KETIK, PALEMBANG – Suasana khidmat menyelimuti halaman Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Selatan, Rabu 2 Agustus 2026, saat seluruh jajaran Adhyaksa memperingati Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia ke-81.
Upacara peringatan tersebut dipimpin langsung Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan, Nurcahyo, J.M., S.H., M.H., selaku Inspektur Upacara. Kegiatan diikuti jajaran Kejati Sumsel dan Kejaksaan Negeri Palembang.
Peringatan tersebut turut dihadiri Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini Wilayah Sumatera Selatan dan Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini Daerah Palembang beserta jajaran pengurus. Hadir pula para jaksa yang dikaryakan serta para purnaja.
Mengusung tema “Mengembalikan Kepercayaan Publik Melalui Penegakan Hukum Berintegritas, Adil dan Humanis”, peringatan HUT ke-81 Kejaksaan RI tidak sekadar menjadi seremoni tahunan. Momentum ini menjadi pengingat bagi seluruh insan Adhyaksa untuk kembali memperkuat komitmen dalam menjaga integritas, profesionalitas, kehormatan institusi, sekaligus menjawab harapan masyarakat terhadap penegakan hukum.
Dalam amanat Jaksa Agung yang disampaikan pada upacara tersebut, ditekankan bahwa kepercayaan publik merupakan fondasi penting bagi keberadaan dan kewibawaan institusi penegak hukum.
Baca Juga:
Hotspot Sumsel Menurun, Satgas Darat Diperkuat untuk Kejar 45 Hektare Titik KebakaranKarena itu, seluruh jajaran Kejaksaan didorong untuk terus menjaga soliditas dan solidaritas, mempertahankan marwah institusi, serta memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan.
Kejaksaan juga dituntut tidak berhenti melakukan pembaruan. Perubahan sosial yang berlangsung cepat, perkembangan teknologi, serta dinamika hukum harus direspons dengan kemampuan beradaptasi dan kepekaan yang semakin kuat.
Setiap insan Adhyaksa diharapkan mampu membaca perubahan yang terjadi di tengah masyarakat, memahami perkembangan hukum dan teknologi, serta mengambil langkah secara cepat, tepat, profesional, dan adaptif.
Baca Juga:
Kolaborasi Ketik dan BPS Sumsel, Perkuat Akses Masyarakat terhadap Informasi StatistikPesan tersebut menjadi semakin penting di tengah tuntutan masyarakat terhadap proses penegakan hukum yang tidak hanya tegas, tetapi juga berkeadilan dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.
Penegakan hukum yang berintegritas, adil, dan humanis menjadi kunci agar Kejaksaan mampu mempertahankan relevansinya sebagai institusi penegak hukum yang responsif sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Bagi jajaran Kejati Sumsel, peringatan Hari Lahir Kejaksaan RI ke-81 menjadi momentum untuk memperkuat kembali semangat pengabdian. Integritas tidak hanya menjadi slogan, tetapi harus tercermin dalam setiap pelaksanaan tugas dan kewenangan.
81 tahun perjalanan Kejaksaan menjadi pengingat bahwa menjaga kepercayaan publik merupakan tanggung jawab bersama.
Dari halaman Kejati Sumsel, semangat itu kembali ditegaskan terus menjaga integritas, menegakkan keadilan, memperkuat profesionalitas, serta memberikan pelayanan hukum terbaik bagi masyarakat dan bangsa Indonesia.(*)