Ingin Tingkatkan SDM Petani, Ikama Gelar Pelatihan Pertanian Terpadu 1005

Jurnalis: Ismail Hasyim
Editor: Mustopa

16 Jul 2024 13:03

Thumbnail Ingin Tingkatkan SDM Petani, Ikama Gelar Pelatihan Pertanian Terpadu 1005
Suasana pelatihan pertanian terpadu 1005 di Kantor Ikama. (16/07/2024) (Foto.Ismail Hs/Ketik.co.id)

KETIK, BANGKALAN – Ikatan Keluarga Madura (IKAMA) menggelar Pelatihan Pertanian Terpadu dan Berkelanjutan (Integrated Farming). 

Pelatihan yang bertajuk 1005 tersebut berlangsung di Kantor Ikama Desa Jukong Kecamatan Labang Bangkalan.

Ketua umum Ikama H. Muhammad Rawi menyampaikan, kegiatan ini bagian dari implementasi program ekonomi kerakyatan Ikama, yang bertujuan memberikan pengetahuan tentang ilmu pertanian pada masyarakat petani.

"Hasil dari pelatihan ini diharapkan bisa memberikan pengetahuan baru bagi para petani, sehingga mereka dapat mengelola lahan pertanian berdasarkan ilmu," jelasnya, Selasa (16/07/2024).
 
Pria yang akrab di panggil Aba Rawi tersebut mengatakan, pelatihan yang akan dilaksanakan selama dua hari ini, tidak hanya fokus pada sisi pertanian, melainkan sektor peternakan dan perikanan.

Baca Juga:
Hadapi Kemarau Ekstrem, Gubernur Khofifah Ingatkan Kalaksa BPBD se-Jatim Siap Siaga

Kegiatan Ini berbanding lurus dengan krakter masyarakat Madura yang gemar bertani dan beternak, khususnya sapi.

"Orang Madura ini kan senangnya pelihara sapi, bahkan kadang-kadang saking senangnya melihara sapi sampai tidur di kandang sapinya, istrinya kelupaan tidur sendirian di rumah," kelakar Aba Rawi.

Khairul Bahri Priyono sebagai instruktur dan aplikator pelatihan pertanian terpadu 1005, menjelaskan, pertanian terpadu merupakan sistem pertanian yang menggabungkan beberapa aspek pertanian seperti peternakan, perikanan, dan pertanian dalam satu wilayah dengan meniru pola siklus hidup alami. 

Pertanian terpadu merupakan suatu sistem pemanfaatan sumber daya lokal untuk melaksanakan kegiatan pertanian di mana seluruh hasil pertanian baik organik maupun limbah dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin. 

Baca Juga:
Petani Harap Tenang! Potensi El Nino Diprediksi Tak Ganggu Lahan Pertanian di Kota Malang

"Pertanian terpadu bisa dilakukan oleh siapa saja, asalkan punya modal awal dan modal dasar. Lima modal awal yang harus dimiliki yaitu perubahan sikap konsumtif ke produktif, harus paham apa yang diinginkan, keterampilan dalam menangani masalah, manajemen, dan sarana," urainya.

Kegiatan pelatihan pertanian terpadu 1005 ini dilaksanakan selama dua hari pada 16 dan 17 Juli 2024. Hari pertama fokus pada pemaparan materi, sementara hari kedua praktek lapangan.

"Ini pelatihan dasar, tujuan kita ingin mengubah pola pikir petani yang selama ini masih tradisional menuju pemikiran yang lebih maju, misalnya dengan sistem pertanian tepadu 1005, seribu meter tanah, bisa mendatangkan income lima juta setiap bulan," tandasnya.(*)

Baca Sebelumnya

Proses Coklit Pemilih di Jawa Timur Capai 99,3 Persen

Baca Selanjutnya

Kejari Bondowoso Tetapkan Kadis Aktif dan 2 Rekanan Sebagai Tersangka Dugaan Korupsi

Tags:

Pelatihan Pertanian terpadu 1005 Ikama Ikatan Keluarga Madura

Berita lainnya oleh Ismail Hasyim

Usai Klarifikasi di KPK, Haji Her Disambut Antusias Warga di Blega

12 April 2026 14:03

Usai Klarifikasi di KPK, Haji Her Disambut Antusias Warga di Blega

Dugaan Korupsi BUMD Bangkalan Disorot, LSM Kritik Keras Kinerja Kejaksaan

10 April 2026 08:02

Dugaan Korupsi BUMD Bangkalan Disorot, LSM Kritik Keras Kinerja Kejaksaan

Tak Perlu Antre Lama, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Madura Sebut Klaim Bisa Lewat Antrean Online

8 April 2026 17:33

Tak Perlu Antre Lama, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Madura Sebut Klaim Bisa Lewat Antrean Online

Cukup Bayar Rp75.600 per 9 Bulan, Pekerja Informal Bisa Nikmati Perlindungan Penuh Jamsostek

7 April 2026 14:23

Cukup Bayar Rp75.600 per 9 Bulan, Pekerja Informal Bisa Nikmati Perlindungan Penuh Jamsostek

Ulama Se-Madura Raya Usulkan Muktamar NU Ke- 35 di Demangan Bangkalan

6 April 2026 22:25

Ulama Se-Madura Raya Usulkan Muktamar NU Ke- 35 di Demangan Bangkalan

Saksi IF Dinilai Tak Memberatkan 3 Terdakwa Dugaan Penyimpangan Aset BUMD Bangkalan, Ini Penjelasan Kuasa Hukum

6 April 2026 15:31

Saksi IF Dinilai Tak Memberatkan 3 Terdakwa Dugaan Penyimpangan Aset BUMD Bangkalan, Ini Penjelasan Kuasa Hukum

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar