KETIK, BREBES – Hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan jalan poros di Dukuh Karang Benda, Desa Kedungoleng, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, amblas pada Rabu sore, 29 April 2026.

Kerusakan jalan mencapai panjang sekitar 10 meter, lebar 1,5 meter, dengan kedalaman hingga 5 meter.

Kondisi ini langsung berdampak pada aktivitas warga setempat.

Jajaran Forkopimcam Paguyangan bersama UPT DPU Wilayah Bumiayu telah meninjau lokasi usai menerima laporan.

Kepala UPT DPU Wilayah Bumiayu, Srihartanti menyampaikan pihaknya langsung melakukan asesmen di lokasi untuk menentukan langkah penanganan.

Baca Juga:
HUT ke-34 Perumda Tirta Ayu Tegal, Pelanggan Setia Dapat Penghargaan-Hadiah

“Kami melakukan pendataan untuk menghitung kebutuhan anggaran serta penanganannya,” ujarnya.

Ia menambahkan, hasil asesmen akan segera dilaporkan ke pemerintah kabupaten untuk ditindaklanjuti.

“Kami akan mengambil langkah konkret untuk percepatan perbaikan sesuai jadwal,” katanya.

Titik lokasi bencana di Dukuh Karang Benda Desa Kedungoleng.

Baca Juga:
Parah! Bayar Rp250 Ribu, ASN Brebes Diduga Bisa Absen Tanpa Masuk Kerja

Sementara itu, Bendahara Desa Kedungoleng, Mulyono, menyebut jalan tersebut merupakan akses utama bagi warga.

Jalan ini menghubungkan empat dukuh, 14 RT, dengan jumlah hampir 400 kepala keluarga.

“Jalan ini adalah urat nadi perekonomian warga. Kerusakan ini sangat mengganggu mobilitas, termasuk akses pendidikan siswa,” jelasnya.

Diketahui, jalan tersebut juga menjadi akses menuju sejumlah fasilitas pendidikan, seperti SD Negeri 3 Kedungoleng, PAUD Al-Barokah, dan Madrasah Diniyah Nurul Hikmah.

Warga berharap pemerintah segera melakukan perbaikan. Jika tidak segera ditangani, kondisi jalan dikhawatirkan semakin parah dan berpotensi terputus total.

Hadir dalam peninjauan tersebut Sekcam Paguyangan Andi Aziz Amin Amrulloh, perwakilan BPBD Budi Sujatmiko, serta UPT DPU Wilayah Bumiayu bersama tim teknis.(*)