Hymne Guru: Lebih dari Sekadar Lagu, Ini Bukti Cinta Abadi untuk Guru Indonesia!

Jurnalis: Adiybah Fawziyyah
Editor: Fisca Tanjung

26 Nov 2025 01:00

Thumbnail Hymne Guru: Lebih dari Sekadar Lagu, Ini Bukti Cinta Abadi untuk Guru Indonesia!
Ilustrasi Chords. (Foto: Pexels)

KETIK, JAKARTA – “Hymne Guru” menjadi lagu wajib nasional Indonesia yang sering dinyanyikan pada momen penting di dunia pendidikan, terutama saat peringatan Hari Guru Nasional. 

Setiap tanggal 25 November, yang juga bertepatan dengan Hari Ulang Tahun PGRI, lagu ini menjadi simbol penghormatan terhadap profesi pendidik di Indonesia.

Lagu ini diciptakan oleh Sartono, seorang mantan guru seni musik honorer di SMP Katolik Santo Bernardus, Madiun, Jawa Timur. 

Pria kelahiran Madiun, 29 Mei 1936 ini belajar musik secara otodidak dan dikenal sebagai satu-satunya guru seni musik di wilayahnya yang mampu membaca not balok pada tahun 1978. 

Baca Juga:
'Gas!' Lagu Milik FSTVLST yang Ajarkan Bangkit dari Keterpurukan, Begini Liriknya!

Dengan keterbatasan alat musik saat itu, ia menciptakan melodi lagu ini hanya dengan bersiul sambil menuliskan notnya.

“Hymne Guru” awalnya dibuat untuk mengikuti sayembara penciptaan lagu Hymne Guru yang diselenggarakan oleh Departemen Pendidikan Nasional (kini Kemendikbudristek) dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional pada awal 1980-an. 

Berkat kontribusinya,Ia memperoleh beberapa hadiah penghargaan dari Kemendikbud pada tahun 2000 dan 2005.

Karya Sartono berhasil memenangkan sayembara tersebut dan kemudian ditetapkan sebagai lagu wajib nasional pada tahun 1987.

Baca Juga:
Italia Gagal Lagi-Gagal Lagi! Bosnia Cetak Sejarah, Dramatis Lolos Piala Dunia 2026

Lagu ini mencurahkan semua ekspresi terima kasih dan penghargaan mendalam dari siswa kepada guru. 

Lirik seperti “Namamu akan selalu hidup dalam sanubariku” dan “Semua baktimu akan kuukir di dalam hatiku, sebagai prasasti terima kasihku” menegaskan bahwa jasa dan pengabdian guru akan dikenang selamanya.

Selain mendidik, guru diibaratkan sebagai penerang yang menghilangkan ketidaktahuan, “embun penyejuk dalam kehausan” yang memberi ilmu pengetahuan, serta pahlawan yang berjuang tanpa senjata melalui pendidikan.

Lirik lama yang berbunyi, “Engkau patriot pahlawan bangsa, tanpa tanda jasa,” kemudian diubah menjadi, “Engkau patriot pahlawan bangsa, pembangun insan cendekia.” 

Perubahan ini disahkan melalui Surat Edaran PGRI Nomor 447/UM/PB/XIX/2007 yang dikeluarkan pada 27 November 2007.

Frasa “tanpa tanda jasa” dinilai beberapa pihak merendahkan martabat profesi guru, sehingga penggantian menjadi “pembangun insan cendekia” dianggap lebih mulia dan mencerminkan peran besar guru dalam mencetak generasi penerus yang cerdas dan berprestasi, sekaligus menegaskan kehormatan tinggi profesi guru.

Baca Sebelumnya

Ditinggal Suami Melaut, Wanita di Pemalang Jalin Asmara Terlarang hingga Berujung Maut

Baca Selanjutnya

Kejaksaan Buleleng Musnahkan 332 Gram Sabu Hasil Penanganan 3 Bulan

Tags:

Hari Guru Nasional Hymne Guru sejarah Lagu

Berita lainnya oleh Adiybah Fawziyyah

KKN-BBK 7 UNAIR Dorong Pengembangan Ekonomi, Lingkungan, dan Digital di Desa Nglanduk

2 Februari 2026 07:34

KKN-BBK 7 UNAIR Dorong Pengembangan Ekonomi, Lingkungan, dan Digital di Desa Nglanduk

Tim BBK 7 Universitas Airlangga Dorong Pemanfaatan Bunga Telang sebagai Produk Bernilai Ekonomi

29 Januari 2026 23:45

Tim BBK 7 Universitas Airlangga Dorong Pemanfaatan Bunga Telang sebagai Produk Bernilai Ekonomi

Bukan Sekadar Simbol Pesta, Inilah Asal-usul dan Makna Mendalam Tradisi Terompet Tahun Baru

1 Januari 2026 13:01

Bukan Sekadar Simbol Pesta, Inilah Asal-usul dan Makna Mendalam Tradisi Terompet Tahun Baru

Dari Bambu Tiongkok hingga Tradisi Tahun Baru Dunia, Evolusi Kembang Api  yang Berakar dari Sejarah

1 Januari 2026 06:00

Dari Bambu Tiongkok hingga Tradisi Tahun Baru Dunia, Evolusi Kembang Api yang Berakar dari Sejarah

Rayakan Tahun Baru Tanpa Keluar Rumah, Ini 10 Ide Kegiatan Bersama Keluarga

31 Desember 2025 11:01

Rayakan Tahun Baru Tanpa Keluar Rumah, Ini 10 Ide Kegiatan Bersama Keluarga

Ide Permainan Seru untuk Rayakan Tahun Baru bareng Teman, Dijamin Ngakak!

31 Desember 2025 07:01

Ide Permainan Seru untuk Rayakan Tahun Baru bareng Teman, Dijamin Ngakak!

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar