IMF Minta Hilirisasi Dihentikan, Jokowi Kirim Luhut ke AS untuk Jelaskan Langsung

Jurnalis: Ias Abdullah
Editor: M. Rifat

30 Jun 2023 01:42

Thumbnail IMF Minta Hilirisasi Dihentikan, Jokowi Kirim Luhut ke AS untuk Jelaskan Langsung
Jokowi meninjau proyek smelter Freeport di Gresik. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

KETIK, JAKARTA – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Koordiantor Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marinves) buka suara perihal statement Dana Moneter Internasional (International Monetary Fund/IMF) terkait permintaan penghapusan proyek hilirisasi Indonesia.

Proyek hilirisasi menjadi program andalan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi). Di program ini komoditas pertambangan menjadi satu-satunya cara untuk Indonesia meningkatkan nilai tambah dari hasil pertambangan.

Hilirisasi juga menjadi cara Indonesia melompat menjadi negara maju. Karena kelak, dengan hilirisasi Indonesia tak hanya mengekspor barang mentah melainkan barang jadi seperti baterai kendaraan listrik yang saat ini dibutuhkan dunia.

Dilansir dari CNBC, menjawab IMF, Juru Bicara Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Jodi Mahardi mengatakan Indonesia sebagai bangsa berdaulat dan berkembang ingin memperkuat hilirisasi untuk meningkatkan nilai tambah.

Baca Juga:
Pemerintah Buka Investasi AS di Sektor Mineral Kritis, Tetap Prioritaskan Hilirisasi

"Kami merasa berterima kasih atas perspektif yang telah disampaikan oleh IMF. Sebagai bangsa yang berdaulat dan sedang berkembang, pandangan kami terhadap masa depan adalah untuk memperkuat peran kita dalam proses hilirisasi, yang merujuk kepada peningkatan nilai tambah produk kami, bukan hanya sebagai pengekspor bahan mentah," kata Jodi dalam keterangan resmi, dikutip Jumat (30/6/2023)

Langkah hilirisasi disebut selaras dengan amanat Undang-Undang (UU) 1945 pasal 33 ayat (3), yang menegaskan bahwa bumi, air, dan kekayaan alam adalah anugerah Tuhan Yang Maha Esa untuk keberlanjutan dan kemakmuran rakyat.

Terkait hal ini, Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan disebut bakal bertolak Amerika Serikat (AS) untuk bertemu Managing Director IMF Kristalina Georgieva guna menjelaskan visi Indonesia lebih detail terkait hilirisasi.

"Menko Luhut berencana bertemu dengan Managing Director IMF untuk menjelaskan visi kami ini dengan lebih detail. Ini adalah kesempatan bagi kita untuk menjalin dialog yang konstruktif dan berbagi tujuan kita dalam menciptakan Indonesia yang lebih berkelanjutan, adil, dan sejahtera," pungkas Jodi.

Baca Juga:
Maluku Utara Jadi Episentrum Hilirisasi, Masuk Penyumbang Investasi Terbesar Nasional 2025

Sebelumnya IMF meminta kepada pemerintah Indonesia untuk mempertimbangkan penghapusan secara bertahap kebijakan larangan ekspor nikel dan tidak memperluasnya untuk komoditas lain.

Hal itu disampaikan IMF dalam Paparan yang diungkapkan di Article IV Consultation. IMF menilai kebijakan hilirisasi perlu mempertimbangkan masalah analisa biaya dan manfaat. IMF mengingatkan agar kebijakan hilirisasi menimbulkan rambatan negatif bagi negara lain.

"Biaya fiskal dalam hal penerimaan (negara) tahunan yang hilang saat ini tampak kecil dan ini harus dipantau sebagai bagian dari penilaian biaya-manfaat ini," kata IMF dalam laporannya, dikutip Selasa (27/6/2023).(*)

Baca Sebelumnya

Si Jago Merah Lahap Beberapa Rumah Warga di Desa Kawasi Halmahera Selatan

Baca Selanjutnya

BKI Surveyor BUMN Buka Lowongan, Lulusan Perkapalan Merapat Bosku!

Tags:

Hilirisasi smelter IMF Luhut

Berita lainnya oleh Ias Abdullah

Ini Daftar Nama dan Profil 11 Panelis di Debat Capres Pertama

12 Desember 2023 01:04

Ini Daftar Nama dan Profil 11 Panelis di Debat Capres Pertama

Malam Ini Debat Capres Pertama Digelar, Ini Tema yang Dibahas

12 Desember 2023 00:06

Malam Ini Debat Capres Pertama Digelar, Ini Tema yang Dibahas

Kabar Duka, Mantan Kepala BNPB Doni Monardo Meninggal Dunia

3 Desember 2023 13:39

Kabar Duka, Mantan Kepala BNPB Doni Monardo Meninggal Dunia

Masa Kampanye Pilpres Resmi Dimulai, Tiga Pasangan Menyebar di Berbagai Titik

28 November 2023 04:06

Masa Kampanye Pilpres Resmi Dimulai, Tiga Pasangan Menyebar di Berbagai Titik

Sampai Jumpa di Moto2 2024, Mario Aji!

26 November 2023 15:49

Sampai Jumpa di Moto2 2024, Mario Aji!

Terus Bikin Bangga Jawa Timur, Mario Aji Masuk Nominasi DetikJatim Award 2023

26 November 2023 09:47

Terus Bikin Bangga Jawa Timur, Mario Aji Masuk Nominasi DetikJatim Award 2023

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar