KETIK, TUBAN – Owner benih jagung Bhayangkara, Eko Widiastopo, berkesempatan dialog langsung dengan Presiden Prabowo Subianto saat meninjau stan pameran acara panen raya kuartal II tahun 2026 di Kabupaten Tuban, Sabtu, 16 Mei 2026.
Eko, Dirut PT Widji Nusantara Makmur (Winmar) mengaku bangga bisa berdialog langsung meskipun waktu cukup singkat dan terbatas. RI 1 saat itu didampingi oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit, Mentan Amran Sulaiman, Wamentan Sudaryono para menteri dan pejabat tinggi lainnya.
"Tadi beliau bertanya apa saja keunggulan dari dari benih Bhayangkara ini. Saya sampaikan pertama dan paling utama adalah adaptif pada perubahan cuaca dan iklim. Kedua, tahan kekeringan dan performa tanaman kokoh. Ketiga tahan hama dan penyakit," kata Eko.
Selanjutnya, RI 1 bertanya terkait potensi atau hasil benih ini. Eko menerangkan, hasilnya bisa mencapai 12,1 ton per hektare tipil kering dengan kadar air 15 persen.
"Kalau rata-rata 10,5 ton per hektare. Dan beliau mengapresiasi 'bagus ini kalau sampai 10 ton bagus ini'," kata Eko menirukan pujian Prabowo.
Baca Juga:
Momen Kocak di Tuban: Presiden Prabowo Sapa Gubernur Khofifah dan Bupati Aditya Halindra Jadi "Aditya Gerindra"Keunggulan yang ketika, dijelaskan Eko kepada RI 1, yakni produk dalam negeri dan karya anak bangsa. Hal ini juga dipuji oleh Prabowo.
"Bagus," singkat Prabowo.
Eko juga ditanya oleh Menteri Pertanian Amran Sulaiman yang saat itu mendampingi Prabowo. Amran bertanya terkait stok dan tawaran kolaborasi dengan program Kementerian Pertanian.
"Untuk stok saat ini 420 ton. Sedangkan untuk konsep kolaborasi, kami siap dan kami langsung digandeng," pungkasnya. (*)