Inflasi Kabupaten Bandung Terbaik Ketiga se-Jawa Barat

Jurnalis: Iwa AS
Editor: Akhmad Sugriwa

4 Jan 2025 07:50

Thumbnail Inflasi Kabupaten Bandung Terbaik Ketiga se-Jawa Barat
Grafis inflasi daerah Jawa Barat. (Foto: BPS)

KETIK, BANDUNG – Kabupaten Bandung menjadi daerah yang dapat mengendalikan laju inflasi terbaik se-Jawa Barat sepanjang Desember 2024 lalu. Data dari Sensus Ekonomi 2024 menunjukkan inflasi month-to-month (m-t-m) Kabupaten Bandung pada Desember 2024 tercatat hanya sebesar 0,20%.

Keberhasilan ini juga menjadikan Kabupaten Bandung terbaik ketiga se-Jawa Barat dalam pengendalian inflasi sepanjang tahun 2024. 

Hal ini menunjukkan keberhasilan Kabupaten Bandung di bawah kepemimpinan Bupati Dadang Supriatna dalam menekan laju inflasi setiap tahunnya selama ia menjabat 3,5 tahun. Sebab di tengah tantangan ekonomi yang dihadapi Indonesia pada tahun 2024, Kabupaten Bandung berhasil mencatatkan prestasi luar biasa dalam pengendalian inflasi. 

"Data dari Sensus Ekonomi 2024 menunjukkan inflasi month-to-month (m-t-m) Kabupaten Bandung pada Desember 2024 tercatat hanya sebesar 0,20%," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bandung Bambang Pamungkas, Jumat (3/1/2025).

Baca Juga:
Masih Dibutuhkan, Bupati Bandung Minta ke Presiden Aktifkan Lagi Satgas Citarum Harum

Menurut Bambang, angka ini jauh lebih rendah dibandingkan rata-rata Provinsi Jawa Barat yang berada di angka 0,35%, dan bahkan lebih baik dibandingkan inflasi nasional sebesar 0,44%.

Lebih dari sekadar angka, capaian ini merupakan wujud nyata dari keberhasilan strategi ekonomi inklusif yang diterapkan oleh Bupati Bandung. 

"Dalam mengelola dinamika harga kebutuhan pokok dan mencegah lonjakan inflasi, langkah-langkah kebijakan yang inovatif dan berbasis data terbukti efektif," kata Bambang.

Analisis Data Inflasi Kabupaten Bandung

Baca Juga:
Bupati Bandung Pastikan Penanganan Banjir Berjalan Optimal, BNPB Segera Tinjau Titik Rawan

1. Inflasi Month-to-Month (m-t-m): Dengan inflasi hanya 0,20%, Kabupaten Bandung menunjukkan keberhasilan signifikan dalam menjaga stabilitas harga selama bulan Desember 024. Angka ini menjadi yang terendah dibandingkan kabupaten/kota lainnya di Jawa Barat.

2. Inflasi Year-to-Date (y-t-d): Secara kumulatif, inflasi y-t-d Kabupaten Bandung tercatat sebesar 1,46%, menunjukkan kemampuan pemerintah daerah untuk menjaga inflasi tetap terkendali sepanjang tahun.

3. Inflasi Year-on-Year (y-o-y): Pada skala tahunan, inflasi Kabupaten Bandung tetap berada di tingkat yang rendah, yaitu 1,46%, memperkuat posisi kabupaten ini sebagai salah satu daerah dengan kinerja ekonomi terbaik di Jawa Barat.

Perbandingan dengan Daerah Lain

Ketika dibandingkan dengan daerah lain di Jawa Barat, seperti Kabupaten Sukabumi yang mencatat inflasi m-t-m sebesar 0,84% dan inflasi y-t-d serta y-o-y sebesar 2,59%, capaian Kabupaten Bandung jelas jauh lebih baik. 

"Hal ini mencerminkan efektivitas kebijakan ekonomi daerah yang diterapkan secara konsisten oleh pemerintah Kabupaten Bandung," kata Bambang Pamungkas.

Di sisi lain, tukas Bambang, beberapa kabupaten/kota seperti Kabupaten Subang juga menunjukkan inflasi yang rendah pada tingkat y-t-d dan y-o-y sebesar 0,93%, namun inflasi m-t-m Subang mencapai 0,54%, lebih dari dua kali lipat inflasi Kabupaten Bandung. 

"Hal ini menggarisbawahi keberhasilan Kabupaten Bandung dalam menjaga stabilitas harga di akhir tahun, terutama pada momen yang biasanya diwarnai oleh kenaikan harga akibat lonjakan permintaan," tandas Bambang.

