KETIK, PEMALANG – Bupati Pemalang Anom Widiyantoro menegaskan bahwa lanjut usia (lansia) bukanlah kelompok yang identik dengan keterbatasan, melainkan sumber kekuatan dan inspirasi bagi generasi muda. 

Hal itu disampaikannya saat menghadiri peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke-30 di Aula Rumah Pelayanan Sosial (RPS) Bisma Upakara Pemalang, Kamis, 11 Juni 2026.

Dalam sambutannya, Anom mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menghapus sekat antargenerasi dan membangun budaya saling mendukung serta menguatkan.

"Momentum Hari Lanjut Usia Nasional menjadi anugerah sekaligus pengingat bahwa semangat kebermanfaatan tidak mengenal usia. Tidak boleh ada sekat di antara kita. Semua harus saling mendukung, berbagi, dan menguatkan," ujar Anom.

Menurutnya, pengalaman hidup, nasihat, serta doa para lansia merupakan bekal berharga yang sangat dibutuhkan dalam kehidupan bermasyarakat.

Baca Juga:
GRIB Jaya Pemalang Siap Turunkan 500 Massa, Tolak Maladministrasi dan Desak Pengisian Jabatan Definitif

"Tidak benar jika dikatakan yang muda tidak membutuhkan yang tua. Justru kami sangat membutuhkan, terutama doa dan nasihatnya," tegasnya.

Bupati juga menekankan pentingnya peran generasi muda dalam mendampingi para lansia agar tetap sehat, mandiri, aktif, dan produktif. Ia berharap sinergi antar generasi dapat terus diperkuat demi menciptakan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Sementara itu, Kepala Panti Pelayanan Sosial (PPS) Bojongbata, Sri Kusumaningrum, menjelaskan bahwa peringatan HLUN ke-30 merupakan hasil kolaborasi lintas sektor, khususnya bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Pemalang. 

Ia menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Pemalang atas dukungan dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut.

Baca Juga:
CKG dan Donor Darah Jadi Magnet Sehat Warga di HUT Halmahera Selatan ke-23

Menurut Sri, kegiatan ini menjadi momen yang membahagiakan bagi para lansia yang dirawat di panti. Melalui kegiatan tersebut, diharapkan para lansia dapat hidup lebih sehat, mandiri, aktif, produktif, serta religius.

Di sisi lain, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pemalang, Wiji Mulyati selaku ketua penyelenggara, mengungkapkan bahwa peringatan HLUN bertujuan meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap kesejahteraan lansia.

Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat memperkuat peran keluarga dan pemerintah dalam memberikan perlindungan kepada lansia, mendorong penerapan pola hidup sehat dan deteksi dini penyakit, serta mengubah paradigma masyarakat bahwa lansia merupakan potensi yang harus diberdayakan, bukan beban yang harus ditanggung.

Peringatan HLUN ke-30 berlangsung meriah sejak pagi hari dengan berbagai kegiatan, di antaranya senam bersama serta pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) oleh tim kesehatan. 

Suasana penuh keceriaan tampak dari para lansia yang mengikuti seluruh rangkaian acara dengan antusias. Bahkan, salah seorang peserta mengaku senang dapat berpartisipasi dalam peringatan tersebut.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Pemalang Anom Widiyantoro bersama Ketua TP PKK Kabupaten Pemalang Noor Faizah Maenofie, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pemalang Wiji Mulyati, serta Kepala PPS Bojongbata Sri Kusumaningrum.(*)