KETIK, JAKARTA – Erling Haaland tampil gemilang dengan mencetak dua gol (dwigol) untuk membawa Tim Nasional Norwegia meraih kemenangan meyakinkan 4-1 atas Irak dalam laga pembuka Grup I Piala Dunia di Stadion Boston, 17 Juni 2026.

Hasil ini menandai kembalinya kedua negara ke panggung sepak bola tertinggi setelah absen panjang sejak awal abad ke-21.

Norwegia langsung mengambil inisiatif serangan sejak menit awal babak pertama. Gol pembuka lahir dari skema apik yang diinisiasi oleh penjaga gawang Orjan Nyland. Setelah melewati rangkaian 14 operan pendek yang rapi, David Moller Wolfe melepaskan umpan silang akurat dari sisi kiri. Haaland yang bergerak bebas di tiang jauh langsung menyambar bola sambil meluncur dan menggetarkan jala gawang Irak.

Seusai pertandingan, pelatih Norwegia Stale Solbakke memuji ketenangan anak asuhnya dalam membangun serangan dari lini belakang. "Kami sudah melatih skema itu berkali-kali. Ketajaman Erling di tiang jauh murni menunjukkan insting kelas dunianya," ujar sang pelatih dalam sesi konferensi pers resmi dilansir ESPN.

Irak sempat memberikan perlawanan sengit sepuluh menit berselang. Penyerang veteran Aymen Hussein sukses menyamakan kedudukan lewat sundulan tajam setelah memanfaatkan umpan lambung terukur dari Amir Al Ammari. Gol tersebut mencatatkan nama Hussein sebagai pemain Irak kedua sepanjang sejarah yang berhasil mencetak gol di putaran final Piala Dunia.

Baca Juga:
Hasil Piala Dunia 2026: Lionel Messi Hat-trick, Argentina Hajar Aljazair 3-0

Namun, momentum Irak tidak bertahan lama akibat kesalahan di lini pertahanan. Menjelang turun minum, kesalahpahaman komunikasi antara bek Zaid Tahseen dan penjaga gawang Jalal Hassan berhasil dimanfaatkan dengan cerdik oleh Haaland. Penyerang Manchester City yang kini mengoleksi lebih dari 50 gol internasional itu merebut bola liar untuk mengembalikan keunggulan Norwegia menjadi 2-1 sekaligus menutup paruh pertama.

Memasuki babak kedua, Norwegia langsung tancap gas. Pemain pengganti Leo Ostigard memperlebar jarak hanya tiga setengah menit setelah menginjakkan kaki di lapangan. Memanfaatkan situasi tendangan sudut, Ostigard yang berdiri tanpa kawalan melepaskan sundulan bertenaga yang gagal dibendung oleh Jalal Hassan.

Penderitaan Irak semakin bertambah di penghujung laga. Berniat membantu pertahanan, Aymen Hussein justru melakukan gol bunuh diri yang mengubah papan skor menjadi 4-1 untuk keunggulan Norwegia.

Menanggapi kekalahan ini, kapten tim nasional Irak Jalal Hasan mengakui adanya kelemahan koordinasi yang harus segera dievaluasi demi menghadapi laga berikutnya. "Kami kehilangan fokus di momen-momen krusial, terutama saat mengantisipasi bola mati dan komunikasi di area penalti sendiri. Ini pelajaran mahal bagi kami di level Piala Dunia," tutur sang kapten dengan kecewa.

Baca Juga:
Gunakan Permodelan Statistik, Matematikawan ITB Prediksi Argentina Juara Piala Dunia 2026

Dengan hasil ini, Norwegia sukses mengamankan tiga poin penuh dan berhak memuncaki klasemen sementara Grup I, sementara Irak harus tertahan di dasar klasemen dan wajib memenangi laga selanjutnya untuk menjaga asa lolos ke babak gugur. (*)