Strategi Kebijakan yang Berhasil

Capaian ini tidak datang begitu saja, melainkan hasil dari sejumlah kebijakan strategis yang diterapkan Bupati Bandung, antara lain:

1. Pengendalian Harga Kebutuhan Pokok: Pemerintah daerah aktif memonitor harga kebutuhan pokok di pasar tradisional dan modern, sekaligus memastikan pasokan barang tetap stabil melalui sinergi dengan distributor dan pelaku usaha.

2. Program Ketahanan Pangan: Melalui program ketahanan pangan berbasis lokal, Kabupaten Bandung memastikan ketersediaan bahan pangan pokok seperti beras, sayur, dan daging, sehingga tekanan inflasi akibat kelangkaan barang dapat diminimalkan.

3. Sinergi dengan Pelaku Usaha dan Komunitas: Dalam menciptakan stabilitas ekonomi, kolaborasi erat antara pemerintah daerah dengan pelaku usaha dan komunitas lokal menjadi faktor kunci. Penyediaan subsidi harga dan bantuan logistik juga menjadi bagian penting dari strategi ini.

Pengaruh Terhadap Masyarakat

Keberhasilan ini memberikan dampak nyata terhadap masyarakat Kabupaten Bandung. Dengan inflasi yang terkendali, daya beli masyarakat tetap terjaga, terutama pada kelompok menengah ke bawah. Harga kebutuhan pokok yang stabil juga memberikan rasa aman bagi masyarakat dalam menghadapi kondisi ekonomi yang tidak menentu di tingkat nasional.

Kabupaten Bandung sebagai Teladan Nasional

Prestasi Kabupaten Bandung dalam menekan inflasi hingga mencapai tingkat yang terendah di Jawa Barat menunjukkan bahwa kebijakan ekonomi yang inklusif, terukur, dan berbasis data dapat memberikan hasil nyata bagi masyarakat. 

"Di saat rata-rata inflasi nasional masih berada di angka 0,44%, Kabupaten Bandung mampu menjadi contoh bagaimana pengelolaan ekonomi daerah yang baik dapat menciptakan kestabilan dan kesejahteraan," kata Bambang.

Keberhasilan ini tentu tidak lepas dari kepemimpinan visioner Bupati Bandung, yang tidak hanya memahami kompleksitas ekonomi, tetapi juga mampu menerjemahkannya menjadi kebijakan yang berpihak kepada rakyat.

Kabupaten Bandung kini tidak hanya menjadi teladan di tingkat provinsi, tetapi juga menjadi inspirasi bagi daerah lain di Indonesia untuk mengelola inflasi secara efektif demi kesejahteraan masyarakat.(*)

Baca Sebelumnya

Belum Pulih dari Cedera, Bintang Tuan Rumah Lee Zi Jia Mundur dari Malaysia Open 2025

Baca Selanjutnya

Loyalitas Tanpa Batas, PDI Perjuangan Kabupaten Bandung Gelar Aksi Cap Jempol Darah

Tags:

BPS SENSUS EKONOMI Inflasi BUPATI BANDUNG DADANG SUPRIATNA KAB BANDUNG

Berita lainnya oleh Iwa AS

Masih Dibutuhkan, Bupati Bandung Minta ke Presiden Aktifkan Lagi Satgas Citarum Harum

16 April 2026 00:23

Masih Dibutuhkan, Bupati Bandung Minta ke Presiden Aktifkan Lagi Satgas Citarum Harum

Bupati Bandung Pastikan Penanganan Banjir Berjalan Optimal, BNPB Segera Tinjau Titik Rawan

15 April 2026 20:50

Bupati Bandung Pastikan Penanganan Banjir Berjalan Optimal, BNPB Segera Tinjau Titik Rawan

Kasus Dirut PT BDS Jadi Tersangka, DPRD Kabupaten Bandung Soroti Lemahnya Pengawasan BUMD

15 April 2026 15:39

Kasus Dirut PT BDS Jadi Tersangka, DPRD Kabupaten Bandung Soroti Lemahnya Pengawasan BUMD

Dugaan Korupsi Rp128,5 Miliar di BUMD Kabupaten Bandung, Dirut PT BDS Ditahan Kejari

14 April 2026 17:44

Dugaan Korupsi Rp128,5 Miliar di BUMD Kabupaten Bandung, Dirut PT BDS Ditahan Kejari

Produksi Sampah 1.800 Ton per Hari, Waka DPRD Kabupaten Bandung Hailuki Dorong Terobosan Besar dan Kemitraan Swasta

14 April 2026 10:40

Produksi Sampah 1.800 Ton per Hari, Waka DPRD Kabupaten Bandung Hailuki Dorong Terobosan Besar dan Kemitraan Swasta

Bupati Bandung Sampaikan Keluhan Warga Soal SLIK, Menteri PKP Langsung Beri Solusi KUR Perumahan

14 April 2026 00:48

Bupati Bandung Sampaikan Keluhan Warga Soal SLIK, Menteri PKP Langsung Beri Solusi KUR Perumahan

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H