Heboh Biaya Surat Kecelakaan, Polres Probolinggo Klarifikasi Bukan Pungli

Jurnalis: Atiq Alirahbini
Editor: Naufal Ardiansyah

11 Apr 2024 10:25

Thumbnail Heboh Biaya Surat Kecelakaan, Polres Probolinggo Klarifikasi Bukan Pungli
Petugas Satlantas Polres Probolinggo, Aipda Prayudi Hermawan saat mendatangi korban kecelakaan Wadillah Callysta Widyadhana di ruang VIP 5 RSUD Waluyo Jati Kraksaan, Kamis (11/4/2024). (Foto: Dok. Ketik.co.id)

KETIK, PROBOLINGGO – Satlantas Polres Probolinggo mengklarifikasi mencuatnya dugaan pungutan liar untuk pengurusan Surat Keterangan Kecelakaan Lalu Lintas sebesar Rp 300.000 yang menimpa Wadillah Callysta Widyadhana, bertepatan dengan perayaan Idul Fitri 1445 hijriah, Rabu (10/4/2024).

Kasat Lantas Polres Probolinggo AKP Karnoto melalui Kanit Gakkum Satlantas setempat Ipda Aditya Wikrama Pramundito menjelaskan, munculnya dugaan pungli tersebut karena kesalahpahaman antara pemohon dan petugas. 

Kepada ketik.co.id, Kamis (11/4/2024), Ipda Aditya menjelaskan, kedatangan remaja berinisial R dan Tia ke pos laka Sumberlele, memang meminta surat keterangan kecelakaan lalu lintas yang menimpa ibu dan anak yaitu, Ny Nurul Musarifah dan Wadilah Callysta Widyadhana.

"Keduanya panik dan tidak menyimak dengan baik keterangan petugas. Itu bukan biaya administrasi surat keterangan, tapi titipan biaya perbaikan motor yang rusak akibat kecelakaan," ujar Ipda Aditya didampingi salah satu petugas satlantas Aipda Prayudi Hermawan.

Baca Juga:
Sembilan Kecamatan di Kabupaten Probolinggo Jadi Wilayah Edar Sabu-Sabu dan Pil Koplo

Lebih jauh, Ipda Aditya mengatakan karena keduanya terlihat panik, maka petugas menawarkan bantuan supaya motor segera diperbaiki dan agar cepat bisa digunakan kembali. 

"Asumsi saudari Tia dan R, mengira bahwa uang tersebut untuk biaya pengurusan Surat Keterangan Laka Lantas padahal biaya tersebut untuk pengurusan perbaikan motor korban di bengkel sebelah Pos Sumberlele," katanya.

Usai memberi klarifikasi kepada ketik.co.id, petugas polres mendatangi korban Wadilah Callysta Widyadhana di Ruang Tengger VIP 5, RSUD Waluyo Jati Kraksaan. 

Remaja R, ketika dikonfrontir terkait biaya perbaikan motor, dia mengaku memang kurang fokus terkait peruntukan biaya sebesar Rp 300.000 tersebut, apakah untuk perbaikan motor ataukah biaya administrasi.

Baca Juga:
Tragedi di Jalur Bromo! Bus Rombongan RS Bina Sehat Jember Diduga Rem Blong, 6 Orang Meninggal

"Saya saat diminta uang, ya saya buru-buru bayar saja, tanpa bertanya lebih rinci. Apalagi, surat keterangan ini, emang mendesak diperlukan oleh pihak rumah sakit," katanya. 

Lebih jauh R mengatakan, dia dan ibu kandungnya yakni, Nurul Musarifah berharap persoalan biaya Rp 300.000,- tersebut agar tidak dipersoalkan dan tidak dibesar besarkan. 

"Ini kesalahpahaman dan kami berterimakasih, karena sudah dibantu kemudahan dan kecepatan terkait penanganan kecelakaan pada adik dan ibu saya," tandasnya.  

Seperti diberitakan Ketik.co.id, dugaan praktik pungli , dengan modus biaya penerbitan  Surat Keterangan Kecelakaan Lalu Lintas, diduga terjadi di lingkungan Polres Probolinggo, bertepatan dengan momentum Hari Idul Fitri 1445 Hijriah, Rabu (10/4/2024).  

Keterangan yang dihimpun Ketik.co.id, nilai pungutan yang dilakukan oknum tersebut, sebesar Rp 300.000 dan menimpa remaja berinisial R. 

"Saya mengurus surat keterangan kecelakaan adik saya, ditemani Mbak Tia di Pos Sumberlele. Saya diminta Rp 300.000. Lalu mbak Tia nyerahin uangnya setelah diberi oleh mama. Katanya untuk biaya apa gitu, ya agar nggak dipersulit ya dibayar saja sesuai permintaan. Apalagi  suratnya ini memang dibutuhkan oleh pihak rumah sakit," ujarnya kepada Ketik.co.id. (*)

Baca Sebelumnya

Banyak Ditinggal Mudik, Polsek Bogor Barat Gelar Patroli Rumah Kosong

Baca Selanjutnya

Putra Tri Rismaharini Sebut Ibunya Masih Punya Peran Besar di Pilkada Surabaya 2024

Tags:

dugaan pungli surat kecelakaan Polres Probolinggo kecelakaan lalu lintas probolinggo

Berita lainnya oleh Atiq Alirahbini

Jembatan menuju Air Terjun Madakipura Ambruk, Dua Warga Terluka

28 Maret 2026 14:49

Jembatan menuju Air Terjun Madakipura Ambruk, Dua Warga Terluka

Kuota Terbatas, Guru Ngaji di Krucil Probolinggo Saling Berbagi Tunjangan

26 Maret 2026 20:05

Kuota Terbatas, Guru Ngaji di Krucil Probolinggo Saling Berbagi Tunjangan

Banjir Kembali Rendam Kota Kraksaan Probolinggo Setelah 31 Tahun

22 Februari 2026 14:23

Banjir Kembali Rendam Kota Kraksaan Probolinggo Setelah 31 Tahun

Musim Banjir, Destinasi Wisata Arung Jeram Probolinggo Tetap Diminati

20 Januari 2026 22:24

Musim Banjir, Destinasi Wisata Arung Jeram Probolinggo Tetap Diminati

Berbekal Satu Kupon, Remaja Kraksaan Probolinggo Dapat Sepeda Motor di Acara Happy Walk Sae

10 Januari 2026 22:22

Berbekal Satu Kupon, Remaja Kraksaan Probolinggo Dapat Sepeda Motor di Acara Happy Walk Sae

Kiai dan Tokoh Muda Probolinggo Siap Hadapi Pengganggu Stabilitas Pemerintahan

5 Januari 2026 17:48

Kiai dan Tokoh Muda Probolinggo Siap Hadapi Pengganggu Stabilitas Pemerintahan

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar