Ironi Pelabuhan Kluwut, Penyumbang Rp10 Miliar ke Negara tapi Terabaikan Bertahun-Tahun

Jurnalis: Makroni
Editor: Fisca Tanjung

14 Okt 2025 18:51

Thumbnail Ironi Pelabuhan Kluwut, Penyumbang Rp10 Miliar ke Negara tapi Terabaikan Bertahun-Tahun
Musthika Panca (kanan) Petugas Kesyahbandaran dan PNBP Pascaproduksi Pelabuhan Kluwut (Foto: Makroni/ketik.com)

KETIK, BREBES – Pelabuhan Kluwut yang berlokasi di Desa Kluwut, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes, dikenal sebagai pelabuhan tertua kedua di Pulau Jawa. Namun, di balik sejarah panjangnya, pelabuhan ini masih menghadapi persoalan serius dalam hal tata kelola.

Pasalnya, pelabuhan yang turut menjadi penyumbang besar Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) dengan nilai sekitar Rp10 miliar per tahun itu, justru berada dalam kondisi yang memprihatinkan.

Infrastruktur yang rusak, jalan becek, dan berlubang dibiarkan tanpa perbaikan berarti selama puluhan tahun.

Salah satu nelayan setempat, H. Basir, menuturkan bahwa kondisi pelabuhan sudah lama tak mendapatkan perhatian pemerintah. Akibatnya, para nelayan terpaksa melakukan perbaikan secara swadaya.

Baca Juga:
Respons Kabar Viral, Pemkab Brebes Terjunkan Tim Cek Warga yang Tinggal di Area Pemakaman Limbangan

“Kondisi infrastruktur sudah tidak layak, becek dan berlubang. Puluhan tahun tak ada perhatian pemerintah. Kami para nelayan akhirnya berinisiatif memperbaiki jalan secara swadaya,” ujar Basir, Selasa, 14 Oktober 2025.

Ia juga menyayangkan minimnya perhatian pemerintah, padahal pelabuhan ini berkontribusi besar terhadap penerimaan negara.

“Usulan sudah sering kami sampaikan, tapi belum ada realisasi. Padahal PNBP dari pelabuhan ini mencapai miliaran rupiah setiap tahun,” lanjutnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Brebes, Zuhdan Fanani, mengungkapkan bahwa kewenangan pengelolaan pelabuhan berada di bawah Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI melalui Kesyahbandaran Perikanan Pelabuhan Kluwut.

Baca Juga:
Pemkab Brebes Usulkan KUD Wanasari Jadi Piloting Hub Koperasi Merah Putih

“Kami sudah menyampaikan kondisi tersebut, namun hingga kini belum ada tindak lanjut. Kawasan pelabuhan masih dalam proses identifikasi aset,” jelas Zuhdan.

“Kami juga telah mengajukan proposal bantuan ke DKP Provinsi Jawa Tengah, namun belum ada realisasi,” tambahnya.

Hal senada disampaikan Petugas Syahbandar Pelabuhan Kluwut, Musthika Panca.

Ia menjelaskan bahwa pihaknya sudah berkoordinasi dengan Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pekalongan, namun masih terkendala status kewenangan wilayah.

“Kami sering menyampaikan aspirasi nelayan terkait kebutuhan infrastruktur, tetapi masih terkendala masalah kewenangan kawasan,” ujar Musthika Panca.

“Dari pimpinan provinsi juga menyampaikan hal serupa, bahwa status kawasan belum jelas kewenangannya. Kami hanya pelaksana di lapangan, tapi akan terus berkomunikasi dengan pimpinan kami di Pekalongan,” lanjutnya.

Kondisi ini memperlihatkan bahwa ketidakjelasan kewenangan pengelolaan menjadi penghambat utama dalam pembangunan Pelabuhan Kluwut.

Padahal, dengan potensi ekonomi dan kontribusi besar terhadap PNBP, pelabuhan ini semestinya mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat maupun daerah.

Baca Sebelumnya

Lecehkan Kiai dan Pesantren, Wabup Malang Serukan Boikot Trans7

Baca Selanjutnya

Dorong UMKM Binaannya Terampil Bermedsos, Medco Energi Sampang Gelar Pelatihan Digital Marketing

Tags:

Brebes Pelabuhan Kluwut PNBP Nelayan Brebes DKP Brebes KKPRI Berita Brebes Infrastruktur Pelabuhan Bulakamba

Berita lainnya oleh Makroni

Respons Kabar Viral, Pemkab Brebes Terjunkan Tim Cek Warga yang Tinggal di Area Pemakaman Limbangan

15 April 2026 11:28

Respons Kabar Viral, Pemkab Brebes Terjunkan Tim Cek Warga yang Tinggal di Area Pemakaman Limbangan

Pemkab Brebes Usulkan KUD Wanasari Jadi Piloting Hub Koperasi Merah Putih

14 April 2026 19:11

Pemkab Brebes Usulkan KUD Wanasari Jadi Piloting Hub Koperasi Merah Putih

KBIH Brebes Keluhkan 21 Jemaah Haji Dipisah Jadi Dua Rombongan, Kemenhaj Janji Koordinasi ke Kanwil

14 April 2026 19:05

KBIH Brebes Keluhkan 21 Jemaah Haji Dipisah Jadi Dua Rombongan, Kemenhaj Janji Koordinasi ke Kanwil

Jawa Tengah Siapkan 3 Aglomerasi Pengolahan Sampah, Brebes Diantaranya

14 April 2026 09:40

Jawa Tengah Siapkan 3 Aglomerasi Pengolahan Sampah, Brebes Diantaranya

Bupati Brebes Tekankan Rotasi Jabatan Bukan Hukuman, Minta Jangan Ada Lagi Salah Surat-menyurat

13 April 2026 14:05

Bupati Brebes Tekankan Rotasi Jabatan Bukan Hukuman, Minta Jangan Ada Lagi Salah Surat-menyurat

3.966 Warga Brebes Terdiagnosis Gangguan Jiwa, 33 Pasien Terpaksa Dipasung

13 April 2026 11:28

3.966 Warga Brebes Terdiagnosis Gangguan Jiwa, 33 Pasien Terpaksa Dipasung

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H