KETIK, SURABAYA – Persebaya hanya memiliki waktu istirahat kurang lebih empat hari. Usai bertanding melawan PSS, Bajul Ijo akan terbang ke Sulawesi Selatan pada 22 Oktober 2026 untuk menghadapi PSM Makassar.

Padatnya jadwal pertandingan Persebaya di akhir Oktober ini memaksa Bernardo Tavares memutar otak untuk menentukan formasi terbaik. Selain itu, mepetnya jadwal juga membuat ancaman badai cedera kian menghantui sang pelatih.

"Banyak pemain yang cedera atau kondisinya terbatas. Inilah sebabnya kami melakukan beberapa perubahan dan juga beberapa pemain ditarik keluar karena mereka cedera," jelas Tavares, Selasa, 20 Oktober 2026.

Ia kini intensif berkoordinasi dengan tim medis Persebaya untuk memastikan siapa saja pemain yang siap diturunkan saat menghadapi PSM.

"Ini untuk pertandingan berikutnya dan seterusnya, kami akan melihat siapa pemain yang siap untuk bertanding kepada kami dan mencoba membuat rencana taktik dan strategi," tuturnya.

Baca Juga:
Persebaya Imbang 2-2 Lawan PSS, Bernardo Tavares: Seharusnya Kami Menang!

Oleh karena itu, Tavares mengungkapkan bahwa ia telah menyiapkan lebih dari 11 pemain untuk memperkuat tim.

"Jadi semua pemain diperhitungkan. Sekarang mari kita lihat di sesi latihan dan juga berdasarkan keputusan tim dokter, siapa yang memiliki kondisi terbaik untuk dapat membantu kami di pertandingan," katanya.

Sementara itu, usai bermain imbang 2-2 melawan PSS, posisi Persebaya belum beranjak dari papan tengah. Saat ini, mereka tertahan di peringkat ke-7 dengan koleksi 9 poin. (*)

Baca Juga:
Berbagi Masker, Wujud Aksi Nyata Bonek Suporter Persebaya Bantu Korban Karhutla