Hadirkan Jamu Berkhasiat, Double Track SMAN 1 Barat Magetan Bantu Masyarakat Hidup Sehat

Jurnalis: Siti Fatimah
Editor: M. Rifat

2 Des 2024 12:02

Thumbnail Hadirkan Jamu Berkhasiat, Double Track SMAN 1 Barat Magetan Bantu Masyarakat Hidup Sehat
Jamu produksi para siswa Program Double Track SMAN 1 Barat Magetan (Foto: dok. Nafadyla for Ketik.co.id)

KETIK, MAGETAN – Peserta Program Double Track keterampilan tata boga SMAN 1 Barat Kabupaten Magetan mampu menghasilkan jamu berkhasiat untuk membantu masyarakat hidup sehat. 

Minuman tradisional ini diproduksi oleh Kelompok Usaha Siswa (KUS) Happymill. Ada jamu kunir asem dan beras kencur yang menjadi produk unggulan.

Mereka menggunakan bahan-bahan alami dan segar untuk memproduksi jamu. Seperti kunyit, kencur dan beras. Pemanisnya pun menggunakan gula merah dengan komposisi lebih teratur.

Rasya Meidita Ardya Nusantari, Ketua KUS Happymill bercerita ini adalah pengalaman pertama dirinya membuat jamu. Dia sangat senang sewaktu pertama kali diajarkan membuat jamu sendiri. 

Baca Juga:
SMAN 1 Gondangwetan Pasuruan Kick Off Double Track 2026, Siapkan Siswa Jadi Wirausaha Muda

“Membuat jamu itu sangat menyenangkan dan mudah. Saya baru pertama kali dan langsung berhasil berkat diajar Bu Yuli selaku trainer tata boga,” ungkapnya, Sabtu 23 November 2024. 

Daripada minuman kekinian, jamu dipilih karena kaya akan khasiat. Minuman ini adalah ramuan herbal khas Indonesia yang baik untuk kesehatan dan menjaga stamina tubuh. 

Jamu juga menjadi alternatif terbaik untuk mengurangi konsumsi gula berlebih. Ini karena terbuat dari rempah-rempah pilihan tanpa pemanis buatan. 

Cara memasak kedua jamu tersebut  sangat mudah. Pertama, sangrai terlebih dahulu bahan-bahannya. Kedua, lembutkan menggunakan blender hingga halus. 

Baca Juga:
Triple Java, Minuman Herbal Menyehatkan yang Cocok Hangatkan Badan

Ketiga, masukkan bahan-bahan yang sudah di blender ke air, lalu panaskan dan tambahkan gula. Keempat, jika sudah mendidih dan matang jamu siap disaring dan pindahkan ke botol untuk dijual . 

Jamu buatan para siswa ini dijual saat ada pameran, bazar, seminar, car free day dan sebagainya. Harga per botolnya dibanderol Rp8 ribu. Dari sini mereka bisa meraup omzet sekitar Rp2 juta per bulan. Anggota KUS juga mendapatkan uang saku hasil penjualan sekitar Rp30 ribu-Rp50 ribu sekali berjualan. 

Vika Lindya Wati, salah satu anggota KUS mengungkap bahwa pengalamannya berjualan jamu ini sangat berkesan dan bermanfaat.

Pasalnya, dia bisa mendapatkan uang saku  sekaligus belajar. Dia bisa memiliki pengalaman bekerja yang berguna setelah lulus sekolah. 

"Lumayan untuk tambah uang saku sekaligus buat bahan belajar. Kalau ditekuni double track ini bisa dijadikan pengalaman untuk bekerja, " terang Vika.

Untuk memperkenalkan jamu ini lebih luas, KUS Happymill mengikuti Lomba Millennial Enterpreneur Awards (MEA) 2024. 

Acara ini bergengsi ini diselenggarakan oleh Insitut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya Bersama Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur tanggal 10 September 2024. Mereka juga membagikan cara membuat jamu di kanal Youtube DT SMA Barat. 

Mereka berterima kasih kepada ITS yang dan Dinas Pendidikan Jawa Timur karena telah mengadakan Program Double Track yang berguna bagi siswa-siswi agar memiliki keterampilan di dunia kerja setelah lulus sekolah. (*)

Baca Sebelumnya

Mercure Surabaya Grand Mirama Luncurkan Lobby Baru, Padukan Elegansi Modern dan Kemewahan Klasik

Baca Selanjutnya

30 Ribu Lebih Warga Batu Pilih Paslon Guru, Mas Gum: Program Perubahan Harus Terus Menyala

Tags:

SMAN 1 Barat Minuman Tradisional minuman jamu produk Double Track program Double Track

Berita lainnya oleh Siti Fatimah

Penuh Haru dan Khidmat, Khataman dan Imtihan Program Tahsin Metode Darussalam di Sidoarjo

6 Mei 2025 18:15

Penuh Haru dan Khidmat, Khataman dan Imtihan Program Tahsin Metode Darussalam di Sidoarjo

Segarnya Es Dung-Dung Serai, Produk Unggulan SMAN 4 Bangkalan di Expo Pendidikan Sentra IKM

4 Mei 2025 19:57

Segarnya Es Dung-Dung Serai, Produk Unggulan SMAN 4 Bangkalan di Expo Pendidikan Sentra IKM

Hadir Lagi! Kontes Swara Bintang Siap Cari Suara Dangdut untuk Bintang Muda Indonesia

27 Maret 2025 19:57

Hadir Lagi! Kontes Swara Bintang Siap Cari Suara Dangdut untuk Bintang Muda Indonesia

SMAN 1 Panarukan Gelar Festival Ramadhan, Pamerkan Produk Unggulan Buatan Siswa

27 Maret 2025 19:44

SMAN 1 Panarukan Gelar Festival Ramadhan, Pamerkan Produk Unggulan Buatan Siswa

Semakin Sengit, TOP 6 Indonesian Idol XIII Kolaborasi dengan Andi Rianto

24 Maret 2025 13:36

Semakin Sengit, TOP 6 Indonesian Idol XIII Kolaborasi dengan Andi Rianto

Suparman Reborn 4: Bomber Kehilangan Motor, Akankah Suparman Bisa Menangkap Malingnya?

24 Maret 2025 12:11

Suparman Reborn 4: Bomber Kehilangan Motor, Akankah Suparman Bisa Menangkap Malingnya?

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar