Hari Keempat Pencarian, Tim Gabungan Evakuasi Total 48 Jasad Korban Longsor Cisarua

Jurnalis: Iwa AS
Editor: Akhmad Sugriwa

27 Jan 2026 22:54

Headline

Thumbnail Hari Keempat Pencarian, Tim Gabungan Evakuasi Total 48 Jasad Korban Longsor Cisarua
Tim SAR Gabungan evakuasi jasad korban longsor Cisarua Kab Bandung Barat, Selasa (27/1/26). (Foto: Iwa/Ketik.com)

KETIK, BANDUNG – Tim SAR Gabungan menemukan 9 bodypack di hari keempat pencarian korban longsor di Desa Pasirlangu Kecamatan Cisarua Kabupaten Bandung Barat, hingga pukul 18.07 WIB Selasa 27 Januari 2026. 

"Dengan demikian korban yang sudah dievakuasi total menjadi 48 jasad dan masih dalam pencarian 32 jiwa," kata Kepala Kantor SAR Bandung Ade Dian Permana saat konferensi pers di lokasi bencana Selasa (27/1/26) petang.

Dari 48 kantong jenazah tersebut, Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jabar berhasil mengidentifikasi 27 korban meninggal dunia

Ade mengatakan Tim SAR Gabungan akan terus melaksanakan pencarian korban di Kecamatan Cisarua selama 14 hari sejak longsor terjadi. Untuk memastikan anggota tim SAR dalam kondisi sehat, tim kesehatan dari pemerintah daerah, kementerian maupun relawan telah memberikan vaksin, vitamin dan obat-obatan.

Baca Juga:
Pastikan Kesiapsiagaan Lebaran, Gubernur Khofifah Bareng Kepala BASARNAS Tinjau Posko Tanjung Perak

Sementara itu Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat terus memperkuat penanganan dampak longsor. Sejak hari pertama pascalongsor, Dinsos Jabar menurunkan pekerja sosial dan penyuluh sosial untuk memberikan layanan dukungan psikososial kepada para pengungsi yang terdampak.

Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat, Noneng Komara Nengsing menegaskan, pendampingan psikososial dilakukan secara berkelanjutan guna mencegah trauma berkepanjangan pada para penyintas.

“Sampai saat ini, para pekerja sosial dan penyuluh sosial Dinsos Jabar masih mendampingi para pengungsi agar mereka tidak mengalami trauma yang berlarut akibat kondisi yang terjadi. Pendampingan ini telah kami lakukan sejak hari pertama pascalongsor dan akan terus dilanjutkan sesuai kebutuhan di lapangan,” ujar Noneng.

Tim Layanan Dukungan Psikososial (LDP) Dinsos Jabar telah melaksanakan kegiatan pendampingan di dua lokasi pengungsian, yakni GOR dan Aula Kantor Desa Pasirlangu, dengan jumlah pengungsi yang terlayani mencapai 394 jiwa.

Baca Juga:
Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Perairan Cilacap

Ketua Tim LDP Dinsos Jabar Rudy menjelaskan, hingga kini kondisi psikologis para pengungsi masih belum sepenuhnya kondusif. Sejumlah penyintas masih mengalami syok, trauma, serta kecemasan akibat kehilangan tempat tinggal dan masih menunggu kabar anggota keluarga yang belum ditemukan.

“Untuk hari kedua pascakejadian, suasana di pengungsian masih cukup labil. Ada pengungsi yang masih trauma dan penuh kekhawatiran terhadap kondisi keluarganya,” kata Rudy.

Dalam pelaksanaannya, Tim LDP yang terdiri dari Fungsional Penyuluh Sosial dan Pekerja Sosial Dinsos Jabar melakukan pendekatan secara individual dan kelompok kecil berbasis keluarga. Kegiatan meliputi penilaian awal kondisi psikologis, pendampingan emosional, mendengarkan cerita para penyintas, hingga pengenalan teknik relaksasi dan pernapasan guna meredakan ketegangan.

Berdasarkan hasil pendampingan sementara, Tim LDP Dinsos Jabar mengidentifikasi sembilan orang penyintas yang terindikasi mengalami trauma dan memerlukan penanganan lanjutan. 

Selain layanan dukungan psikososial, Dinsos Jabar juga memastikan pemenuhan kebutuhan dasar para penyintas. Melalui koordinasi dengan Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Bandung Barat, telah diproduksi dan didistribusikan sebanyak 1.500 paket nasi bungkus.

Selain itu, bantuan makanan juga disalurkan kepada 300 relawan, 285 personel TNI, 200 personel Brimob, 100 personel Polres, serta 15 perangkat desa yang terlibat dalam penanganan bencana.

Dinsos Jabar memastikan layanan dukungan psikososial akan terus dilanjutkan dalam beberapa hari ke depan, seiring dengan penyaluran logistik kebencanaan, khususnya bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan penyandang disabilitas.

Melalui intervensi terpadu ini, Dinsos Jabar berkomitmen hadir secara aktif dalam penanganan bencana, tidak hanya melalui pemenuhan kebutuhan fisik, tetapi juga dalam pemulihan psikologis penyintas. Tujuannya, agar masyarakat terdampak dapat bangkit dan pulih secara bertahap pascabencana.(*)

Baca Sebelumnya

Bondowoso Sabet UHC Awards 2026, Bukti Komitmen Tegas Lindungi Kesehatan Warga

Baca Selanjutnya

Copet Beraksi di Tengah Karnaval HUT Ke-451 Pemalang, Polisi Sita 18 Handphone

Tags:

Longsor longsor cisarua kbb longsor kbb Bandung Barat SAR Tim SAR Gabungan

Berita lainnya oleh Iwa AS

Disbud Kabupaten Bandung Kini Punya Jingle Resmi Karya Seniman Lokal

19 April 2026 13:13

Disbud Kabupaten Bandung Kini Punya Jingle Resmi Karya Seniman Lokal

Bupati Bandung: Tidak Perlu Kirim Karangan Bunga, Cukup Upacara dan Sidang Paripurna

18 April 2026 20:44

Bupati Bandung: Tidak Perlu Kirim Karangan Bunga, Cukup Upacara dan Sidang Paripurna

Bupati Bandung Bakal Bangun 15 Jembatan Baru di Atas Sungai Cisunggalah

18 April 2026 16:41

Bupati Bandung Bakal Bangun 15 Jembatan Baru di Atas Sungai Cisunggalah

Wisatawan Australia Kepincut Borondong di Bandung Bedas Expo 2026

18 April 2026 16:06

Wisatawan Australia Kepincut Borondong di Bandung Bedas Expo 2026

Bunda Pajak Emma Dety Ajak Kader PKK Kabupaten Bandung Jadi Duta Pajak di Lingkungan Masyarakat

18 April 2026 15:30

Bunda Pajak Emma Dety Ajak Kader PKK Kabupaten Bandung Jadi Duta Pajak di Lingkungan Masyarakat

Usai Buka Bandung Bedas Expo 2026, Bupati KDS Langsung Tinjau Lokasi Banjir

17 April 2026 15:34

Usai Buka Bandung Bedas Expo 2026, Bupati KDS Langsung Tinjau Lokasi Banjir

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend

Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend