Hampir Sebulan Berlalu, Bakesbangpol Sleman Belum Minta Maaf Soal Pembatalan Upacara Sumpah Pemuda

Jurnalis: Fajar Rianto
Editor: Mustopa

25 Nov 2025 11:45

Thumbnail Hampir Sebulan Berlalu, Bakesbangpol Sleman Belum Minta Maaf Soal Pembatalan Upacara Sumpah Pemuda
Kepala Bakesbangpol Sleman. Samsul Bakri, Kepala Bakesbangpol Sleman, yang hingga kini belum menyampaikan permintaan maaf secara terbuka terkait batalnya Upacara Sumpah Pemuda di lingkup Pemkab Sleman. (Foto: Fajar Rianto/Ketik.com)

KETIK, SLEMAN – Tidak terasa hampir sebulan pascapolemik pembatalan Upacara Bendera Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 pada 28 Oktober 2025. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman, khususnya Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol), masih dihujani kritik.

Hingga Selasa, 25 November 2025, Kepala Bakesbangpol Sleman, Samsul Bakri, belum menyampaikan permohonan maaf terbuka kepada publik dan Aparatur Sipil Negara (ASN) terkait peniadaan agenda wajib kenegaraan tersebut.

Peniadaan upacara ini menjadi sorotan karena Pemkab Sleman dinilai mengabaikan Surat Edaran wajib dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI, serta inkonsisten terhadap Surat Edaran internal Sekda Sleman yang mewajibkan ASN berpartisipasi aktif dalam upacara.

Alasan Berubah, Tanggung Jawab Menggantung

Awalnya, Kepala Bakesbangpol Samsul Bakri berdalih peniadaan upacara adalah langkah efisiensi anggaran dan pergeseran alokasi dana untuk menutupi kebutuhan Upacara Hari Olahraga Nasional (Haornas) di Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora).

Dalih ini menuai kritik keras, terutama dari purnawirawan Marinir, Abdul Hakim, yang menilai Pemkab "menomorduakan nilai persatuan."

Foto Abdul Hakim (tengah) sosok vokal yang mendesak Bakesbangpol Sleman untuk bertanggung jawab atas peniadaan Upacara Sumpah Pemuda yang dianggap mengorbankan nilai kebangsaan. (Foto: Fajar Rianto/Ketik.com)Abdul Hakim (tengah) sosok vokal yang mendesak Bakesbangpol Sleman untuk bertanggung jawab atas peniadaan Upacara Sumpah Pemuda yang dianggap mengorbankan nilai kebangsaan. (Foto: Fajar Rianto/Ketik.com)

Belakangan, Bakesbangpol melalui utusan Kepala Bidang (Kabid) yang enggan disebut namanya, kembali mengubah alasan. Mereka berdalih bahwa pembatalan disebabkan oleh "pejabat baru tak tahu" akibat minimnya informasi transisi dan handover dari pegawai lama.

“Kami akui tidak mendapatkan informasi menyeluruh dari ‘orang tua’ (pegawai lama level Kasi) mengenai agenda rutin yang wajib dilaksanakan,” ujar sumber tersebut beberapa waktu lalu.

Sekda Tegaskan Bakesbangpol Bertanggung Jawab Penuh

Inkonsistensi alasan ini akhirnya membuat Sekretaris Daerah (Sekda) Sleman, Susmiarto, angkat bicara. Susmiarto menegaskan bahwa meskipun Setda menerbitkan jadwal dan kewajiban umum, penanggung jawab teknis pelaksanaan dan penganggaran upacara Hari Besar Nasional ada di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) atau Badan yang ditunjuk.

"Untuk pelaksanaan teknis, termasuk penganggaran dan kepastian acaranya, itu berada di Dinas atau Badan yang bersangkutan. Mereka yang bertanggung jawab penuh," tegas Susmiarto belum lama ini.

Penegasan Sekda ini secara implisit menunjuk Bakesbangpol sebagai pihak yang sepenuhnya harus bertanggung jawab atas kegagalan ini.

Abdul Hakim: Akan kami Sikapi

Aktivis pemantau kebijakan publik sekaligus purnawirawan Marinir, Abdul Hakim, menyayangkan Pemkab Sleman yang dianggap melempar tanggung jawab dengan alasan yang berubah-ubah.

“Alasan pejabat baru tak tahu menunjukkan koordinasi internal yang sangat lemah. Ini bukan hanya masalah anggaran, tapi masalah komitmen. Kegiatan pokok negara bisa dibatalkan hanya karena alasan transisi jabatan. Ini tidak bisa diterima,” kata Abdul Hakim.

Terkait respons Pemkab Sleman yang dianggap tidak memadai, Abdul Hakim mengaku akan terus mensikapi lebih mendalam terhadap peristiwa ini dan akan mengambil sikap tegas untuk menanggapi persoalan tersebut.

Meskipun pertanggungjawaban kini jelas berada di Bakesbangpol dan kritik publik terus menguat sebulan terakhir, Pemkab Sleman dalam hal ini Bakesbangpol Sleman belum juga memberikan klarifikasi resmi yang utuh ataupun permintaan maaf terbuka kepada masyarakat atas kekeliruan fatal yang mengorbankan peringatan hari bersejarah bangsa. (*)

Baca Juga:
Anggaran Cupet, Bakesbangpol Pacitan Cari Penginapan Gratis untuk Karantina Paskibraka 2026
Baca Juga:
WFH ASN Berpotensi Disalahgunakan dan Belum Tentu Hemat Anggaran
Baca Sebelumnya

Target PAD Gila-gilaan! Cilacap Proyeksikan Rp9,4 Miliar dari Parkir di Tahun 2026

Baca Selanjutnya

Kisah Ketekunan Priyo Suhartono Menjaga Napas Pemerintahan Kota Blitar

Tags:

Bakesbangpol Sleman Upacara Sumpah Pemuda Pemkab Sleman Efisiensi Anggaran Sekretaris Daerah Sleman Kemenpora RI Kritik Publik Purnawirawan Marinir Pejabat Baru Sleman Hari besar nasional

Berita lainnya oleh Fajar Rianto

Zulfikri Sofyan: Vonis Bebas di PN Ruteng NTT Adalah Lompatan Keadilan Substantif

15 April 2026 12:27

Zulfikri Sofyan: Vonis Bebas di PN Ruteng NTT Adalah Lompatan Keadilan Substantif

Strategi Bidang Cipta Karya DPUPKP Sleman Wujudkan Kedaulatan Air Desa: Menuju PAMdes yang Mandiri

14 April 2026 15:49

Strategi Bidang Cipta Karya DPUPKP Sleman Wujudkan Kedaulatan Air Desa: Menuju PAMdes yang Mandiri

Pemkab Sleman dan Pengadilan Agama Perkuat Sinergi, Bidik Penurunan Pernikahan Dini

13 April 2026 22:04

Pemkab Sleman dan Pengadilan Agama Perkuat Sinergi, Bidik Penurunan Pernikahan Dini

Intip Perencanaan Sumber Daya Air (SDA) Sleman Tahun N+1: Fokus Rehabilitasi Irigasi dan Embung

13 April 2026 15:21

Intip Perencanaan Sumber Daya Air (SDA) Sleman Tahun N+1: Fokus Rehabilitasi Irigasi dan Embung

Pengamat Hukum Yogyakarta: Inkonsistensi Aktivis Ancam Kredibilitas Gerakan Anti-Korupsi

9 April 2026 16:31

Pengamat Hukum Yogyakarta: Inkonsistensi Aktivis Ancam Kredibilitas Gerakan Anti-Korupsi

Sleman Genjot Pemeliharaan Jalan, DPUPKP Targetkan Kemantapan Infrastruktur 80 Persen

9 April 2026 16:18

Sleman Genjot Pemeliharaan Jalan, DPUPKP Targetkan Kemantapan Infrastruktur 80 Persen

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar