Indeks Risiko Bencana Kabupaten Bandung Capai 117,13 Poin, Penyusunan Klaster Logistik Jadi Langkah Strategis

Jurnalis: Iwa AS
Editor: Akhmad Sugriwa

22 Mei 2025 22:27

Thumbnail Indeks Risiko Bencana Kabupaten Bandung Capai 117,13 Poin, Penyusunan Klaster Logistik Jadi Langkah Strategis
Peresmian Pembentukan dan Penyusunan Klaster Logistik Penanggulangan Bencana BPB Kab Bandung, Kamis (22/5/25).(Foto: Iwa/Ketik.co.id)

KETIK, BANDUNG – Badan Penangguhan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung menggelar Sosialisasi Pembentukan dan Penyusunan Klaster Logistik Penanggulangan Bencana, Kamis (22/5/2025).

Penyusunan Klaster Logistik yang diresmikan Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb ini merupakan bentuk komitmen bersama dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana, sesuai Undang-undang Nomor 24 tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana. 

"Klaster Logistik ini menekankan prioritas upaya penanggulangan bencana, baik pra-bencana, saat bencana,  saat tanggap darurat ataupun pada saat pasca-bencana sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari pembangunan berkelanjutan," kata Wabup Ali Syakieb

Menurut wabup, Kabupaten Bandung menjadi daerah dengan beragam potensi bencana, seperti banjir, tanah longsor, angin kencang, gempa bumi dan lainnya.

Baca Juga:
Hadapi Kemarau Ekstrem, Gubernur Khofifah Ingatkan Kalaksa BPBD se-Jatim Siap Siaga

"Inilah pentingnya bagi kita semua untuk bersiap siaga melakukan mitigasi bencana yang disebabkan oleh faktor hidrometeorologi, juga penanganan bencana secara cepat dalam mengatasi kendala logistik dan memperlancar pasokan dan distribusi kebutuhan, bagi warga yang terdampak bencana," tandas Ali Syakieb.

Ali menambahkan, pengalaman penanggulangan bencana sebelumnya menunjukan, koordinasi manajemen logistik yang efektif, efisien, tepat waktu dan terkoordinasi merupakan kunci keberhasilan dalam memberikan bantuan kepada korban bencana.

"Apalagi berdasarkan data dari BNPB, seluruh kecamatan di Kabupaten Bandung merupakan wilayah rawan bencana. Dengan Indeks Risiko Bencana (IRB) tahun 2024 sebesar 117,13 poin dan nilai Indeks Ketahanan Daerah 0,68 poin," ujarnya.

Maka, kata Ali, pembentukan klaster logistik penanggulangan bencana tingkat Kabupaten Bandung dipandang sebagai langkah strategis untuk meningkatkan koordinasi pengelolaan logistik dalam setiap penanggulangan bencana. Mulai dari kesiapsiagaan, tanggap darurat hingga pemulihan.

Baca Juga:
Akhirnya Tak Lagi Sewa Gudang, Gedung Baru BPBD Jatim Tingkatkan Kualitas Tata Kelola Logistik

"Pembentukan klaster logistik penanggulangan bencana bukan hanya sekedar struktur organisasi. Namun merupakan bentuk nyata dari kolaborasi multi pihak antara pemerintah, dunia usaha, masyarakat, serta mitra kemanusiaan dalam memastikan ketersediaan dan distribusi bantuan secara efektif dan efisien saat terjadinya bencana," papar Ali.

Ia menyatakan kegiatan ini menjadi langkah awal yang strategis untuk menyatukan persepsi,  memperkuat koordinasi serta menyusun langkah-langkah konkret dalam pembentukan klaster logistik di Kabupaten Bandung.

"Harapannya dapat menghasilkan rumusan yang implementatif dan mampu mempercepat kesiapsiagaan daerah Kabupaten Bandung dalam menghadapi situasi darurat," ucapnya.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bandung Uka Suska Puji Utama mengatakan, pembentukan dan penyusunan klaster logistik penanggulangan bencana Kabupaten Bandung ini merupakan salah satu realisasi Program 100 Hari Kerja Bupati dan Wakil Bupati Bandung dari tiga program prioritas BPBD Kabupaten Bandung. 

"Selain Klaster Logistik, dua program lainnya yaitu  pembentukan Destana (Desa Tangguh Bencana) yang sudah terealisasi. Termasuk program penyerahan bantuan kepada masyarakat yang terdampak gempa bumi di Kertasari Kabupaten Bandung, juga sudah terealisasi," sebut Uka.

Uka Suska menerangkan, pembentukan dan penyusunan klaster logistik penanggulangan bencana ini akan menjadi wadah yang efektif untuk mengkoordinasikan dan mengintegrasikan upaya penanggulangan bencana di Kabupaten Bandung. 

"Dengan adanya klaster ini, kita dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam penanganan bencana, serta meminimalkan dampak negatif," jelas Uka.(*)
 

Baca Sebelumnya

Polisi Bekuk Pelaku Perampasan di Homestay Pantai Ungapan Kabupaten Malang

Baca Selanjutnya

Pemkab Sleman Raih Penghargaan ANRI Award 2025

Tags:

Bencana bpbd kluter logistik ogistik PEMKAB BANDUNG bpbd kab bandung

Berita lainnya oleh Iwa AS

Bupati Bandung Sampaikan Keluhan Warga Soal SLIK, Menteri PKP Langsung Beri Solusi KUR Perumahan

14 April 2026 00:48

Bupati Bandung Sampaikan Keluhan Warga Soal SLIK, Menteri PKP Langsung Beri Solusi KUR Perumahan

Respons Cepat Bupati Bandung, Pastikan Warga Terdampak Banjir dan Puting Beliung Segera Dibantu

13 April 2026 18:18

Respons Cepat Bupati Bandung, Pastikan Warga Terdampak Banjir dan Puting Beliung Segera Dibantu

Farhan Apresiasi Bakat Penyandang Autisme, Ajak Warga Lebih Inklusif

13 April 2026 15:52

Farhan Apresiasi Bakat Penyandang Autisme, Ajak Warga Lebih Inklusif

Bupati Bandung Gercep  Perbaiki Enam Rumah Rusak Berat Akibat Angin Kencang Bojongsoang

11 April 2026 19:56

Bupati Bandung Gercep Perbaiki Enam Rumah Rusak Berat Akibat Angin Kencang Bojongsoang

Bupati Bandung Instruksikan Kecamatan Margahayu Tangani Persoalan Banjir Secara Pentahelix

11 April 2026 15:15

Bupati Bandung Instruksikan Kecamatan Margahayu Tangani Persoalan Banjir Secara Pentahelix

Pastikan Hak Buruh Terpenuhi, Bupati Bandung Perintahkan Disnaker Sidak Perusahaan

10 April 2026 21:15

Pastikan Hak Buruh Terpenuhi, Bupati Bandung Perintahkan Disnaker Sidak Perusahaan

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar