KETIK, GRESIK – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-20 SMAN 1 Kebomas, Gresik, berlangsung meriah pada Selasa, 29 September 2026.
Ribuan siswa sekolah tertuju pada kirab tumpeng raksasa modern berisi jajan kekinian setinggi sekitar tiga meter yang menjadi salah satu puncak kemeriahan perayaan dua dekade sekolah tersebut.
Kirab tumpeng berlangsung setelah rangkaian karnaval dan penampilan sejumlah ekstrakurikuler. Dengan diiringi penampilan tari dan prosesi kirab, tumpeng berukuran raksasa tersebut dibawa menuju lokasi acara untuk mengikuti prosesi rebutan.
Ukuran tumpeng yang mencapai tiga meter membuat suasana perayaan semakin semarak. Tumpeng tersebut dikemas dengan konsep modern, namun tetap mempertahankan makna tradisi sebagai simbol rasa syukur atas perjalanan panjang SMAN 1 Kebomas selama 20 tahun.
Antusiasme warga sekolah semakin terasa saat prosesi pemotongan tumpeng dilakukan. Setelah prosesi simbolis tersebut, bagian tumpeng kemudian menjadi rebutan para siswa yang telah menunggu di sekitar lokasi.
Baca Juga:
Pastikan MBG Sesuai Standar BGN, Menko Pangan Zulhas Tinjau SMAN 1 Kebomas GresikSuasana pun berubah riuh. Para siswa tampak antusias berebut mendapatkan bagian dari tumpeng raksasa yang menjadi ikon perayaan HUT ke-20 SMAN 1 Kebomas.
Sebelum prosesi kirab tumpeng, perayaan diawali dengan karnaval yang berlangsung mulai pukul 07.00 hingga 09.00 WIB. Setelah itu, kemeriahan dilanjutkan dengan penampilan ekstrakurikuler band, JLC, paduan suara, hingga modern dance.
Acara dilanjutkan dengan pembukaan, rangkaian ekstrakurikuler tari dan prosesi kirab tumpeng menjadi perhatian utama sebelum dilanjutkan sambutan Kepala Sekolah dan pemotongan tumpeng.
Rangkaian HUT ke-20 kemudian dilanjutkan dengan pengukuhan Ikatan Alumni (IKA) SMAN 1 Kebomas, kompetisi Putra-Putri Smabom, Flashmob 66 Besar, 5 Besar dan Tanya Jawab 3 Besar, serta penampilan Boommas Idol. Acara juga diisi dengan awarding dan ditutup dengan penampilan guest star.
Kepala Sekolah SMAN 1 Kebomas, Komari, mengatakan bahwa Perayaan HUT ke-20 SMAN 1 Kebomas tidak hanya menjadi momentum memperingati perjalanan sekolah, tetapi juga menjadi ruang bagi siswa, guru, alumni dan seluruh keluarga besar sekolah untuk merayakan kebersamaan.
"Ini merupakan bentuk rasa syukur kami dengan mengadakan tumpeng yang direbut oleh siswa. Tumpeng ini merupakan sumbangan dari IKA Alumni SMAN 1 Kebomas. Ini menunjukkan kekompakan dari anggota sekolah yang aktif seperti komite, guru, siswa hingga alumni," ungkapnya.
Komari berharap sinergi antara sekolah dan alumni dapat terus terjalin untuk mendorong prestasi dan kemajuan SMAN 1 Kebomas. Harapannya sekolah kedepannya semakin sukses.
"Kualitas lulusan Smabom juga terus menunjukkan perkembangan positif dari tahun ke tahun. Sejumlah lulusan berhasil diterima di berbagai perguruan tinggi negeri (PTN) ternama. Lulusan sekolah kami juga Alhamdulillah berhasil lolos di PTN ternama,” ujarnya.
Salah satu alumni Smabom Gresik, Lolita, menyambut positif langkah sekolah memberikan wadah bagi siswa untuk berkreativitas dan terus melestarikan tradisi yang ada di Indonesia.
"Bangga sekali melihat perayaan ulang tahun yang biasanya terkesan hanya bergaya kebaratan, tetapi Smabom masih mengajarkan kepada siswa untuk ikut melestarikan budaya ketimuran di Indonesia seperti Rebutan Tumpeng ini," pungkasnya.(*)