Harga Pakan Ayam Melonjak, Banyak Peternak di Kota Malang Afkir Dini

Jurnalis: Lutfia Indah
Editor: M. Rifat

27 Feb 2024 11:15

Thumbnail Harga Pakan Ayam Melonjak, Banyak Peternak di Kota Malang Afkir Dini
Suasana kandang ayam petelur milik Yasin, peternak di Kota Malang (27/2/2024) (Foto: Lutfia/Ketik.co.id)

KETIK, MALANG – Para peternak di Kota Malang keluhkan mahalnya harga pakan ayam terutama pada komoditas jagung.

Salah satu peternak ayam petelur di Tlogowaru, Kecamatan Kedungkandang, yakni Muhammad Yasin (42) menjelaskan, kenaikan harga pakan ayam membuat banyak peternak ayam yang afkir dini.

Dari yang semula Rp 6.700 kini harga pakan ternak mengalami kenaikan hingga menyentuh angka Rp 8.000. Alhasil untuk mengurangi biaya produksi banyak peternak yang mengurangi indukan ayam petelur dalam jangka waktu yang lebih awal.

"Kemarin karena harga pakan naik, banyak peternak afkir dini, dijual ayamnya karena untuk kasih makan ayam-ayamnya bisa rugi, akhirnya afkir dini," ujarnya, Selasa (27/2/2024).

Baca Juga:
Bupati Bandung Ajak PCNU Ambil Peran Strategis di Program MBG

Biasanya ayam petelur dianggap afkir apabila sudah tidak produktif lagi pada masa produksi telur. Yasin menyebut masa-masa afkir tersebut terjadi ketika ayam berada di usia sekitar 90-100 minggu. Namun tingginya harga pangan membuat peternak harus melakukan afkir dini yakni ketika ayam tersebut berusia di bawah 80 minggu.

"Biasanya kan kita di usia 90-100 minggu. Kalau di bawah 80 minggu istilahnya sudah afkir dini. Dengan kondisi seperti itu (pakan mahal), jadi untuk menyiasati mengurangi kerugian kita ya harus mengeluarkan ayam yang kurang produktif kita afkir atau jual," jelasnya.

Untuk menyiasati mahalnya harga pakan ayam, Yasin memutuskan tidak menggunakan konsentrat. Ia meracik sendiri pakan ayamnya dengan mencampurkan Bungkil Kacang Kedelai (BKK) dan juga MBM (Meat Bone Meal) atau tepung daging serta tulang.

"Kebetulan kami tidak pakai konsentrat tapi pakai BKK dan MBM kami mix sendiri, harganya lebih murah untuk menekan daya operasional. Itu semua diambil dari pergudangan Gresik," jelasnya.

Baca Juga:
Penuhi Kebutuhan Protein, Bupati Bandung Tawarkan Peluang Usaha Ternak Ayam Petelur ke PWNU Jabar

Imbas mahalnya harga pakan ayam juga memberikan pengaruh pada tingginya harga telur yang beredar di pasaran. Banyaknya peternak ayam petelur yang afkir dini menyebabkan jumlah telur yang beredar di pasar juga semakin sedikit.

"Karena banyak yang afkir dini imbasnya sekarang jumlah telur berkurang, permintaan banyak, otomatis harganya naik dengan sendirinya," terangnya.

Yasin sendiri memiliki sekitar 9.000 ekor ayam petelur yang dapat menghasilkan sekitar 450 kg telur. Untuk telur dengan harga kandang ditaksir dengan angka Rp 27.000 per kilogram. Harga tersebut telah mengalami kenaikan sejak 3-4 hari yang lalu.

"Mulai naik harganya sekitar 3-4 hari ini. Kemarin di kisaran Rp 23.000 normalnya segitu tapi karena pakan mahal akhirnya otomatis juga ikut mahal (harga telur)," ujarnya.

Yasin mengaku kenaikan harga telur tidak memberikan dampak terhadap penjualannya. Namun banyak warga yang merasa kaget dengan kenaikan tersebut, terlebih menjelang bulan Ramadhan nanti.

"Biasanya kan pasar masih kaget dengan harga Rp 27.000. Sekarang memasuki bulan Ramadhan biasanya memang harga kebutuhan pokok ikut naik. Penjualan sebenarnya enggak turun untuk pengambilan baku, segitu-gitu saja, cuma yang di pasar agak kaget," tutupnya.(*)
 

Baca Sebelumnya

Wali Kota Bandar Lampung Borong Dagangan di Pulau Pasaran, Ciptakan Suasana Harmonis

Baca Selanjutnya

Hasil Kajian Bawaslu Sebut Apel Selawat yang Dihadiri Gibran di Jember Tak Terbukti Langgar Kampanye

Tags:

Afkir Dini Peternak Ayam Afkir Dini Peternak Ayam Petelur Kota Malang Ayam Petelur Peternak Ayam Petelur Harga Pakan Ayam Mahal Pakan Ayam Mahal Harga Telur Mahal Harga Telur Kota Malang

Berita lainnya oleh Lutfia Indah

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

14 April 2026 16:31

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

14 April 2026 16:25

Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

Program RT Berkelas Menuai Keluhan, Wali Kota Malang: Wajar, Kami Terus Evaluasi

14 April 2026 15:34

Program RT Berkelas Menuai Keluhan, Wali Kota Malang: Wajar, Kami Terus Evaluasi

DPRD Kota Malang Terima Banyak Keluhan Soal RT Berkelas

14 April 2026 14:57

DPRD Kota Malang Terima Banyak Keluhan Soal RT Berkelas

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

13 April 2026 19:05

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

13 April 2026 17:45

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar