Ini Kata Bupati Situbondo Soal Keterlambatan Pembayaran Gaji Karyawan Eks Prusda Pasir Putih

Jurnalis: Heru Hartanto
Editor: Rahmat Rifadin

23 Mei 2025 09:28

Thumbnail Ini Kata Bupati Situbondo Soal Keterlambatan Pembayaran Gaji Karyawan Eks Prusda Pasir Putih
Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo ketika diwawancarai sejumlah wartawan terkait keterlambatan pembayaran gaji karyawan Pasir Putih, Kamis 22 Mei 2025. (Foto: Heru Hartanto/Ketik.co.id)

KETIK, SITUBONDO – Terkait dengan terlambatnya pembayaran gaji 68 karyawan eks Perusahaan Daerah (Perusda) Pasir Putih, Pemerintah Daerah Kabupaten Situbondo dalam waktu dekat ini siap membayarkan keterlambatan pembayaran gaji satu bulan tersebut.

Hal tersebut disampaikan Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo usai memimpin rapat penggeseran anggaran untuk pembangunan Insfrastruktur jalan di pedesaan yang berlangsung di Room Intelligence Pemkab Situbondo tadi malam, Kamis 22 Mei 2025.

“Persolan keterlambatan pembayaran gaji karyawan eks Prusda Pasir Putih selama satu bulan pasti kita selesaikan, kasihan mereka. Hampir setiap hari kita koordinasi untuk menyelesaikan persolan tersebut,” ujar Bupati Situbondo yang akrab disapa Mas Rio.

Lebih lanjut, Mas Rio mengatakan, keputusan pembayaran gaji bagi karyawan eks Prusda Pasir Putih tersebut akan diambil dalam waktu dekat. “Saya minta kepada dinasnya paling cepat Hari Senin dibayarkan, karena kita sudah punya keputusan untuk membayar mereka,” tegas Mas Rio.

Baca Juga:
Festival Bonsai Nusantara Situbondo Bangkit, Diikuti Ratusan Koleksi dari Berbagai Daerah

Tak hanya itu yang disampaikan Mas Rio, namun dia menjelaskan bahwa keterlambatan dalam pembayaran gaji kepada karyawan eks Prusda Pasir Putih tersebut bukan disengaja, tapi berpotensi menjadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sebab bertentangan dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003.

“Apabila kita tidak berhati-hati dalam memberikan gaji tersebut, maka berbenturan dengan UU Nomor 20 Tahun 2003, dan kita pasti menjadi temuan BPK RI. Tapi, apa pun yang terjadi kita harus membayar gaji mereka,” tegas Mas Rio.

Bahkan, sambung Mas Rio, gaji mereka dari Januari, Februari, dan Maret itu sudah pasti menjadi temuan BPK. Namun demikian, Pemkab Situbondo tetap mengutamakan kesejahteraan para pekerja dan siap menerima konsekuensi administratif demi memenuhi hak-hak karyawan tersebut.

“Langkah terburuk pembayaran gaji karyawan eks Prusda Pasir Putih itu, yakni adanya temuan BPK. Tapi mau gimana lagi, mereka karyawan eks Prusda Pasir Putih harus di bayarkan. Toh Pemkab Situbondo juga mendapat penerimaan keuangan dari pengelolaan Wisata Pasir Putih tersebut,” tegas Mas Rio.

Baca Juga:
Gaji 4 Bulan Belum Cair, Perangkat Desa Kayu Putih Situbondo Akhirnya Kembali Buka Pelayanan

Terkait dengan solusi jangka panjang karyawan Wisata Pantai Pasir Putih, sambung Mas Rio, ada dua skema yang sedang dikaji, diantaranya sistem outsourcing dan pembentukan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Akan tetapi, prosesnya membutuhkan waktu yang cukup panjang.

“Jika menggunakan skema outsourcing, maka akan ada kendala. Sebab, skema outsourcing Itu hanya untuk tenaga kebersihan, sopir, dan penjaga malam. Lalu bagaimana dengan manajerialnya? Maka butuh juga diselesaikan. Atau solusi kedua yakni mendirikan BLUD, seperti Wisata Madang Maning di Daerah Purwokerto, Jawa Tengah,” kata Mas Rio. (*)

Baca Sebelumnya

Tabung Uang Hasil Jual Cengkih, Nenek 89 Tahun Asal Bali Akhirnya Berangkat Haji

Baca Selanjutnya

Lepas Jemaah Calon Haji Kota Langsa, Pj Sekda: Jaga Kesehatan dan Semoga Mabrur

Tags:

Ini Kata Bupati Situbondo soal Keterlambatan bayar gaji karyawan pasir putih situbondo Mas Rio

Berita lainnya oleh Heru Hartanto

Tingkatkan Kemajuan UMKM, Forkopimcam Asembagus Dukung Penuh Kegiatan CFD

13 April 2026 09:00

Tingkatkan Kemajuan UMKM, Forkopimcam Asembagus Dukung Penuh Kegiatan CFD

Dikukuhkan, Pemuda Katolik Banyuwangi Siap Perkuat Toleransi dan Kebangsaan

12 April 2026 13:00

Dikukuhkan, Pemuda Katolik Banyuwangi Siap Perkuat Toleransi dan Kebangsaan

Kalapas Banyuwangi I Wayan Nurasta Wibawa Dimutasi ke Tenggarong, Siap Perkuat Kinerja Pemasyarakatan

12 April 2026 10:40

Kalapas Banyuwangi I Wayan Nurasta Wibawa Dimutasi ke Tenggarong, Siap Perkuat Kinerja Pemasyarakatan

Pemkab Situbondo Gelar Sarasehan Bersama Kepala BKN RI

10 April 2026 19:38

Pemkab Situbondo Gelar Sarasehan Bersama Kepala BKN RI

Kepala BKN Dorong Penguatan ASN di Situbondo, Dukung Program “Naik Kelas”

10 April 2026 14:02

Kepala BKN Dorong Penguatan ASN di Situbondo, Dukung Program “Naik Kelas”

Gaji 4 Bulan Belum Cair, Perangkat Desa Kayu Putih Situbondo Akhirnya Kembali Buka Pelayanan

10 April 2026 13:51

Gaji 4 Bulan Belum Cair, Perangkat Desa Kayu Putih Situbondo Akhirnya Kembali Buka Pelayanan

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar