Hasil Kerja Nyata, Hanya di Tangan Cabup Bandung Dadang Supriatna Rancaekek Bisa Bebas Banjir

Jurnalis: Iwa AS
Editor: Akhmad Sugriwa

16 Okt 2024 20:51

Thumbnail Hasil Kerja Nyata, Hanya di Tangan Cabup Bandung Dadang Supriatna Rancaekek Bisa Bebas Banjir
Cabup Bandung Dadang Supriatna saat Pemantapan Kor TPS Se Kec Rancaekek di Kel. Rancaekek Kencana, Rabu (16/10/24). (Foto: Iwa/Ketik.co.id)

KETIK, BANDUNG – Saat Calon Bupati Bandung Dadang Supriatna berkampanye pada Pilkada 2020 silam, seorang warga Desa Rancaekek Wetan Kecamatan Rancaekek Kabupaten Bandung mengajukan satu permintaan.

Warga itu menghadang Cabup Dadang Supriatna saat berkampanye di Desa Rancaekek Wetan, sambil mengatakan mereka tidak butuh waos (gigi), tidak butuh artos (uang), tidak butuh kaos, mereka cuma butuh bagaimana caranya masalah banjir Rancaekek bisa beres.

"Siapapun calon bupati yang siap dan bisa menuntaskan masalah banjir di Desa Rancaekek Wetan, maka dialah yang akan kami bantu," kata warga desa itu, seperti dituturkan Cabup Kang DS, saat silaturahim dengan Forum Bela DS Kecamatan Rancaekek, di LPK Seoulina, Desa Jelegong, Kecamatan Rancaekek, Rabu (16/10/2024).

Dadang Supriatna yang akrab disapa Kang DS ini pun menyanggupi syarat tersebut. Keesokan harinya, segera Kang DS turunkan backhoe milik pribadinya, untuk melakukan pengerukan Sungai Cikeruh.

Baca Juga:
Masih Dibutuhkan, Bupati Bandung Minta ke Presiden Aktifkan Lagi Satgas Citarum Harum

Tanpa menggunakan dana APBD, dengan semangat gotong royong dan konsep pentahelix, normalisasi sungai pun bisa dilakukan. Bahkan ada warga yang rela menghibahkan tanahnya untuk keperluan normalisasi sungai itu.

Begitu dirinya terpilih sebagai Bupati Bandung, Rancaekek pun menunjukan komitmennya. Cabup Kang DS menang telak di Kecamatan Rancaekek dengan raihan 46.573 suara.

Normalisasi sungai pun berlanjut. Program 100 hari kerja setelah dilantik menjadi Bupati Bandung periode pertama, Dadang Supriatna berinisiatif untuk melakukan normalisasi sungai sepanjang 12 kilometer dari Cicalengka hingga ke Rancaekek.

Pengerukan sungai ia lakukan karena warga Rancaekek menginginkan lingkungannya terbebas dari banjir setiap musim hujan. Pengerukan membuahkan hasil. Rancaekek pun terbebas dari banjir.

Baca Juga:
Bupati Bandung Pastikan Penanganan Banjir Berjalan Optimal, BNPB Segera Tinjau Titik Rawan

Namun imbas dari pengerukan itu, giliran Kecamatan Bojongsoang yang akhinya kebanjiran. "Tapi tidak apa-apalah, demi warga Rancaekek bahagia dan terbebas dari banjir, dampaknya kampung halaman saya, rumah saya di Sapan pun kebanjiran kalau musim hujan," tukas Kang DS.

Untuk mengatasi banjir di Bojongsoang sendiri, menurutnya sudah direncanakan pembangunan danau-danau buatan di Kecamatan Rancaekek, Solokanjeruk, Cileunyi dan Kecamatan Bojongsoang.

"Dari hasil pra feasibilty studies, sekurang-kurangnya di empat kecamatan ni perlu dibuat enam danau," ujarnya.

Selain urusan banjir, imbuh Kang DS, di Kelurahan Kencana Kecamatan Rancaekek juga mendapatkan aliran anggaran Program Sinergitas Pembangunan Kelurahan Bedas (PSPKB) di mana setiap RW mendapatkan hibah Rp100 juta per RW.

"Baru kali ini ada kelurahn mendapat anggaran Rp100 juta per RW, yang pada masa bupati sebelum-sebelumnya tidak pernah ada bantuan seperti ini. Rancaekek mah, diprioritaskan pisan. Kurang bageur naon abdi," kata Kang DS.(*)

Baca Sebelumnya

Metode Baru Perawatan Penyakit Batu Ginjal dengan Teknologi ESWL

Baca Selanjutnya

Jika Kembali Jadi Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi Bakal Bangun 2 RS dan Program Berobat Gratis

Tags:

cabup bandung DADANG SUPRIATNA cabup dadang supriatna banjir pilbup bandung pilkada kab bandung

Berita lainnya oleh Iwa AS

Masih Dibutuhkan, Bupati Bandung Minta ke Presiden Aktifkan Lagi Satgas Citarum Harum

16 April 2026 00:23

Masih Dibutuhkan, Bupati Bandung Minta ke Presiden Aktifkan Lagi Satgas Citarum Harum

Bupati Bandung Pastikan Penanganan Banjir Berjalan Optimal, BNPB Segera Tinjau Titik Rawan

15 April 2026 20:50

Bupati Bandung Pastikan Penanganan Banjir Berjalan Optimal, BNPB Segera Tinjau Titik Rawan

Kasus Dirut PT BDS Jadi Tersangka, DPRD Kabupaten Bandung Soroti Lemahnya Pengawasan BUMD

15 April 2026 15:39

Kasus Dirut PT BDS Jadi Tersangka, DPRD Kabupaten Bandung Soroti Lemahnya Pengawasan BUMD

Dugaan Korupsi Rp128,5 Miliar di BUMD Kabupaten Bandung, Dirut PT BDS Ditahan Kejari

14 April 2026 17:44

Dugaan Korupsi Rp128,5 Miliar di BUMD Kabupaten Bandung, Dirut PT BDS Ditahan Kejari

Produksi Sampah 1.800 Ton per Hari, Waka DPRD Kabupaten Bandung Hailuki Dorong Terobosan Besar dan Kemitraan Swasta

14 April 2026 10:40

Produksi Sampah 1.800 Ton per Hari, Waka DPRD Kabupaten Bandung Hailuki Dorong Terobosan Besar dan Kemitraan Swasta

Bupati Bandung Sampaikan Keluhan Warga Soal SLIK, Menteri PKP Langsung Beri Solusi KUR Perumahan

14 April 2026 00:48

Bupati Bandung Sampaikan Keluhan Warga Soal SLIK, Menteri PKP Langsung Beri Solusi KUR Perumahan

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H