KETIK, SURABAYA – Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Alumni Universitas Airlangga (IKA UNAIR) yang juga Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak terus memperkuat jejaring lintas sektor dan lintas negara sekaligus menjadikan organisasi lebih fungsional serta berdampak bagi kemajuan daerah.

"Pokoknya kita ini menanam, menanam, menyiram, menyiram. Insya Allah pada saatnya nanti akan panen. Kalau bukan kita yang panen tentu nanti akan ada yang memanen, artinya hadirnya kita, kerja kita Insya Allah dapat memberikan manfaat," ujarnya saat menghadiri Forum Silaturahmi bersama IKA UNAIR Provinsi Kalimantan Barat di Pontianak pada Senin, 10 Agustus 2026.

Ia menjelaskan bahwa keterlibatan alumni UNAIR bisa dimulai dengan peran sertanya dalam membuka jalan terjalinnya kerja sama Jawa Timur dengan daerahnya. Peran serta akan menjadi sangat strategis bagi pembangunan di dua daerah tersebut.

Khofifah menjelaskan keterlibatan alumni menjadi lebih berarti ketika ia mampu memberikan kontribusi berarti bagi kemajuan pembangunan daerah. Oleh karenanya ia mengajak agar di Kalimantan Barat tidak ragu mengambil peran di sektor apapun.

"Beberapa _best practice_ Jawa Timur bisa menjadi satu hal yang dapat dikaji dan direplikasi  di Kalimantan Barat jika berkesesuaian," terangnya.

Baca Juga:
Disediakan 4.000 Undangan! Gubernur Khofifah Undang Masyarakat Ikuti Upacara HUT Ke-81 RI di Grahadi

Sementara itu, Khofifah juga melakukan pertemuan dengan IKA UNAIR Chapter Amerika yang selama ini telah aktif membantu konektifitas alumni UNAIR untuk megang di berbagai perusahaan raksasa dunia  yang ada di Amerika Serikat. Pertemuan dilaksanakan di Grahadi pada Rabu, 12 Agustus 2026.

"Bahwa untuk bisa mencapai ini tentu tidak mudah, tetapi bukan berarti tidak bisa, ekosistem dan kultur harus dibangun dan dibentuk sehingga semua bisa memliki semangat yang sama untuk kemajuan pembangunan," tuturnya.

Forum dialog berlangsung hangat dan produktif. Beberapa alumni menyampaikan berbagai aspirasi, termasuk bagaimana IKA UNAIR berperan dalam mengembangkan karir bagi para alumni yang fresh graduated.

Khofifah menyampaikan bahwa IKA UNAIR juga akan membantu pengembangan karir bagi alumni UNAIR tidak hanya bagi fresh graduated, tetapi juga pengembangan karir seluruh alumninya, seperti uji kompetensi advokasi, fasilitasi persiapan mengikuti CASN, hingga magang dan pengembangan karir di luar negeri.

Baca Juga:
Disediakan 4.000 Undangan! Gubernur Khofifah Undang Masyarakat Ikuti Upacara HUT Ke-81 RI di Grahadi

"IKA UNAIR juga menjembatani hingga ke luar negeri karena ada 5 cabang internasional aktif, salah satunya ada di AS yang memfasilitasi untuk bisa magang di  industri raksasa Amerika,  selama di sana bisa tinggal di rumah alumni-alumni UNAIR, kembali ke Indonesia membawa nilai tawar tinggi," jelasnya.

Di kesempatan sama juga disampaikan capaian membanggakan Unair di tingkat internasional. Menurut Quacquarelli Symonds (QS) World University Rangkings tahun ini UNAIR berada di peringkat 276, posisi ini meningkat signifikan dari tahun sebelumnya di 287.

Tahun 2025, UNAIR berhasil menempati peringkat ke-9 dunia dalam Times Higher Education (THE) Impact Rankings, sekaligus menjadi perguruan tinggi terbaik di Indonesia dan Asia Tenggara dalam implementasi Sustainable Development Goals (SDGs) versi THE Impact Rankings. (*)