan ditetapkan, terus terang saya prihatin dan merasa miris. Saya tahu betul apa yang akan terjadi dengan perekonomian Cilacap,” ungkap Fran Lukman, Kamis 8 Januari 2026.

Menurut Fran, Cilacap memiliki karakter geografis dan ekonomi yang berbeda dengan daerah lain. Ia menyebut Cilacap sebagai wilayah yang secara akses tergolong “kota buntu”, sehingga membutuhkan dorongan investasi dan aktivitas perdagangan yang sehat agar tidak semakin tertinggal.

Baca Juga:
PKBM Annisa Cilacap Gelar TKA Gratis, Ijazah Kesetaraan Bisa untuk Daftar TNI dan Polri hingga Perguruan Tinggi

“Cilacap ini bukan kota transit. Kalau ruang gerak perdagangan justru dibatasi, saya khawatir Cilacap akan semakin tertinggal dibandingkan daerah lain,” katanya.

Pria yang juga dikenal sebagai begawan politik ini menilai, pembatasan yang terlalu ketat justru berpotensi menekan geliat ekonomi, termasuk kesempatan kerja dan daya tarik investasi. Ia menegaskan, keberadaan toko modern seharusnya diatur secara proporsional tanpa mematikan iklim usaha secara keseluruhan.

Fran yang kini berusia 75 tahun mengaku hanya bisa menyampaikan pandangan dan keprihatinan sebagai bagian dari tanggung jawab moral kepada masyarakat.

“Usia saya sudah 75 tahun. Apa yang bisa saya lakukan sekarang hanya menyampaikan kegelisahan, mengingatkan. Saya sedih kalau sampai kebijakan ini justru membuat hidup masyarakat Cilacap semakin sulit,” bebernya.

Baca Juga:
Wujud Komitmen PDIP Cilacap Peduli, Gelar Pengobatan dan Pemberian Makan Gratis

Ia bahkan menyampaikan kritik keras apabila gagasan tersebut benar-benar disetujui oleh para wakil rakyat. Menurutnya, dukungan terhadap kebijakan yang berpotensi merugikan masyarakat dapat menjadi cermin kegagalan dalam memahami aspirasi publik.

“Kalau anggota dewan sampai menyetujui gagasan itu, saya menyimpulkan rakyat telah salah memilih wakilnya. Begitu pula kalau kepala daerah mendukungnya,” pungkas Fran.

Fran mengingatkan pernyataan Presiden pertama RI Soekarno tentang bahaya penindasan oleh bangsa sendiri. “Mengusir penjajah itu mudah, tapi yang sulit adalah menjaga agar rakyat tidak dijajah oleh bangsanya sendiri,” tuturnya.

Fran berharap para penggagas kebijakan tersebut dapat memberikan contoh daerah yang mampu tumbuh maju dan sejahtera dengan penerapan pembatasan perdagangan yang ketat, sehingga kebijakan yang dirancang benar-benar memiliki dasar empiris dan manfaat nyata bagi masyarakat.

"Setiap kebijakan yang diambil benar-benar didasarkan pada kajian matang dan berpihak pada kesejahteraan masyarakat Cilacap secara luas," ucapnya.

Sementara itu, terkait dengan beredarnya isu pembentukan rancangan perda pembatasan toko jarak toko moderan tersebut, belum ada keterangan resmi dari DPRD Cilacap maupun Pemkab Cilacap. (*)

Baca Sebelumnya

Mencermati Venezuela, Melawan Imperialisme Global Gentayangan

Baca Selanjutnya

Isi Kajian Senja Al-Yasmin, Prof Ali Aziz Bahas Empat Spirit Mengelola Waktu

Tags:

Cilacap Toko Modern DPRD Cilacap Fran Lukman

Berita lainnya oleh Nani Ekowati

PKBM Annisa Cilacap Gelar TKA Gratis, Ijazah Kesetaraan Bisa untuk Daftar TNI dan Polri hingga Perguruan Tinggi

12 April 2026 22:29

PKBM Annisa Cilacap Gelar TKA Gratis, Ijazah Kesetaraan Bisa untuk Daftar TNI dan Polri hingga Perguruan Tinggi

Incar Kursi Ketua DPRD, 65 Persen Pengurus Golkar Cilacap dari Generasi Muda

11 April 2026 23:56

Incar Kursi Ketua DPRD, 65 Persen Pengurus Golkar Cilacap dari Generasi Muda

Wujud Komitmen PDIP Cilacap Peduli, Gelar Pengobatan dan Pemberian Makan Gratis

11 April 2026 08:49

Wujud Komitmen PDIP Cilacap Peduli, Gelar Pengobatan dan Pemberian Makan Gratis

KPU Usulkan Tambah Jumlah Dapil di Cilacap untuk Pemilu 2029

8 April 2026 20:08

KPU Usulkan Tambah Jumlah Dapil di Cilacap untuk Pemilu 2029

Wakil Ketua DPRD Cilacap Suyatno Desak Pemilik Rita Pasaraya Bertanggung Jawab kepada Korban Kebakaran

4 April 2026 21:22

Wakil Ketua DPRD Cilacap Suyatno Desak Pemilik Rita Pasaraya Bertanggung Jawab kepada Korban Kebakaran

Solusi Pemangkasan Dana Transfer ke Cilacap, Sindy Syakir: Tarik Investor Bukan Menaikkan Pajak Warga

4 April 2026 06:40

Solusi Pemangkasan Dana Transfer ke Cilacap, Sindy Syakir: Tarik Investor Bukan Menaikkan Pajak Warga

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar