KETIK, SUMENEP – Calon Jemaah Haji (CJH) asal Kabupaten Sumenep dijadwalkan mulai diberangkatkan menuju Asrama Haji Surabaya pada Senin, 11 Mei 2026 pukul 03.00 WIB dini hari sebelum melanjutkan perjalanan ke Tanah Suci.

Kepala Kementerian Haji dan Umrah Sumenep KH. Ahmad Halimy, M.PdI mengatakan jumlah CJH Sumenep tahun ini mencapai 1.356 orang.

Dari total tersebut, jemaah termuda tercatat masih berusia 16 tahun, sedangkan jemaah tertua berusia 96 tahun.

“CJH Sumenep termuda berusia 16 tahun. Namanya Aprilia Ummul Mauvirah. Dia merupakan kelahiran 22 April 2010 dan masih duduk di bangku Madrasah Aliyah. Dia berasal dari Desa Nyabakan Timur Kecamatan Batang-Batang,” ujar KH. Ahmad Halimy, Jumat, 8 Mei 2026.

Aprilia Ummul Mauvirah diketahui menggantikan almarhum ibunya untuk menunaikan ibadah haji tahun ini.

Baca Juga:
Haji Ilegal Disikat, 80 WNI Gagal Terbang ke Arab Saudi Tanpa Visa Resmi

Ia akan berangkat bersama kakak perempuannya serta suami dari kakaknya.

Sementara itu, jemaah tertua berasal dari Desa Lobuk, Kecamatan Bluto, bernama Supakmi yang kini berusia 96 tahun. Perempuan lansia tersebut tercatat lahir pada tahun 1930.

Menurut Kiai Halimy, CJH Sumenep tahun ini tergabung dalam empat kelompok terbang (kloter), yakni kloter 77, 78, 79, dan 81.

Pemberangkatan menuju Asrama Haji Surabaya akan dilakukan secara bergilir sesuai jadwal masing-masing kloter.

Baca Juga:
Kabar Duka, Hj Siti Aisyah Istri Budayawan Sumenep Ibnu Hajar Tutup Usia

Selain itu, terdapat delapan jemaah tambahan yang tergabung dalam kloter 68, 71, 72, dan 76.

Masing-masing kloter tambahan tersebut akan ditempati oleh dua orang CJH asal Sumenep.

Pihak Kementerian Haji dan Umrah Sumenep memastikan seluruh persiapan pemberangkatan telah dilakukan, termasuk koordinasi teknis keberangkatan menuju Asrama Haji Surabaya agar proses perjalanan para jemaah berjalan lancar.(*)